Jangan Panik, Ini Penyebab Setir Mobil Berat & Solusinya
14 Juli 2026
Admin
Bagikan
Setir atau kemudi adalah komponen penting pada mobil. Jika mengalami gangguan, kendaraan akan sulit untuk berbelok atau bahkan berjalan di jalur yang lurus. Oleh sebab itu, kondisinya harus dipastikan dalam keadaan prima.
Namun terkadang, setir bisa terasa berat. Berikut sejumlah alasan yang menyebabkannya:
1. Rusaknya Pompa
Mobil saat ini dilengkapi dengan sistem power steering agar setir lebih mudah dikendalikan. Komponen tersebut terdiri dari dua bagian. Salah satunya adalah pompa yang bertugas untuk menyalurkan cairan ke seluruh sistem.
Pompa ini juga berguna untuk menjaga tekanan pada sistem agar lebih optimal. Jadi, pengendara tidak menghabiskan banyak tenaga saat menggunakan setir.
Sayangnya, komponen ini bisa mengalami kerusakan meskipun umurnya masih panjang. Biasanya, hal ini ditandai dengan suara mendesis atau bunyi aneh lainnya yang terjadi saat kemudi digunakan.
2. Kondisi Cairan yang Tidak Sempurna
Seperti yang telah disebutkan di atas, sistem power steering mempunyai cairan khusus. Cairan ini bekerja dengan tekanan hidrolik untuk memudahkan putaran kemudi saat digunakan.
Baca Juga : Baru Pakai Mobil Transmisi Matik? Hal Ini Perlu Diperhatikan
Namun, zat cair tersebut bisa habis, mengental, atau berumur tua sehingga dapat menurunkan efektivitasnya dalam mendukung gerakan setir mobil. Alhasil, kemudi menjadi lebih berat.
3. Rak Rusak
Umumnya, mobil modern dilengkapi dengan rak kemudi atau rack steer. Tujuannya adalah sebagai penghubung antara kemudi dengan sistem pemutar roda. Dengan demikian, mobil bisa berbelok sesuai arahan dan keinginan.
Komponen yang dipasang dengan poros dan serangkaian sambungan U ini bisa mengalami kerusakan sehingga setir menjadi lebih berat. Hal ini dapat terlihat dari roda yang masih berputar dengan mulus meskipun setir sulit untuk dikendalikan.
4. Masalah Kelistrikan
Saat ini, banyak sistem power steering yang dilengkapi dengan motor listrik. Fungsinya adalah untuk mendukung sistem hidrolik pada kemudi. Letaknya di bagian kolom setir atau rak.
Motor listrik tersebut bisa mengalami kerusakan. Misalnya akibat kabel yang putus atau mengalami korosi, sensor setir bermasalah, atau sekring putus. Alhasil, sistem power steering bisa mengalami masalah sehingga kemudi sulit untuk dikendalikan.