Bearing Motor : Kenali Fungsi, Ukuran serta Kisaran Harga

12 Oktober 2026

account iconAdmin

76848173 S

Bagikan

1. Komponen Pendukung untuk Komponen Bergerak 

Bearing motor menjadi salah satu komponen penting dalam mesin. Peran utamanya sebagai pendukung untuk komponen-komponen yang bergerak. 

Misalnya roda gigi dan poros. Bearing motor bisa memastikan beban berputar bisa diatasi dengan lancar tanpa adanya gesekan secara berlebih. 

2. Sebagai Pemindah Beban 

Fungsi selanjutnya sebagai pemindah beban. Fungsi tersebut membantu penyaluran beban dari satu komponen mesin ke komponen lainnya. 

Tentunya dilakukan dengan sebaik mungkin. Fungsi tersebut juga memastikan bahwa distribusi beban dilakukan secara merata, mencegah ketidakseimbangan keausan, dan untuk pemeliharaan keseimbangan operasional dari mesin. 

3. Mengurangi Gesekan 

Terjadinya gesekan bisa menyebabkan kerusakan dan keausan pada komponen mesin. Di sinilah peran bearing motor sebagai mediator antara komponen-komponen yang bergerak. 

Selain itu, bearing motor juga mampu mengurangi gesekan. Dengan demikian mesin bisa beroperasi lebih tahan lama dan efisien. 

4. Sebagai Penjaga Posisi

Bearing motor juga berguna sebagai penjaga posisi agar presisi. Posisi yang dimaksud adalah dari poros dengan komponen lain di dalam mesin. 

Baca Juga : Mengenal Alur Kelistrikan Motor dari Aki hingga Busi

Fungsi ini penting untuk memastikan bahwa mesin bisa beroperasi sesuai spesifikasi dan memberikan keandalan serta ketepatan dalam kinerja secara menyeluruh. 

5. Menjaga Keseimbangan 

Fungsi selanjutnya dari bearing motor adalah sebagai penyeimbang atau penjaga kestabilan kendaraan ketika berjalan. Fungsi ini penting untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan Anda dalam berkendara. 

Intinya, tanpa adanya bearing motor maka kendaraan bisa mengalami permasalahan seperti munculnya suara berisik, terjadi getaran secara berlebihan, dan bisa menyebabkan kerusakan serius pada komponen motor. 

Ukuran Komponen Bearing Motor 

Untuk ukuran bearing motor, Anda bisa melihatnya melalui kode yang tertulis. Kode tersebut terdiri dari empat angka dengan maknanya masing-masing, yakni:

  1. Pada satu angka pertama memberikan petunjuk terkait berapa tipe bearing motor tersebut. 
  2. Angka kedua sebagai petunjuk seberapa tebal bearing motor yang digunakan 
  3. Dua angka terakhir memberikan Anda informasi terkait lebar diameter komponen bearing motor 

Contoh kode bearing 6301 maka cara membacanya adalah:

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon