Bearing Motor : Kenali Fungsi, Ukuran serta Kisaran Harga
12 Oktober 2026
Admin
Bagikan
1. Komponen Pendukung untuk Komponen Bergerak
Bearing motor menjadi salah satu komponen penting dalam mesin. Peran utamanya sebagai pendukung untuk komponen-komponen yang bergerak.
Misalnya roda gigi dan poros. Bearing motor bisa memastikan beban berputar bisa diatasi dengan lancar tanpa adanya gesekan secara berlebih.
2. Sebagai Pemindah Beban
Fungsi selanjutnya sebagai pemindah beban. Fungsi tersebut membantu penyaluran beban dari satu komponen mesin ke komponen lainnya.
Tentunya dilakukan dengan sebaik mungkin. Fungsi tersebut juga memastikan bahwa distribusi beban dilakukan secara merata, mencegah ketidakseimbangan keausan, dan untuk pemeliharaan keseimbangan operasional dari mesin.
3. Mengurangi Gesekan
Terjadinya gesekan bisa menyebabkan kerusakan dan keausan pada komponen mesin. Di sinilah peran bearing motor sebagai mediator antara komponen-komponen yang bergerak.
Selain itu, bearing motor juga mampu mengurangi gesekan. Dengan demikian mesin bisa beroperasi lebih tahan lama dan efisien.
4. Sebagai Penjaga Posisi
Bearing motor juga berguna sebagai penjaga posisi agar presisi. Posisi yang dimaksud adalah dari poros dengan komponen lain di dalam mesin.
Baca Juga : Mengenal Alur Kelistrikan Motor dari Aki hingga Busi
Fungsi ini penting untuk memastikan bahwa mesin bisa beroperasi sesuai spesifikasi dan memberikan keandalan serta ketepatan dalam kinerja secara menyeluruh.
5. Menjaga Keseimbangan
Fungsi selanjutnya dari bearing motor adalah sebagai penyeimbang atau penjaga kestabilan kendaraan ketika berjalan. Fungsi ini penting untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan Anda dalam berkendara.
Intinya, tanpa adanya bearing motor maka kendaraan bisa mengalami permasalahan seperti munculnya suara berisik, terjadi getaran secara berlebihan, dan bisa menyebabkan kerusakan serius pada komponen motor.
Ukuran Komponen Bearing Motor
Untuk ukuran bearing motor, Anda bisa melihatnya melalui kode yang tertulis. Kode tersebut terdiri dari empat angka dengan maknanya masing-masing, yakni:
- Pada satu angka pertama memberikan petunjuk terkait berapa tipe bearing motor tersebut.
- Angka kedua sebagai petunjuk seberapa tebal bearing motor yang digunakan
- Dua angka terakhir memberikan Anda informasi terkait lebar diameter komponen bearing motor
Contoh kode bearing 6301 maka cara membacanya adalah: