Fungsi Lampu Tanda Belok: Rangkaian & Komponennya
04 Maret 2022
Admin
Bagikan
7 Komponen Lampu Tanda Belok pada Mobil
Usai mengenali fungsi lampu tanda belok lengkap dengan cara kerjanya, kini berlanjut ke komponen di dalamnya. Cara kerja lampu sein tidak akan sempurna jika tidak didukung dengan ketujuh komponen berikut ini:
- Aki
Komponen yang pertama ini adalah baterai yang fungsinya adalah menjadi sumber arus listrik. Berawal dari sumber arus listrik inilah semua sistem kelistrikan mobil termasuk lampu riting bisa bekerja.
Apabila aki mobil mengalami kerusakan maka lampu tidak bisa dinyalakan. Anda mungkin harus melakukan charge baterai atau menggantinya jika sudah tidak bisa menyimpan daya kembali.
______________________________________________________________________________________________
- Saklar
Komponen kedua adalah saklar yang akan bekerja untuk mengaktifkan sistem kelistrikan pada mobil. Khusus lampu sein saklar ini bisa diaktifkan ke kiri atau ke kanan bergantian sesuai dengan arah yang diinginkan.
Letaknya sendiri berada di dekat stir mobil dan berbentuk tuas. Dalam satu tuas ini biasanya tidak hanya sebagai saklar untuk menyalakan lampu sein tetapi juga saklar lampu kepala.
- Fuse
Fuse adalah sekring yang fungsinya menjadi pengaman rangkaian kelistrikan untuk menghindari korsleting. Cara kerjanya adalah memanfaatkan kawat tipis yang memiliki batas aliran arus listrik.
Apabila aliran arus melebihi batas tersebut maka kawat akan otomatis terputus. Efeknya rangkaian kelistrikan aman dari lampu terbakar.
- Relay
Komponen yang satu ini berfungsi sebagai jembatan arus utama. Arus listrik nantinya akan jauh lebih efektif dengan relay dan tidak terjadi tahanan terlalu lama serta aman.
Baca Juga : Fungsi dan Cara Memperbaiki Lampu Sein Mobil Mati Total
Relay bekerja untuk mengalirkan arus listrik dari baterai ke lampu sein dengan memanfaatkan sebuah kontak. Kontak ini dikontrol oleh solenoid coil yang langsung terhubung dengan saklar lampu.
______________________________________________________________________________________________
Jadi pada sebuah relay terdapat dua rangkaian terpisah yaitu rangkaian pengontrol arus dan utama lampu.
- Flasher
Flasher merupakan komponen yang akan menciptakan efek kedipan pada lampu sein. Jenisnya sendiri ada dua yaitu flasher bimetal yang memanfaatkan plat memuai ketika terkena panasi induksi.
Kedua adalah flasher elektronik yang memanfaatkan rangkaian flip flop untuk menciptakan efek On dan Off periodik.
- Bohlam Lampu
Bagian tak kalah penting ini berukuran kecil yang merupakan aktuator untuk mengubah energi listrik menjadi cahaya. Warna cahaya yang dikeluarkan kuning adalah bolam lampu.
Warna kuning disesuaikan dengan simbol lalu lintas agar pengguna jalan lebih hati-hati. Ditambah lagi dengan efek kedipan yang membuat fokus pengguna jalan tertuju pada lampu bohlam.
- Wiring
Komponen terakhir ini adalah rangkaian kabel yang akan menghubungkan semua komponen kelistrikan dengan aman serta rapi. Fungsinya adalah sebagai penghubung arus listrik dari baterai ke semua lampu sein yang terpasang.
______________________________________________________________________________________________
Wiring ini akan membuat kabel listrik lebih rapi dan mudah untuk diperiksa jika terjadi masalah.