Ternyata Ini Pengaruh Per CVT Lemah dan Cirinya

23 Februari 2022

account iconAdmin

84879458 S

Bagikan

Motor matic tidak menggunakan gigi transmisi seperti halnya motor non-matic. Namun, pada motor matic terdapat dua buah puli di depan maupun belakang yang terhubung dengan sabuk V-belt sebagai pengganti gigi transmisi. 

Sistem CVT membuat motor bertransmisi secara otomatis. Dengan per CVT, pengendara motor matic tidak perlu menggunakan perpindahan gigi sehingga berkendara akan lebih mudah. Semakin bertambahnya perputaran mesin, maka sliding sheave akan semakin merenggang juga.

Apa saja fungsi per CVT, cek di halaman berikutnya.

______________________________________________________________________________________________

Penggunaan per CVT pada motor matic dapat dilakukan upgrade sesuai dengan kebutuhan.

Meskipun begitu, harus tetap disesuaikan dengan kondisi kendaraan. Pemilihan jenis per CVT yang salah malah akan merusak komponen yang ada pada motor matic tersebut.

Fungsi Per CVT

Fungsi utama dari per CVT yaitu menekan secondary sliding sheave merapat supaya posisi CVT Belt ada di bagian atas saat adanya idle.

Ketika motor matic berakselerasi, belt yang berada di sliding sheave tersebut akan turun guna menghasilkan putaran top speed.

Berdasarkan tingkat kekerasannya, per CVT dibagi dalam beberapa macam diantaranya 1000 rpm, 1500 rpm, dan 2.000 rpm.

Per CVT yang terlalu keras akan membuat belt menjadi lebih cepat mengalami keausan karena belt tidak mampu membuka driven pulley sehingga belt akan terkikis.

Spesifikasi tingkat kekerasan pada per CVT dapat dibedakan melalui warnanya. Misalnya, untuk tingkat kekerasan 1000 rpm maka dapat menggunakan per CVT warna biru atau putih. 

Sementara itu, untuk 1.500 rpm memiliki warna kuning dan 2.000 rpm menggunakan warna merah.

Apa saja pengaruh per CVT lemah yang harus diperhatikan pemilik kendaraan, kenali di halaman berikutnya.

______________________________________________________________________________________________

Per CVT memiliki peran yang cukup penting terhadap akselerasi motor. Jika Anda mengganti per CVT lama dengan yang baru yang memiliki ukuran pas dan berkualitas, maka tarikan motor matic akan terasa lebih ringan.

Pengaruh Per CVT Lemah

Baca Juga : Fungsi Per Cvt Pada Motor Matic & Tanda Kerusakannya

164422044_s

Per CVT juga memiliki batas usia pemakaian. Saat mencapai batas pemakaian tersebut, per CVT akan melemah.

Jika per CVT dibiarkan lemah, akan berdampak negatif pada motor matic Anda. Lalu, apa pengaruh per CVT lemah pada motor matic? Berikut ulasannya.

 

  • Kampas Ganda Lebih Cepat Terbuka

 

Salah satu pengaruh negatif dari lemahnya per CVT yaitu kampas ganda pada motor matic akan terbuka sebelum waktunya. Per CVT yang sudah lemah menyebabkan kampas ganda terbuka secara terus menerus meskipun motor bekerja pada rpm rendah.

Terbukanya kampas sebelum waktunya menyebabkan kampas tersebut mudah terkikis sehingga mangkuk atau rumah kampas ganda menjadi cepat gosong.

Bahkan, saat melakukan starter ada kemungkinan motor matic akan melompat karena kampas ganda langsung menggigit rumahnya.

Tak hanya kampas ganda cepat terbuka, tapi masih ada empat akibat lain yang harus diwaspadai. Cek di halaman selanjutnya.

______________________________________________________________________________________________

 

  • Kampas Ganda Cepat Aus

 

Pengaruh per CVT lemah berikutnya adalah kampas ganda akan cepat mengalami keausan. Kampas ganda yang aus akan menyebabkan getaran pada area CVT sehingga menyebabkan ketidaknyamanan saat berkendara.

Tidak hanya itu, kampas ganda yang sudah aus akan membuat tarikan motor lebih lemah dan terasa berat ketika membawa beban. Jika diabaikan, kondisi ini akan membuat tenaga mesin berkurang. Selain per CVT, Anda juga harus melakukan pengecekan terhadap kampas ganda kendaraan.

 

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon