Tips & Trik

Aturan Mengencangkan Rantai Motor

PUBLISHED DATE : 30 Mei 2019

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/shutterstock_306192254.jpg

Rantai sepeda motor yang terlalu kendur memang bisa menyebabkan suara berisik dan tenaga mesin menjadi terasa berkurang. Karena itulah, banyak pengendara motor yang memutuskan untuk melakukan pengencangan terhadap rantai pemutar roda belakang tersebut.

Tetapi sayangnya, mengatur tarikan rantai tidak semudah itu. Kenapa? Karena saat pengencangan atau pengenduran rantai ada yang harus dipertimbangan.

Apakah yang harus dipertimbangkan?

Baca Juga : Tanda-Tanda AC Mobil Sedang Bermasalah

Yang harus dipertimbangkan adalah beban yang akan ditanggung oleh sepeda motor. Jika motor sering dipakai untuk berboncengan, khususnya dengan penumpang yang posturnya besar, sangat disarankan untuk tidak menarik rantai terlalu kencang.

Ini disarankan karena komponen tersebut berisiko menegang dan akhirnya akan lebih mudah putus. Selalu ingat, dalam pengaturan tarikan rantai, sebaiknya berpatokan pada beban yang sering ditanggung sepeda motor. Ini artinya,  penting untuk menyelaraskan beban yang ditanggung sepeda motor, dengan tingkat kekencangan rantai.

Jangan ragu menyampaikan ke mekanik!

Baca Juga : Yuk Ketahui Fungsi Connecting Rod Atau Batang Seher

Jika proses pengencangan rantai dilakukan di bengkel, jangan ragu-ragu menyampaikan ke mekanik perihal beban tersebut. Setiap Anda mau mengencangkan rantai, dikira-kira bebannya. Jika yang mengencangkan adalah mekanik, katakan motor lebih sering dipakai sendiri atau membonceng penumpang.

Jangan malu untuk memberi informasi yang jelas kepada mekanik demi kenyamanan dan keamanan Anda selama mengendarai sepeda motor.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga : Mari Mengenal Apa Fungsi Filter Udara Mobil dan Motor

Halaman 1 Tampilkan Semua

Berita Lainnya