Tips & Trik

Ketahui Ini Indikasi Kampas Kopling Mobil Mulai Habis

PUBLISHED DATE : 23 Juli 2020

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/kampas_kopling_mobil.jpg

Pengguna mobil yang bijak harus memperhatikan performa mobil yang akan dikendarai. Dalam hal ini ada banyak komponen juga yang perlu diperhatikan dengan baik, termasuk kampas kopling. Yang habis. Bagian mobil tersebut seringkali bermasalah, namun kurang diperhatikan pengendara mobil.

Indikasi habisnya kampas tersebut harus diperhatikan sejak dini supaya tidak merugikan pengendara dan penumpangnya. Agar pengendara lebih waspada berikut ini ulasan dan informasi seputar kampas pada kopling mobil yang bisa menambah wawasan Anda.

Indikasi Kampas Kopling Mobil Aus atau Mulai Habis

Baca Juga : Yuk Mengenal Fungsi Filter Udara Mobil di Sini

Perlu diketahui sebelumnya kampas kopling mobil merupakan bagian yang lebih dikenal dengan clutch disc. Bagian mobil satu ini bentuknya piringan dan sangat berguna dalam pemindah daya pada mesin mobil.

Alat ini sangat membantu kinerja mesin dalam mentransfer tenaga dari mesin mobil menuju transmisi mobil. Bagian mobil satu ini juga menjadi penunjang agar mobil dapat berjalan dalam kondisi yang aman dan nyaman bagi penggunanya.

Bagian mobil ini sering mengalami keausan hingga terbakar karena masalah-masalah tertentu. Salah satu penyebab clutch disc aus dan terbakar adalah penggunaan dalam jangka serta pemakaian yang salah.

Baca Juga : Inilah Penyebab Indikator Bensin Motor Tidak Berfungsi

Penggunaan clutch disc yang salah dapat mengakibatkan bagian tersebut gosong. Kondisi ini mewajibkan pengendara menggantinya terlebih dahulu sebelum digunakan. Supaya kondisi seperti ini tidak terjadi pengendara harus mengetahui beberapa tanda clutch disc aus atau habis berikut ini.

  • Akselerasi Lemah

Akselerasi lemah adalah tanda pertama kampas kopling mobil yang aus atau habis. Kondisi ini biasanya dapat diidentifikasi saat pengendara menginjak pedal gas mobil. Saat akselerasi lemah, pedal gas yang diinjak tidak mengakibatkan mobil melaju cepat namun menimbulkan suara decitan dan raungan mobil.

Melemahnya akselerasi ini dapat dikatakan juga sebagai kondisi macet sehingga mobil berhenti namun mesin hidup. Kondisi seperti ini dapat menimbulkan kecelakaan di jalan, terlebih bila mobil melaju di area tanjakan karena akan berbahaya bagi kendaraan di belakangnya juga.

  • Berbau Gosong

Baca Juga : Mengenal Jenis Wiper Mobil Dan Cara Merawatnya

Tanda berikutnya dari clutch disc yang aus atau habis adalah baunya yang gosong. Bau gosong yang timbul ini merupakan bentuk output dari clutch disc yang telah hangus. Clutch disc yang sudah hangus akan memenuhi seluruh ruang kabin sehingga bau gosongnya menguar.

Bau gosong yang muncul biasanya akibat dari gesekan clutch disc yang terlalu sering sehingga hangus. Bau ini juga dapat tercium jika pengendara menggunakan mobil melintasi tanjakan atau turunan yang curam.

kopling_mobil

  • Putaran Pada Mesin Tinggi

Tanda clutch disc aus dan habis berikutnya adalah putaran mesin yang tinggi. Kondisi putaran mesin yang tinggi ini biasanya dipicu oleh keadaan akselerasi mobil yang melemah serta permukaan pada kampas yang cenderung licin.

Putaran pada mesin yang di luar kondisi normal ini dapat menjadikan suhu mesin kendaraan meningkat secara drastis. Kondisi mobil yang panas akan mengurangi asupan untuk pengendara dan penumpang.

  • Pemindah Gigi Rasanya Keras

Tanda kopling mengalami aus atau habis selanjutnya adalah pemindah gigi rasanya lebih keras dan kaku. Kondisi kakunya pemindah gigi ini biasanya akibat dari mesin transmisi gigi mobil yang terus-terusan berputar.

Kerasnya pemindah gigi ini dapat dirasakan meskipun mobil dalam keadaan netral sekalipun. Kondisi tersebut dikarenakan transmisi giginya yang sukar terhubung. Tidak mudah terhubungnya transmisi ini diakibatkan oleh putaran mesin gigi yang tidak tepat.

  • Selip Kopling

Kopling mobil yang aus juga dapat ditandai dengan selipnya komponen ini. Kondisi ini lumrah terjadi pada mobil yang kampasnya sudah tidak bisa digunakan seperti biasanya. Hal ini tentunya mengganggu pengendara, terutama bagi yang tidak familiar dengan kerusakan ringan pada mobil.

  • Jarak Injak Pedal Kopling Lebih Pendek
Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya