Tips & Trik

Sistem Transmisi: Jenis, Komponen dan Cara Kerjanya

PUBLISHED DATE : 15 September 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/transmisi.jpg

Istilah sistem transmisi sudah tidak asing lagi dalam dunia otomotif, khususnya untuk mobil. Ada dua jenis mobil yang sistem transmisinya berbeda yaitu mobil manual dan otomatis. 

Walaupun saat ini mobil otomatis lebih banyak diproduksi, tidak sedikit juga orang yang lebih memilih mobil dengan transmisi manual. Transmisi sendiri merupakan komponen yang sangat penting bagi kendaraan. 

Kenali lebih jauh mengenai transmisi, baik dari pengertian sampai dengan cara kerjanya.  

Apa Itu Sistem Transmisi dan Fungsinya 

Baca Juga : Fungsi Throttle Position Sensor Pada Mobil & Cara Kerjanya

Sistem transmisi adalah bagian dari kendaraan yang ada pada mesin dengan fungsi mengubah kecepatan dan tenaga putar. Sistem akan bekerja memindahkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin ke diferensial. 

Ada beberapa macam fungsi dari transmisi, yang pertama yaitu untuk meneruskan tenaga yang dihasilkan mesin dari kopling ke poros propeller. Fungsi kedua adalah menciptakan momen yang dihasilkan mesin menyesuaikan kebutuhan baik itu dari segi beban dan kondisi jalan. 

Ketiga adalah membuat kendaraan dengan roda empat atau lebih dapat berjalan mundur. Fungsi keempat adalah memungkinkan kendaraan berada di posisi berhenti meskipun mesin masih menyala. 

Baca Juga : Apa Fungsi Sistem Bahan Bakar? Ketahui Ini Komponennya

Baik itu mobil manual dan otomatis memiliki transmisi yang berbeda. Perbedaannya terletak pada bagaimana cara perpindahan gigi atau transmisi dilakukan. Pada mobil manual, perpindahan gigi harus dilakukan dengan manual menggunakan persneling atau girboks. 

Ada tiga jenis perpindahan transmisi pada mobil manual yaitu sliding mesh, constant mesh dan syncromesh. Mobil otomatis memiliki pemindahan transmisi yang mudah karena mengandalkan gearbox. 

Secara penggunaan, mobil otomatis hanya perlu menginjak pedal gas pada kaki kanan dan rem pada kaki kiri saja. Tanpa adanya transmisi, pengemudi tidak bisa menciptakan momen atau kecepatan yang berbeda-beda. 

Mengenal Jenis-Jenis Sistem Transmisi Mobil 

Baca Juga : Wajib Dicatat! Ini Penyebab Kampas Kopling Motor Cepat Aus

Sekilas telah disebutkan jenis transmisi pada mobil manual ada tiga. Namun secara keseluruhan, ada lima jenis transmisi yang biasa digunakan pada mobil. Jenis yang berbeda juga menentukan cara kerjanya. 

Apa saja jenis sistem transmisi yang biasa digunakan pada mobil dan penjelasannya bisa disimak berikut ini. 

  1. Jenis Sliding Mesh

Jenis yang pertama ini digunakan pada transmisi manual yang memiliki prinsip kerja lebih sederhana. Cara kerjanya adalah menggerakkan roda gigi untuk bisa mengatur percepatan dari output. 

Sliding mesh sendiri kini sudah tidak digunakan, karena ketika terjadi putaran tinggi maka dua roda gigi yang dikaitkan hasil putarannya akan berbeda. Hal inilah yang menimbulkan perpindahan gigi menjadi tidak halus, tentu akan sangat mengganggu pengemudi. 

    2. Jenis Constant Mesh

Masih dengan transmisi manual, jenis sistem transmisi ini membutuhkan kopling untuk proses perpindahannya dari poros input ke output. Prosesnya sendiri memanfaatkan keterkaitan roda gigi yang tetap.

Jika dilihat dari cara kerjanya lebih rumit dari sebelumnya karena saat mesin hidup poros input akan memutar counter gear. Dampaknya output gear yang terhubung akan mengambang dan ketika berputar justru poros output tidak akan berputar. 

    3. Jenis Synchromesh

Sebagian besar kendaraan justru memilih jenis transmisi Synchromesh karena perpindahan giginya lebih halus. Jika dilihat cara kerjanya sangat mirip dengan constant mesh hanya saja terdapat komponen ring sycnronisher yang ada di clutch hub. 

Fungsi dari komponen tersebut adalah untuk menyamakan putaran hub sleep dengan output gear ketika keduanya belum terkait. Hasilnya ketika Anda melakukan perpindahan pada mobil manual akan halus. 

    4. Jenis CVT

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya