Cara Mengencangkan Rantai Motor Kendor Biar Tidak Berbahaya

03 September 2026

account iconAdmin

Cara Mengencangkan Rantai Motor Kendor

Bagikan

Jika kelonggaran masih berada dalam batas spesifikasi, Anda tidak perlu memaksakan penyetelan.

3. Kendurkan Mur As Roda dan Sesuaikan Adjuster

Jika rantai memang terlalu kendur, kendurkan mur as roda secukupnya agar posisi roda belakang dapat disesuaikan. Jangan melepas mur atau membuat roda menjadi tidak stabil.

Selanjutnya, atur mur adjuster pada sisi kiri dan kanan swing arm secara bertahap. Adjuster inilah yang digunakan untuk menggeser posisi roda belakang sehingga kelonggaran rantai dapat disesuaikan.

Bagian ini membutuhkan perhatian khusus. Penyetelan sisi kiri dan kanan harus tetap seimbang agar posisi roda belakang tidak miring. Jika posisi roda tidak sejajar, rantai dan gir dapat bekerja tidak pada jalurnya sehingga berpotensi mempercepat keausan.

4. Ukur Kembali Kelonggaran Rantai

Setelah adjuster diputar, jangan langsung mengencangkan seluruh baut. Ukur kembali kelonggaran rantai dan bandingkan dengan spesifikasi kendaraan.

Penyetelan sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit. Jika rantai masih terlalu kendur, lakukan penyesuaian kembali. Sebaliknya, apabila rantai sudah terlalu tegang, kendurkan adjuster sesuai kebutuhan.

Anda juga perlu memeriksa kelonggaran pada beberapa titik sepanjang rantai. Rantai yang sudah mengalami keausan tidak selalu memiliki tingkat kelonggaran yang sama di seluruh bagian. 

Jika terdapat perbedaan yang cukup besar, kondisi tersebut dapat menjadi tanda rantai atau gir sudah mengalami keausan.

5. Kencangkan Kembali Semua Baut dan Periksa Posisi Roda

Jika kelonggaran sudah sesuai spesifikasi, kencangkan kembali mur as roda dan komponen lain yang sebelumnya dikendurkan. Gunakan torsi sesuai rekomendasi pabrikan jika Anda memiliki torque wrench.

Baca Juga : Aturan Mengencangkan Rantai Motor

Setelah itu, periksa kembali posisi roda belakang dan pastikan adjuster kiri dan kanan berada pada posisi yang sesuai. Putar roda secara perlahan untuk memastikan rantai dan gir bergerak dengan normal.

Jangan lupa melakukan pemeriksaan akhir terhadap sistem rem belakang, terutama jika penyetelan rantai menyebabkan posisi roda berubah. Pada model tertentu, penyetelan roda belakang dapat memengaruhi komponen rem sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kembali.

Mengapa Rantai Motor Cepat Kendur?

Rantai motor memang dapat mengalami perubahan kelonggaran seiring pemakaian. Namun, jika rantai terlalu sering kendur dalam waktu singkat, Anda perlu mencari penyebabnya. 

Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan keausan rantai dan gir, pelumasan yang kurang, beban kendaraan, kondisi jalan, atau penyetelan sebelumnya yang kurang tepat.

Beberapa penyebab yang perlu diperhatikan adalah:

1. Rantai dan Gir Mulai Aus

Rantai dan gir bekerja sebagai satu sistem. Ketika salah satu atau keduanya mengalami keausan, performa sistem penggerak dapat menurun dan rantai lebih mudah mengalami perubahan posisi.

Jika rantai sudah sulit disetel atau kembali kendur dalam waktu singkat setelah penyetelan, jangan hanya mengencangkannya berulang kali. Periksa kondisi rantai dan gir secara menyeluruh.

2. Kurang Pelumasan

Rantai yang kering atau jarang dilumasi dapat mengalami gesekan dan keausan lebih cepat. Kotoran, debu, air, dan lumpur yang menempel juga dapat mempercepat keausan apabila tidak dibersihkan secara rutin.

3. Sering Melewati Jalan Rusak

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon