Idle Speed Control: Fungsi, Komponen dan Cara Kerjanya
06 Oktober 2021
Admin
Bagikan
Sebuah sensor yang mengenali posisi dari katup gas sehingga dapat menentukan sudut pembukaan katup.
- Barometric Pressure Sensor
Sensori yang satu ini akan mengenali berapa tekanan udara pada suhu serta ketinggian dari mobil.
- ECT Sensor
Salah satu komponen yang kerjanya adalah mendeteksi suhu air dari mesin pendingin sehingga ISC mengetahui berapa tingkat derajatnya.
- AC Refrigerant Pressure Sensor
Diperlukan juga sensor yang akan mengukur tekanan freon pada AC, tujuannya supaya mesin dapat hidup walaupun terdapat beban dari kompresor AC.
- Idle Air Controller
Bagian ini bekerja untuk mengontrol dalam perhitungan dari berbagai macam data sensor lainnya.
- ISC Valve
Sebuah aktuator yang akan bekerja membuka serta menutup saluran idle sesuai dengan perhitungan dari ECU.
Semua komponen sensor yang membangun ISC ini sangatlah penting, jika salah satu sensor saja rusak maka putaran mesin tidak dapat dikendalikan dengan tepat.
Mengenal Cara Kerja Idle Speed Control
Berdasarkan cara kerjanya, ISC diatur oleh Engine Control Unit (ECU) dari rangkaian perhitungan sistematis dari semua sensor yang saling berhubungan. Pembukaan katup ISC sendiri dapat diprediksi karena telah ada perhitungannya dari ECU.
Baca Juga : Penjelasan Mengenai Knalpot Mobil yang Mengeluarkan Air
Cara kerja idle speed control dimulai saat mesin dihidupkan dan TPS sensor akan mengirim sinyal bahwa katup posisinya tertutup. Sinyal tersebut berupa tegangan dengan besaran 0 sampai 5 volt.
Ketika posisi katup tersebut tertutup maka sinyal yang disampaikan hampir 4,9 volt dan jika katup terbuka maka nilai tegangannya menurun. ECU yang mengenali sinyal tersebut akan menyimpulkan katup tertutup. ECU pun akan mengirimkan tegangan ke ISC valve.
Hanya saja ECU membutuhkan data dari MAP sensor yang menunjukkan beban dari mesin. ECT pun juga akan mengirim tegangan sinyal mengenai suhu mesin. Terakhir adalah refrigerant pressure sensor yang mengukur tekanan freon.
Semua sensor tersebut akan mengirimkan tegangan pada ECU dan data tersebut diolah. Komponen transistor dan IC dalam ECU akan mengolah data tersebut dan dikalkulasi sehingga mengeluarkan output tegangan dengan nilai tertentu.
Tegangan tersebut nantinya yang akan mengatur ISC supaya volume udara akan pas dan putaran mesin sesuai.
Idle air control adalah komponen yang sangat penting, karena tanpanya mesin tidak bekerja sempurna. Putaran RPM akan terus fluktuatif membuat kendaraan mudah mati saat berjalan dan masalah lainnya.
Apabila Anda merasakan RPM naik turun dan penyebabnya adalah idle speed control sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel resmi Suzuki terdekat untuk pengecekan. Anda tinggal memilih salah satu bengkel terdekat berikut ini.
- Armada Banda Jaya (ABJ) di area Aceh, www.suzukiaceh.co.id
- Arista Sukses Abadi (ASA MEDAN) di area Medan, www.suzukiarista.com
- Trans Sumatra Andalan (TSA) di area Trans Sumatera, www.tsasuzuki.com
- Rodamas Makmur Motor (RMM) di area Batam, www.suzukimobilbatam.co.id
- Arista Sukses Abadi (ASA TP) di area Tanjung Pinang, www.suzukipinang.com
- Sejahtera Buana Trada (SBT PKU) di area Riau, www.suzukimobilriau.co.id
- Elang Perkasa Motor (EPM) di area Sumatera Barat, www.suzukiepmsumbar.co.id