Inilah Penyebab Bunyi Gluduk Pada Roda Belakang Mobil
11 Oktober 2021
Admin
Bagikan
Bahkan yang terjadi bukan hanya muncul bunyi gluduk pada ban belakang tetapi juga ban depan, getaran mobil terasa keras ketika melewati jalanan berlubang. Bahkan bisa juga membuat laju kendaraan menjadi oleng dan menimbulkan kecelakaan.
Kendaraan bisa oleng karena sistem suspensi tidak dapat menopang body pada axle serta memelihara posisi geometris body dan roda-roda. Bisa dikatakan bahwa munculnya bunyi gluduk pada ban belakang adalah gejala kerusakan sistem suspensi yang perlu diwaspadai.
Lalu apa saja penyebab bunyi gluduk pada roda belakang mobil yang perlu diperhatikan? Dengan mengenali penyebab ini Anda bisa lebih cepat dalam memperbaiki sehingga mobil akan bekerja secara normal kembali.

- Pecahnya Bushing Arm
Penyebab pertama bisa berasal dari bushing arm yang pecah atau rusak. Akibatnya adalah posisi dan kedudukan arm suspensi tidak stabil. Ketika mobil berjalan maka arm suspensi bertubrukan terus menerus dengan baut pengikatnya.
Oleh karena itulah suara akan muncul seperti gluduk-gluduk di roda belakang mobil. Bahkan suaranya relatif kencang. Bushing arm sendiri bentuknya adalah karet yang akan menyangga sehingga bekerja sebagai tumpuan.
Bushing arm memiliki masa penggunaan sampai beberapa tahun sehingga perlu penggantian ketika sudah tidak berfungsi kembali. Proses pengecekannya juga harus dilakukan dalam berbagai posisi.
Ada beberapa bagian yang menggunakan bushing arm seperti lower arm, upper arm dan juga trailing arm. Jika salah satunya sudah mulai retak artinya topangan yang diberikan sudah tidak bekerja optimal dan perlu penggantian.
- Pecahnya Karet Stopper Atas dan Bawah Shock Absorber
Penyebab bunyi gluduk pada roda belakang mobil bukan hanya bushing arm saja yang merupakan karet penopang. Namun karet yang berada di bagian atas dan bawah shock absorber pun juga bisa pecah dan tidak berfungsi kembali.
Fungsi utama dari karet ini adalah untuk meredam pergerakan dari shock absorber dengan bod dan rangka mobil. Getaran kuat yang muncul akan dihentikan oleh karet ini, jadi peranannya sangatlah penting.
Sama dengan jenis karet lainnya, karet stopper ini juga memiliki masa pakai sehingga bisa mengeras kemudian retak dan pecah. Jika bagian ini sudah mulai rusak maka bagian batang atas dari shock absorber akan memukul rangka bodi secara langsung.
Anda pun akan mendengarkan bunyi gluduk-gluduk pada bagian belakang mobil yang sangat mengganggu.
- Kerusakan pada Shock Absorber
Bagian paling penting pada sistem suspensi adalah shock absorber yang fungsinya adalah untuk meredam rolling atau keolengan yang terjadi pada mobil akibat beban oksiliasi. Bentuknya sendiri bukan ulir melainkan pegas spiral sehingga bisa memantul.
Pada semua jenis kendaraan yang suspensinya torsion beam atau independent bahkan multi link, shock absorber selalu digunakan. Pegas spiral berada di bagian dalam tabung yang juga diisi dengan oli shock.
Jadi ketika terjadi getaran maka shock absorber ini akan menyerap dengan pegas spiral dan oli shock di dalamnya. Hanya saja penyebab bunyi gluduk pada roda belakang mobil bisa disebabkan komponen ini mengalami kebocoran sehingga pantulan yang didapatkan berkurang.
Pegas spiral di dalam yang sudah rusak pun akan saling berbenturan sehingga menimbulkan suara gluduk. Anda perlu melakukan pengecekan apakah memang terjadi kebocoran atau karena shockbreaker sudah mati.
- Bushing dan Stabilizer Joint yang Melemah
Penyebab bunyi gluduk pada roda belakang mobil juga bisa berasal dari stabilizer joint dan bushing yang melemah. Stabilizer joint memiliki balljoint dan bushing yang bekerja untuk menopang dan bantalan.
Sayangnya ketika kemampuannya melemah karena terjadi kerusakan seperti pecah atau oblak, maka akan muncul suara gluduk-gluduk. Hal yang sama juga bisa terjadi pada bagian ban depan karena komponen suspensinya sama.