Mengenal Bagian-Bagian Rangka Motor dan Fungsinya bagi Kendaraan
29 Juli 2026
Admin
Bagikan
Setiap bagian saling bekerja sama untuk menopang beban, menjaga posisi mesin tetap kokoh, sekaligus membantu sistem kemudi dan suspensi bekerja dengan baik. Kondisi rangka yang kuat ini sangat berpengaruh terhadap keamanan selama berkendara.
Jenis-Jenis Rangka Motor dan Fungsinya
Setiap motor menggunakan desain rangka yang berbeda karena disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan berkendara. Memahami perbedaannya akan membantu Anda mengenali alasan setiap motor memiliki handling, kenyamanan, dan kekuatan yang tidak sama.
1. Backbone Frame
Backbone frame memiliki satu pipa utama memanjang dari leher kemudi menuju area bawah jok. Strukturnya tampak sederhana sehingga bobot keseluruhan rangka tetap terasa ringan ketika digunakan berkendara.
Mesin dipasang menggantung pada bagian tengah sehingga susunan komponennya terlihat lebih ringkas dan rapi. Desain seperti ini membuat rangka motor mudah diproduksi sekaligus efisien untuk penggunaan harian.
Jenis rangka ini banyak digunakan pada motor bebek yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan. Karakternya mampu memberikan kestabilan yang cukup baik saat melintasi jalan perkotaan setiap hari.
Bobotnya yang ringan membuat motor terasa lebih mudah dikendalikan oleh berbagai kalangan pengendara. Biaya produksi dan perawatannya juga cenderung lebih ekonomis dibandingkan beberapa desain rangka lainnya.
Baca Juga : Dampak Buruk jika Oli Shock Motor Tidak Pernah Diganti
2. Underbone Frame
Underbone frame memiliki struktur utama yang berada di bagian bawah atau tengah mesin kendaraan. Bagian tengah motor terasa lebih lega karena tidak terdapat pipa besar melintang di atas.
Susunan rangkanya dibuat lebih ramping sehingga memudahkan pengendara saat naik maupun turun kendaraan. Desain tersebut juga memberikan ruang yang lebih luas untuk area pijakan kaki pengendara sehari-hari.
Jenis rangka ini umum digunakan pada motor bebek modern dengan kebutuhan mobilitas harian tinggi. Selain itu, desainnya juga banyak diterapkan pada skuter otomatis untuk penggunaan dalam kota.
Karakter rangka tersebut mendukung posisi berkendara yang nyaman ketika menghadapi perjalanan jarak pendek. Bobot yang relatif ringan membuat motor terasa lincah saat bermanuver di jalan padat perkotaan.
3. Tubular Frame
Tubular frame dibentuk menggunakan susunan pipa baja yang saling terhubung menjadi satu kesatuan. Konfigurasinya tersedia dalam model single cradle maupun double cradle sesuai kebutuhan kendaraan.