Tips & Trik

Fungsi dan Cara Memperbaiki Lampu Sein Mobil Mati Total

PUBLISHED DATE : 18 Agustus 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/15__SSCROOS_(1).jpg

Lampu sein menjadi komponen penting selain mesin bagi kendaraan bermotor, baik itu motor dan juga mobil. Komponen ini termasuk dalam sistem penerangan pada mobil, ketika dinyalakan lampu sein mobil berwarna kuning. 

Nyala lampu sein disebabkan oleh komponen flasher yang hanya akan menyala ketika kontak berada di posisi On. Bagi Anda pengemudi mobil harus tahu apa saja fungsi dari lampu ini dan bagaimana cara mengatasinya ketika mati total. 

Deretan Fungsi Lampu Sein pada Mobil 

Baca Juga : Bolehkah Sabun Cuci Piring Digunakan Sebagai Campuran Untuk Air Wiper?

Setiap mobil akan dibekali dengan empat lampu sein yang terletak pada kanan dan kiri mobil, bagian depan dan belakang. Pada bagian depan biasanya lampu sein berada di atas lampu mobil, namun kini biasanya juga ada tambahan lampu sein di bagian kaca spion. 

Saat dinyalakan lampu sein akan menyala bersamaan di bagian kanan saja atau kiri saja. Fungsi lampu sein yang utama adalah untuk sebagai tanda mobil hendak berbelok. Ketika Anda ingin berbelok ke kanan, maka wajib menyalakan lampu sein ke arah kanan bukan sebaliknya. 

Tujuan utama mengapa Anda harus menyalakan lampu ini adalah untuk memberikan tanda pada pengemudi lain. Lampu sein depan akan memberikan tanda bagi pengemudi dari arah berlawanan. 

Baca Juga : Ternyata Begini Cara Membersihkan Kaca Mobil Yang Benar

Sedangkan lampu sein di belakang memberikan informasi pada pengemudi di belakang mobil agar berjalan pelan dan tidak menyalip sesuai arah mobil ingin belok. Oleh karena itu lampu sein mobil memegang peranan penting supaya tidak terjadi kecelakaan ketika hendak berbelok. 

Ternyata fungsi dari lampu sein tidak sebatas untuk tanda berbelok saja. Masih ada fungsi lainnya yang harus dipahami pengemudi supaya tidak salah membaca tanda ketika berada di jalan. 

  • Memberikan Isyarat akan Pindah Jalur

Fungsi lain yang pertama adalah untuk memberikan isyarat ke pengemudi lain bahwa Anda berencana pindah jalur. Ada banyak jalan yang tentu akan dilalui, salah satunya adalah jalan tol yang memiliki banyak jalur. 

Baca Juga : Rem Blong, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pada saat Anda ingin berpindah jalur karena memiliki tujuan arah lain, sebaiknya nyalakan lampu sein mobil terlebih dahulu. Sebagai pengemudi Anda harus memiliki etika yang tepat, dengan cara menyalakan lampu sein sebelum berpindah jalur. 

Artinya Anda ingin memberikan informasi pada pengemudi lain di belakang mobil untuk tidak menyalip ke arah di mana Anda akan berpindah jalur. 

Selain itu Anda juga akan memberikan isyarat pada pengemudi di arah depan untuk bisa mempertahankan kecepatan dan tidak berbelok ke jalur yang Anda tuju. Sehingga perpindahan jalur bisa berjalan dengan lebih mulus. 

  • Memberikan Tanda untuk Menyalip

Sama halnya dengan berpindah jalur, Anda harus menyalakan sein ketika hendak menyalip mobil di depan. Entah itu karena mobil tersebut berjalan terlalu lambat atau penyebab lainnya. 

Lampu sein yang dinyalakan akan memberi isyarat bahwa Anda akan menyalip dan melaju lebih kencang dibandingkan mobil di depan. Sehingga mobil di depan bisa tahu dan mempertahankan kecepatan atau justru menurunkannya. 

Selain itu juga menjadi isyarat pengemudi lain supaya memberikan kesempatan Anda untuk bisa menyalip tanpa hambatan. 

  • Memberikan Tanda Ada Kendaraan dari Arah Berlawanan

Pernahkan Anda melihat mobil di depan menyalakan sein kanan tetapi mereka tidak menyalip? Hal ini disebabkan fungsi lampu sein bukan hanya untuk menyalip, berpindah jalur atau berbelok saja. 

Penyebabnya adalah karena terdapat kendaraan dari arah berlawanan. Mobil akan menyalakan sein ketika terdapat truk, bus atau mobil konvoi dari arah yang berlawanan. 

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya