Tips & Trik

Ketahui Ini Fungsi Camshaft dan Cara Kerjanya

PUBLISHED DATE : 28 Desember 2020

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/fungsi_camshaft.jpg

Bagi pecinta otomotif, komponen mesin yang bernama camshaft mungkin sudah tidak asing lagi. Komponen mobil yang satu ini biasa disebut juga poros nok atau noken as. Komponen mobil ini bisa Anda temui di bagian mesin silinder kepala. Hal inilah yang menjadikan poros nok begitu penting.

Secara umum alasan penamaan poros nok ini berasal dari bentuknya yang menyerupai poros dengan bagian-bagiannya.

Bentuknya yang sangat kompleks inilah yang dijadikan alasan pembuatannya memakai baja tuang supaya lebih kuat dan tangguh. Nah, berikut penjelasan lengkap tentangnya.

Fungsi Camshaft

Baca Juga : Cara Merawat Kamera dan Sensor Parkir pada Mobil

Sebelum memutuskan membeli kendaraan beroda empat ada baiknya Anda mengenali terlebih dahulu komponen-komponennya secara lengkap. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan dan perawatan mobil yang dimiliki agar bisa lebih baik.

Salah satu komponen yang harus diperhatikan pemilik mobil tentu saja adalah poros nok. Kebanyakan orang tidak memperhatikan bagian ini dengan dalih sulit dijangkau penglihatan, padahal fungsinya sangat urgent. Itulah alasan kenapa Anda harus paham beberapa fungsi camshaft berikut ini.

  • Pengatur Klep

Fungsi pertama dari poros nok adalah pengatur klep supaya sesuai dengan sistem firing yang ada. Yang bertugas pada fungsi ini adalah bagian poros nok yang paling berperan adalah cam lobe. Bagian dari poros nok ini memiliki desain lebih lonjong dibandingkan bagian lainnya.

Baca Juga : Alasan Kenapa Sebaiknya Jangan 'Ngirit' Oli Mesin

Cara kerja cam lobe ini yakni dengan mendorong valve atau klep mesin supaya membuka dan menutup dengan bentuknya yang lonjong secara sistematis. Pergerakan came lobe juga telah disesuaikan dengan sistem firing order sehingga setiap bagiannya memiliki tempat berbeda sesuai dengan kegunaanya.

  • Pemutar Poros Distributor

Fungsi poros nok yang selanjutnya yakni untuk memutar sistem distributor poros pada mesin secara keseluruhan. Perlu Anda ketahui bahwa fungsi poros nok yang ini berlaku khusus untuk mesin mobil yang masih memakai distributor dalam sistem firing ordernya.

Pada bagian ini, biasanya para pelaku otomotif menambahkan gear khusus drive supaya proses pemutaran poros distributor lebih mudah. Penggunaan komponen tersebut sebenarnya umum dipakai, namun yang lebih jarang adalah pemasangannya yang dihubungkan dengan poros nok memakai slot joint.

Baca Juga : 3 Penyebab Speedometer Mobil Mati & Cara Mengatasinya

Hubungan antara kedua bagian inilah yang memudahkan pemutaran distributor oleh camshaft secara otomatis saat komponen ini berputar.

  • Menggerakkan Fuel Pump

Fungsi camshaft berikutnya adalah sebagai alat penggerak fuel pump mesin mobil. Saat ini tidak semua mobil menggunakan fuel pump dan khusus fungsi ini berlaku untuk mesin mobil dengan fuel pump jenis mekanikal.

Secara umum, kegunaan fuel pump adalah untuk memasok bahan bakar ke bagian karburator mobil. Seiring perkembangan teknologi, fungsi ini mulai beralih ke fuel pump elektrik yang bergerak tanpa dorongan camshaft.

  • Tempat Sensor Yang Mendeteksi Putaran

Fungsi terakhir dari poros nok adalah tempat penyensoran untuk mendeteksi setiap putarannya sendiri. Melalui fungsinya yang ini poros nok bisa dengan mudah memastikan setiap sudut putaran yang akan dilakukan tanpa menimbulkan kecacatan dan kerusakan bagian lainnya.

Fungsi poros nok ini juga tidak selalu berlaku pada setiap mesin mobil karena khusus untuk mesin jenis EFI. Mesin mobil jenis EFI sendiri adalah mesin yang mempunyai desain dengan gigi pokok untuk menyatukan blade sensor. Hal inilah yang membuat poros nok mudah menentukan sensornya sendiri.

Cara kerja fungsi ini adalah gigi-gigi dari mesin akan membantu poros nok mendeteksi setiap sudut secara tepat dalam setiap putaran yang dilakukan.

Cara Kerja Dari Camshaft

Selain memahami fungsi dari poros nok, Anda juga harus mengerti cara kerjanya supaya mudah mendeteksi setiap pergerakan sekaligus mengantisipasi kerusakannya. Cara kerja dari poros nok secara umum dibagi menjadi dua. Berikut penjelasan selengkapnya.

  • Ketika Posisinya Menekan

Cara kerja dari camshaft yang pertama akan dijelaskan adalah ketika posisinya menekan. Sistem penekanan inilah yang sebenarnya dilakukan poros nok untuk bisa mengendalikan katup baik untuk membuka atau menutup mesin. Pada cara kerja ini, poros nok juga ditunjang oleh beberapa bagian.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya