Bearing Motor : Kenali Fungsi, Ukuran serta Kisaran Harga
12 Oktober 2026
Admin
Bagikan
- Bearing motor memiliki tipe bola dengan ukuran 6
- Ketebalan 3
- Diameter bagian dalamnya 01
Adanya perbedaan kode bearing motor karena setiap kendaraan mempunyai ukuran yang berbeda-beda sehingga diperlukan penyesuaian pada komponen tersebut.
Jenis-Jenis Bearing Motor

Bearing motor tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis. Setiap jenisnya memiliki karakter dan kemampuan menahan beban yang berbeda. Berikut beberapa tipe bearing yang perlu Anda pahami:
1. Roller Bearing
Jenis pertama ada roller bearing yang berbentuk silinder memanjang sebagai penopang bebannya. Desain tersebut memungkinkan bearing bekerja dengan baik dalam menghadapi beban radial.
Baik pada arah vertikal maupun horizontal, tergantung jenis dan susunan pemasangannya.
Komponen ini dikenal mempunyai kemampuan menopang beban yang tinggi. Salah satu variannya adalah adalah needle bearing, yang mempunyai roller berukuran kecil dan panjang.
Baca Juga : Mengenal Alur Kelistrikan Motor dari Aki hingga Busi
Pada sepeda motor, needle bearing dapat ditemukan pada bagian poros big end, yaitu area penghubung kruk as dengan batang piston.
2. Ball Bearing
Jenis satu ini merupakan bantalan yang menggunakan bola-bola kecil sebagai elemen penggeraknya.
Tipe ball bearing termasuk yang paling umum digunakan karena mempunyai desain yang sederhana tetapi serbaguna dan mampu mendukung pergerakan berputar pada berbagai komponen kendaraan.
Saat motor beroperasi, bola-bola di dalam bearing akan membantu mengurangi gesekan antara bagian yang bergerak.
Ball bearing umumnya digunakan untuk menahan beban radial atau beban yang bekerja tegak lurus terhadap sumbu poros.
Karena memiliki konstruksi yang praktis, jenis bearing ini dapat diterapkan pada berbagai kebutuhan mekanis. Pemilihan tipe dan ukurannya tetap perlu disesuaikan dengan beban serta kecepatan putaran komponen.
3. Ball Thrust Bearing
Selanjutnya ada ball thrust bearing yang memiliki elemen bola seperti ball bearing biasa. Perbedaan utamanya ada pada rancangan yang ditujukan untuk menangani beban aksial.
Apa itu? Yaitu beban yang bekerja secara sejajar dengan sumbu poros. Jenis bearing ini biasanya digunakan pada mekanisme yang membutuhkan dukungan terhadap gaya dorong aksial.