Harga Pertamax Naik? Ini Spesifikasi Mobil yang Tidak Disarankan Menggunakan Pertalite
23 Juli 2026
Admin
Bagikan
Pertamax dirancang dengan cara berbeda. Alhasil, produksi gas beracun dan kadar emisi karbon bisa berkurang secara signifikan. Hal ini membuat hasil pembakaran lebih ramah lingkungan dan mencegah sumbatan pada seluruh sistem pembuangan.
Jenis Mobil yang Sebaiknya Memakai Pertamax
Selaras dengan penjelasan di atas, mobil dengan mesin berkompresi 10:1 hingga 11:1 sangat disarankan untuk menggunakan Pertamax sebagai bahan bakarnya. Begitu pula mobil yang diproduksi setelah tahun 2010. Contohnya adalah:
- LCGC
- City car
- MPV keluarga
- SUV kompak
- Mobil dengan teknologi injeksi modern
Baca Juga : Ini Dia Tarif Pajak Progresif Motor dan Mobil 2026
Dengan menggunakan Pertamax, proses pembakaran pada mesin menjadi lebih efisien. Selain itu, spesifikasi Pertamax sudah sesuai dengan rekomendasi pabrik. Dengan memenuhinya, peluang Anda berkendara dengan nyaman tanpa kerusakan berulang akan semakin tinggi.
Dampak Jika Tetap Menggunakan Pertalite
Jika Anda memiliki mobil dengan spesifikasi di atas dan tetap menggunakan Pertalite karena harga Pertamax lebih tinggi, berbagai dampak negatif akan timbul. Munculnya dampak tersebut tidak selalu segera karena ada yang membutuhkan waktu.
Berikut beberapa dampak negatif tersebut:
1. Mesin Akan Ngelitik
Rasio kompresi mobil yang tinggi tentu membutuhkan bensin dengan ketahanan tinggi pula. Bila menggunakan Pertalite yang daya tahannya lebih rendah, bensin akan meledak sebelum waktunya seperti yang telah disebutkan sebelumnya.
Hal ini akan menimbulkan suara ketukan logam atau knocking. Di Indonesia sendiri, fenomena tersebut sering disebut sebagai ngelitik. Tidak hanya mengganggu, kondisi ini bisa merusak dinding silinder dan piston dalam jangka waktu lama.