Tips & Trik

Apa Itu SWDKLLJ Pada STNK? Ini Fungsinya dan Cara Klaimnya

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/XL_7_(2).jpg

Sudah tahukah Anda tentang SWDKLLJ yang tertera pada STNK kendaraan? Ternyata masih banyak yang belum tahu artinya dan mengapa harus membayarnya setiap hendak perpanjangan STNK. 

Belum lagi di beberapa STNK yang baru istilah tersebut tidak ada. Lalu apa maksud dari SWDKLLJ dan apa fungsinya. Bagi Anda yang penasaran bisa menyimaknya langsung. 

Pengertian dari SWDKLLJ 

Pada setiap STNK selalu tertera SWDKLLJ yang ada di bagian daftar biaya pajak tahunan. Biasanya berada di urutan ketiga setelah PKB. Besarannya pun berbeda-beda di setiap kendaraan. Bagi STNK baru, keterangan tersebut diganti menjadi SW-Jasa Raharja, apakah keduanya berbeda? 

Baca Juga : Belum Tahu Tol Laut? Yuk Kenali Lebih Lanjut

Kedua istilah tersebut sama maknanya di mana SWDKLLJ adalah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Sedangkan SW-Jasa Raharja adalah Sumbangan Wajib Jasa Raharja. Jadi dana yang Anda bayarkan akan masuk ke BUMN yaitu Jasa Raharja. 

Apa itu SWDKLLJ sendiri merupakan asuransi yang akan diberikan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Asuransinya akan ditanggung oleh Jasa Raharja yang merupakan lembaga pengelola uang yang Anda bayarkan setiap tahunnya. 

Iuran dana untuk kecelakaan juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 16 Tahun 2017 Pasal 2. Di mana pembayarannya dilakukan bersamaan dengan pajak tahunan kendaraan. 

Baca Juga : Wajib Tahu, Ini Syarat & Biaya Perpanjangan SIM A

Apabila Anda terlambat membayar, maka denda yang diberikan sebesar 25% sampai dengan jatuh tempo. Jadi SWDKLLJ adalah sebuah asuransi yang memberikan jaminan keamanan ketika Anda berkendara. 

Fungsi dari SWDKLLJ 

Selain memahami fungsinya sebagai asuransi kecelakaan, hal yang perlu Anda ketahui adalah siapa penerima santunan dana kecelakaan tersebut. Karena bukan berarti Anda yang mengalami kecelakaan semua bisa mendapat santunan. 

Orang yang bisa mendapatkan asuransi adalah korban kecelakaan. Jadi misalnya Anda menabrak orang lain yang sedang berkendara atau bahkan pejalan kaki, maka korban tersebut yang akan mendapatkannya. 

Baca Juga : Pemula Masuk, Ini Cara Parkir Mobil Matic yang Benar

Dengan catatan jika korban mengajukan untuk mendapatkan asuransi ke lembaga Jasa Raharja. Jadi apabila Anda adalah orang yang menabrak atau mengalami kecelakaan tunggal, maka tidak bisa melakukan klaim. 

Alasannya adalah Anda bukan sebagai korban, melainkan pelaku kecelakaan. Sudah paham bukan mengenai SWDKLLJ? Mulai dari pengertian sampai dengan fungsinya. Asuransi yang diberikan memang ada bahkan sudah banyak yang mengklaim. 

Namun Anda harus tahu posisi kecelakaannya, apakah sebagai pelaku atau sebagai korban. Karena itulah yang akan menentukan apakah asuransi akan cair atau tidak. 

XL_7__1_

Perkiraan Biaya SWDKLLJ 

Berapakah biaya SWDKLLJ yang harus dibayarkan oleh pemilik kendaraan setiap tahunnya? Besaran biayanya tergantung dengan tipe atau jenis kendaraannya, dan penetapan biaya ini sudah ditentukan melalui Peraturan Menteri Keuangan No 36 Tahun 2008. 

Secara umum untuk kendaraan roda dua dengan mesin 50 cc sampai 250 cc biayanya adalah Rp. 35.000,- dan untuk roda empat biasanya adalah Rp. 153.000,-. 

Secara terperinci biaya tersebut didapatkan dari tarif SWDKLLJ ditambah dengan biaya penggantian pembuatan karta dana/ sertifikat (KD/ SERT). Berikut ini beberapa penjelasan biaya dari masing-masing golongan kendaraan. 

    1. Kendaraan Golongan A

Yang termasuk di dalamnya adalah mobil ambulance, mobil pemadam kebakaran, mobil jenazah dan sepeda motor dengan mesin 50 cc. Hanya akan dikenakan tarif KD/ SERT sebesar Rp 3.000,-. 

    2. Kendaraan Golongan B

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya