Tips & Trik

Ternyata Ini Fungsi Lampu Hazard Si Segitiga Merah

PUBLISHED DATE : 08 April 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/fungsi_lampu_hazard.jpg

Pernah mengalami keadaan darurat ketika mengendarai mobil, seperti mogok di tengah jalan? Anda terpaksa harus menepi di pinggir jalan untuk melakukan perbaikan. 

Saat  kondisi tertentu seperti di malam hari, bagaimana cara Anda memberikan isyarat kepada pengendara lain agar berhati-hati? Inilah saatnya Anda menggunakan lampu hazard. Sudah tahukah Anda apa fungsi lampu hazard dan cara menggunakannya yang benar?

Kebanyakan pengendara di Indonesia masih banyak yang salah kaprah dalam menggunakan lampu hazard. Jadi sebaiknya ketahui kesalahan dan bagaimana cara penggunaannya yang benar. 

Mengenal Fungsi Lampu Hazard 

Baca Juga : Tidak Hanya Melumasi, Ini Sebenarnya Fungsi Penting Oli Mesin

Apa yang dimaksud dengan lampu hazard adalah jenis lampu tanda darurat yang digunakan pada kendaraan bermotor khususnya roda empat. Pada saat diaktifkan, lampu yang menyala adalah sein kiri serta kanan dan nyalanya berkedip bersamaan. 

Isyarat yang ingin disampaikan kepada pengendara lain adalah ada hal darurat yang sedang terjadi pada area tersebut di jalanan. Semua mobil di Indonesia telah dilengkapi dengan lampu ini dan telah disediakan tombol dalam kabin untuk menyalakannya

Tombolnya sendiri biasanya berwarna merah dengan icon segitiga yang ada di dashboard sekitar pengemudi. Fungsi lampu hazard juga telah tercantum dalam UU no. 22 Tahun 2009 mengenai LLAJ. 

Baca Juga : Biar Aman, Ketahui Ini Ukuran Tekanan Angin Ban Mobil

Terdapat pada pasal 121 ayat 1 yang isinya mengenai semua pengemudi kendaraan bermotor wajib untuk memasang segitiga pengaman. Bisa juga lampu isyarat yang menjadi peringatan bahaya atau isyarat lainnya saat berhenti atau parkir karena keadaan darurat di jalan. 

Pada pasal tersebut yang disebutkan dengan isyarat lain merupakan lampu darurat seperti lampu hazard atau senter. Sedangkan yang dimaksud dengan keadaan darurat adalah saat kendaraan mengalami mogok, adanya kecelakaan lalu lintas atau mengganti ban. 

Secara jelas, berikut ini beberapa fungsi lampu hazard yang perlu diperhatikan dengan tujuan keselamatan para pengendara. 

    1. Selalu dinyalakan dalam keadaan darurat

Baca Juga : Ini yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mengalami Pecah Ban

Anda tidak pernah tahu kapan keadaan darurat terjadi pada saat berada di jalanan. Ketika Anda mengalaminya tidak perlu panik karena demi menjaga keselamatan saat berkendara, Anda bisa menyalakan lampu hazard. 

Cukup dengan menepi ke pinggir jalan, kemudian tekan tombol lampu hazard agar menyala. Baik itu ketika kendaraan mogok atau ban kempes sehingga perlu diganti. Dengan menyalakannya, Anda sudah mengikuti UU LLAJ yang tadi telah dijelaskan. 

    2. Lampu tanda peringatan

Fungsi lainnya adalah menjadikan lampu segala tanda peringatan saat Anda sedang berhenti di jalanan. Tanda peringatan dimaksudkan untuk pengendara lain agar berhati-hati ketika melintas sehingga Anda tidak mengalami kecelakaan lebih lanjut. 

Contohnya saja Anda sedang berkendara dan mengalami mogok di jalan tol. Di jalan bebas hambatan kebanyakan kendaraan akan melaju dengan kecepatan tinggi. Namun dengan menyalakan lampu hazard, pengendara lain bisa lebih pelan ketika melintas. 

    3. Menggantikan lampu saat tidak menyala malam hari

Kondisi darurat yang juga perlu diperhatikan adalah ketika Anda berkendara malam hari namun lampu depan atau belakang ternyata mati. Padahal Anda mungkin masih jauh dari area perkotaan. 

Lampu hazard juga berfungsi untuk menggantikan lampu depan atau belakang saat malam hari ketika mati. Dengan begitu Anda bisa memberikan isyarat pengendara lain baik di belakang atau depan bahwa sedang ada mobil yang melintas.

ERIGA0920_A

Kesalahan Penggunaan Lampu Hazard yang Sering Dilakukan

Dengan memperhatikan fungsi lampu hazard, Anda bisa mengetahui bahwa kesalahan dalam menyalakan lampu ini juga perlu dihindari. Masih banyak pengendara yang kurang paham atau salah dalam memahami kapan waktu yang tepat untuk menyalakannya. 

Adapun beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan adalah sebagai berikut ini:

    1. Menyalakan tidak dalam keadaan darurat

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya