Biar Aman, Ketahui Ini Ukuran Tekanan Angin Ban Mobil

12 Juni 2026

account iconAdmin

Tekanan Angin Ban Mobil

Bagikan

1. Sesuaikan dengan Muatan Mobil

Apabila mobil tanpa muatan, pakai saja tekanan standar harian. Tapi kalau mau dipakai angkut full penumpang dan banyak barang di bagasi, naikkan tekanan angin sekitar 2–3 Psi dari biasanya. 

Tujuannya agar ban tidak amblas, tapi pastikan angkanya tidak melebihi batas maksimal di stiker pintu.

2. Siapkan untuk Perjalanan Jauh

Mau mudik atau lewat jalan tol dalam durasi lama? Pastikan angin ban dalam kondisi prima. 

Ban yang kempes kalau dipaksa jalan kencang terus-menerus bisa bikin ban cepat panas dan gampang meledak. Tipsnya, isi angin saat kondisi ban masih dingin biar angkanya akurat.

3. Lihat Kondisi Jalanan

Kalau rute harian Anda dominan jalanan rusak, berbatu, atau berlubang, kurangi tekanan angin sedikit (1–2 Psi) biar bantingan mobil terasa lebih empuk. Sebaliknya, kalau lewat aspal mulus, isi sesuai standar biar lari mobil enteng dan hemat bensin.

4. Waspada Cuaca Dingin/Hujan

Saat musim hujan atau sedang main ke daerah pegunungan yang dingin, tekanan angin ban bakal menyusut atau drop lebih cepat dari biasanya. Biar tidak gampang selip, rajin-rajinlah cek tekanan angin pakai alat pengukur (pressure gauge) portabel.

Tekanan Angin Ban Depan vs Belakang: Mana yang Lebih Tinggi?

Baca Juga : Tips Menghilangkan Baret Kaca Mobil Tanpa Biaya Mahal

Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah tekanan angin ban depan dan belakang harus sama? Jawabannya, tergantung beban mobil.

1. Kondisi Normal (Lebih Tinggi Depan)

Secara umum, ban depan menahan beban yang lebih berat karena ada mesin, transmisi, dan setir. Belum lagi saat ngerem, bobot mobil otomatis kedorong ke depan. 

Makanya, pabrikan biasanya menyarankan tekanan ban depan sedikit lebih tinggi atau minimal sama dengan ban belakang agar setir tetap akurat dan enteng.

2. Kondisi Penuh Muatan (Lebih Tinggi Belakang)

Aturan ini bisa berbalik kalau Anda mau bepergian jauh dengan bagasi penuh barang atau membawa banyak penumpang di kursi belakang. 

Jika kondisinya begini, ban belakang justru butuh tekanan angin yang lebih tinggi untuk menopang beban berat tersebut.

Intinya, menjaga tekanan angin ban mobil tetap ideal adalah kunci keselamatan dan kesehatan Anda di jalan. 

Ban yang diisi sesuai standar pabrikan bakal membuat ausnya merata (tidak botak sebelah). Bensin juga jadi lebih irit, dan yang paling penting, menghindarkan Anda dari risiko fatal seperti ban pecah di jalan tol.

Yuk, jadikan kebiasaan cek angin ban seminggu sekali sebelum jalan demi ketenangan Anda sekeluarga! Anda bisa servis rutin di Suzuki untuk mobil kesayangan Anda.

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon