Tips & Trik

Apa Itu Clutch Cover, Apa Saja Fungsi dan Komponennya?

PUBLISHED DATE : 22 Maret 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/clutch_clover.jpg

Clutch cover atau tutup kopling merupakan salah satu komponen dari sistem kopling pada kendaraan yang fungsi utamanya adalah untuk menjepit kampas kopling. Keberadaan komponen ini sangat penting bagi kendaraan. Berikut penjelasannya.

Pengertian Clutch Cover

Clutch cover atau tutup kopling merupakan rumah dari beberapa komponen yang penting bagi sebuah kendaraan. Mulai dari pegas diafragma, hingga pelat penekan dapat ditemukan dalam tutup kopling. Komponen ini membantu kendaraan agar dapat berjalan dengan baik.

Tutup kopling terletak pada kopling, tepatnya menyelimuti kampas kopling. Komponen ini terhubung langsung dengan flywheel. Komposisi ini membuat tutup kopling turut berputar ketika flywheel atau roda gila berputar.

Baca Juga : Banyak Yang Belum Tahu, Ini Dia Jenis Oli Mobil

Komponen ini bekerja sesuai dengan prinsip perubahan energi. Tutup kopling mengubah energi putar menjadi energi tekan, kemudian kembali lagi menjadi energi putar. Hal ini sama halnya ketika dua kipas angin diletakkan berhadapan dalam jarak dekat.

Jika salah satu kipas angin dihidupkan, maka kipas angin yang berada di hadapannya juga akan ikut berputar. Kecepatan kipas berputar juga akan saling mempengaruhi. Apabila kipas dihidupkan dengan tenaga rendah, secara otomatis perputarannya pun tidak terlalu cepat.

Lambatnya putaran kipas berpengaruh pada putaran kipas kedua yang cukup lambat bahkan bisa jadi belum berputar. Sebaliknya, ketika salah satu kipas dihidupkan dengan daya tinggi, perputarannya cepat sehingga kipas angin kedua akan berputar dengan cepat.

Baca Juga : Power Window Macet? Intip Cara Mengatasinya

Energi putar pada kipas angin yang dinyalakan berubah menjadi aliran udara bertekanan. Aliran udara yang mengarah pada kipas kedua, menyentuh sirip-sirip kipas sehingga kipas angin kedua berputar seperti kincir angin.

Prinsip ini menjadi dasar prinsip kerja tutup kopling, yaitu mengubah energi. Akan tetapi media penekan yang digunakan pada komponen ini bukanlah media gas, melainkan fluida cair.

Fungsi Clutch cover

Baca Juga : Apa Sih Bedanya Facelift dan All New di Otomotif

Tutup kopling atau clutch cover yang dipasang dengan cara dibautkan dengan fly wheel atau roda penerus memiliki pengaruh pada putaran mesin. Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan maupun memutus putaran mesin.

Fungsi clutch cover tersebut terjadi karena komponen ini akan menjepit kampas kopling, serta menjepit atau membebaskan flywheel sesuai tekanan yang terjadi pada pedal kopling. Hal ini berpengaruh pada putus sambungnya daya putar dari mesin.

Apabila pedal kopling diberi tekanan, maka plat penekan pada tutup kopling akan melepas jepitannya dari clutch disk. Hal ini mengakibatkan putusnya hubungan antara kopling dan input transmisi dengan putaran mesin.

Sebaliknya, apabila tekanan pedal kopling dilepas maka clutch disk akan dijepit oleh plat pada tutup kopling sehingga tenaga mesin dapat dialirkan ke clutch disk dan input shaft transmisi. Kopling yang terhubung dengan putaran mesin ini membuat transmisi juga ikut berputar.

Komponen-komponen Clutch cover

Komponen kendaraan berupa Clutch cover dilengkapi dengan beberapa komponen yang mendukung kinerjanya. Komponen-komponen yang terdapat dalam tutup kopling antara lain sebagai berikut.

  1. Impeller pump

Impeller pump atau pompa impeller merupakan salah satu komponen dari tutup kopling yang berbentuk seperti kipas angin. Sirip kipas angin atau blade pada komponen ini sangat banyak, melebihi jumlah blade kipas angin pada umumnya.

Pompa impeller dapat ditemukan di belakang unit torque, tepatnya menempel pada cover torque converter. Pompa yang berfungsi sebagai kipas angin pertama ini bertugas membangkitkan aliran dan tekanan fluida pada sistem torque converter.

  1. Torque Converter Cover

Komponen ini merupakan rangka yang berfungsi sebagai tempat aliran fluida yang telah diberi tekanan beroperasi. Selain itu, torque converter cover juga bertugas mencegah kebocoran fluida saat terjadi sirkulasi.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya