Tips & Trik

Inilah 2 Jenis Kaca Mobil dan Perbedaanya

Setiap pabrik mobil memiliki standar tersendiri mengenai bahan kaca mobil yang digunakan. Standar utama yang biasanya dipenuhi adalah faktor keamanannya. Kaca harus lebih kuat serta memiliki tingkat kegelapan tertentu. 

Peran kaca pada sebuah kendaraan bukan hanya membuat pengemudi dengan mudah melihat bagian luar, tetapi juga untuk menjaga privasi. Tak heran banyak yang menambahkan stiker film supaya tidak bisa terlihat dari orang luar. 

Terlepas dari penggunaan stiker, kaca mobil juga terbagi menjadi berbagai jenis. Anda perlu tahu apa saja jenis kaca yang digunakan untuk mobil Tujuannya adalah untuk perawatan sekaligus tahu betul mana kaca yang harus dipilih andaikan harus mengganti kaca pada mobil. 

Apa Saja Jenis Kaca Mobil yang Tersedia? 

Semua jenis kaca yang diperdagangkan di Indonesia untuk mobil harus memiliki Standar Nasional Indonesia atau SNI dan dibuktikan dengan logo menempel. Tanpa adanya logo ini, kaca tidak dapat diperjualbelikan di Indonesia. 

Soal merkkaca sendiri ada begitu banyak tersedia dan terbagi menjadi dua yaitu kaca lokal dan internasional. Khusus produk lokal, logo SNI berada di sudut kaca yang artinya produk juga memiliki kelebihan value added. 

Sedangkan untuk kaca standar internasional biasanya menggunakan logo tambahan sesuai dengan aturan dari setiap negara. Sebagai contoh, kaca yang berasal dari negara Amerika berjenis lamisafe. Maka kode yang digunakan adalah AS1 dan berada di bagian sudut kaca. 

Jika kaca berasal dari Jepang maka terdapat logo JIS yang artinya Japan Industrial Standard. Untuk kaca standar Eropa kode yang digunakan adalah E6 dan CCC atau China Compulsory product Certification yang berasal dari Tiongkok. 

Memahami kualitas kaca mobil bukan hanya dari standarnya saja, tetapi juga jenis kaca yang digunakan. Jenis kaca ini dibedakan menjadi dua yaitu kaca tempered dan juga kaca laminated. 

Anda pasti sudah tidak asing lagi ketika mendengar kedua jenis kaca ini. Karena pada dasarnya, baik itu kaca tempered dan laminated tak hanya digunakan sebagai kaca mobil saja. Banyak juga yang memanfaatkannya sebagai kaca rumah atau kanopi. 

Mengenal Perbedaan Kaca Mobil Tempered dan Laminated 

Kaca memiliki peranan yang sangat besar untuk melindungi penumpang mobil. Tingginya tekanan udara pada saat mobil dikendarai dengan kencang bahkan melindungi dari hujan dan panas menjadi pertimbangan besar dalam pembuatan kaca. 

Oleh karena itulah setiap produsen mobil tidak sembarangan menggunakan kaca, baik jenis dan juga ketebalannya. Untuk lebih mengenal jenis kaca mobil, berikut penjelasan keduanya dari pengertian sampai perbedaanya. 

 

  • Kaca Mobil Tempered

 

Disebut juga dengan kaca temperlite atau kaca jagung. Pada sebuah kendaraan pribadi biasanya kaca tempered digunakan pada bagian samping dan belakang. Kaca tempered adalah jenis kaca yang dibuat dengan memanfaatkan suhu 650 derajat Celcius. 

Tekstur kacanya sangat keras dan tidak mudah pecah meskipun terkena benturan. Banyak juga kendaraan umum seperti bus yang menggunakan kaca tempered. Kaca tempered dapat pecah ketika ditembus oleh benda tajam sampai 1/6 ketebalannya. 

Saat pecah maka kaca ini akan berubah menjadi potongan sangat kecil sebesar biji jagung. Butiran pecahan kaca tempered juga tidak tajam jadi cukup aman. 

 

  • Kaca Mobil Laminated

 

Jenis yang kedua adalah kaca laminated atau yang sering disebut dengan lamisafe. Mengapa lamisafe? Karena pembuatannya melibatkan dua buah lapisan kaca dengan ukuran tebal 2 mm di mana bagian tengahnya disisipi oleh lembaran film. 

Lembaran film disebut dengan Polyvinyl Butiral Film atau PVB. Lapisan film yang dibentuk lebih kuat dan tidak mudah pecah sama seperti kaca tempered. Selain itu karena adanya lembaran film, maka mampu menahan sinar UV sampai 96 persen. 

Kelebihan inilah yang membuat kaca mobil laminated digunakan untuk bagian depan mobil. Alasan lain mengapa jenis kaca mobil ini menjadi kaca depan karena ketika pecah tidak akan langsung berhamburan. 

Kemampuan kaca ini akan mengamankan pengemudi dan penumpang di bagian depan supaya tidak terkena pecahan kaca secara berlebihan. Karena pecahan kaca akan terlebih dahulu ditampung oleh lembaran film yang ada di bagian tengah. 

Lalu apa saja perbedaan antara kaca tempered dan kaca mobil lamisafe? Pertama, adalah soal lapisan film. Kaca tempered tidak memiliki lapisan film sehingga perlu menambahkannya supaya suhu kabin tidak terlalu panas saat dikendarai siang hari. 

Kedua, kaca tempered lebih kuat lima kali lipat dibandingkan kaca laminated. Meskipun kaca tempered dipukul berkali-kali namun tidak akan mudah pecah. Selama tidak ada benturan yang mengenainya sampai 1/6 ketebalannya. 

Ketiga adalah jika kaca tempered pecah, maka pecahannya akan lebih berbahaya dibandingkan kaca laminated. Karena kaca laminated tidak mudah pecah berkeping -keping berkat adanya lapisan film di tengah. 

XL7__1_

Tips Perawatan Kaca Mobil Supaya Tetap Kinclong

Meskipun jenis kaca yang digunakan pada setiap bagian mobil berbeda, namun perawatan yang dibutuhkan sama. Penting sekali untuk menjaga transparansi kaca mobil supaya nyaman dikendarai khususnya saat malam, cuaca berkabut, dan hujan. 

Tak sedikit pengemudi yang mengeluhkan kualitas kaca jelek karena mudah baret setelah dibersihkan atau terkena air hujan. Namun sebagian besar terjadi karena kesalahan perawatannya. Padahal untuk merawat caranya sangat mudah. 

Berikut ini beberapa tips perawatan kaca mobil supaya tetap kinclong. 

    1. Bersihkan Segera Jika Muncul Noda

 

 

Rutin membersihkan kaca bukan hanya pada saat mencuci mobil saja. Tetapi ketika ada noda atau kotoran yang melekat sebaiknya segera bersihkan. Khususnya jenis kotoran yang bisa menjadi noda. 

Biasanya seperti air hujan atau lumpur. Jika tidak segera dibersihkan bisa menimbulkan jamur, baik itu pada kaca maupun body mobil. Ketika Anda mengendarai mobil semua jenis kotoran bisa menempel pada kaca, sesampainya di rumah sebaiknya segera bersihkan. 

    2. Perhatikan Lap yang Digunakan 

 

 

Tak hanya memperhatikan soal kebersihan kaca saja, tetapi juga alat yang digunakan. Pastikan Anda selalu membersihkan dengan lap yang kering dan juga bersih.

Jika lap kotor bahkan mengandung pasir bisa menimbulkan goresan-goresan halus pada kaca. Serta lap yang terlalu kasar juga bisa menjadi penyebab munculnya goresan. Sebaiknya bedakan antara lap basah dan kering agar bisa bersih optimal. 

    3. Selalu Keringkan Usai Dibersihkan

 

 

Ketika mobil selesai dicuci atau kaca dibersihkan dari kotoran, maka harus segera dikeringkan. Tujuannya supaya titik-titik air tidak menempel dan akhirnya membekas. 

 Permukaan kaca yang kering juga mempersulit debu untuk menempel. 
 
    4. Cek Kondisi Karet Wiper

 

 

Rutinlah mengecek kualitas wiper khususnya pada musim hujan. Apakah karet wiper masih berfungsi dengan baik. Jika perlu bersihkan karet sebelum berkendara. Anda bisa membersihkannya di pagi hari ketika memanaskan mobil. 

Apabila kaca mobil Anda mengalami masalah termasuk bagian mesin sebaiknya segera periksakan kendaraan kesayangan di bengkel resmi Suzuki terdekat. Mengecek kondisi kendaraan secara rutin menjadi kewajiban yang tak boleh dilewatkan. 

 

Berita Lainnya