Overheat Motor: Tanda, Penyebab dan Cara Mengatasinya
07 September 2026
Admin
Bagikan
2. Radiator Kotor atau Aliran Udara Terhambat
Kisi-kisi radiator yang dipenuhi debu, lumpur, atau kotoran dapat menghambat pelepasan panas. Padahal, radiator membutuhkan aliran udara yang memadai untuk bekerja secara optimal.
Pembersihan perlu dilakukan dengan hati-hati agar sirip radiator tidak rusak atau bengkok.
3. Kipas Radiator Bermasalah
Kipas radiator membantu menjaga aliran udara ketika sistem membutuhkan pendinginan tambahan. Jika kipas tidak bekerja, temperatur mesin dapat meningkat, terutama ketika motor digunakan dalam kondisi macet atau berjalan sangat lambat.
Masalah pada kipas radiator termasuk salah satu penyebab overheating yang perlu diperiksa ketika mesin tiba-tiba terlalu panas.
4. Oli Kurang atau Tidak Sesuai
Oli yang jumlahnya kurang, kualitasnya sudah menurun, atau spesifikasinya tidak sesuai dapat mengurangi perlindungan terhadap komponen mesin.
Pelumasan yang buruk meningkatkan gesekan antar-komponen sehingga panas yang dihasilkan mesin dapat meningkat.
Karena itu, penggantian oli sebaiknya mengikuti jadwal dan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan. Bukan terpaku pada angka jarak tempuh yang sama untuk semua jenis motor.
5. Thermostat atau Pompa Air Bermasalah
Baca Juga : Kebiasaan yang Membuat Sparepart Motor Cepat Rusak
Pada sistem pendingin cairan, thermostat mengatur kapan coolant bersirkulasi menuju radiator. Sementara itu, pompa air membantu mengalirkan coolant melalui sistem.
Jika salah satu komponen tersebut mengalami gangguan, sirkulasi cairan pendingin dapat terganggu dan temperatur mesin meningkat.
Komponen seperti thermostat, saluran coolant, dan sistem penggerak pompa memang perlu diperiksa ketika penyebab overheating tidak terlihat secara langsung.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Motor Overheat?
Jika motor mengalami overheat ketika sedang dikendarai, jangan panik dan jangan memaksakan perjalanan.
1. Tepikan Kendaraan dan Segera Matikan Mesin
Segera pinggirkan kendaraan ke lokasi aman di tepi jalan. Matikan kunci kontak untuk menghentikan seluruh proses pembakaran di dalam ruang mesin.
2. Jangan Dipaksa Dijalankan
Memaksa kendaraan yang sedang bermasalah untuk terus melaju hanya akan membuat piston terkunci rapat (stuck) dan dinding silinder baret parah. Ini dapat berujung pada biaya perbaikan (turun mesin) yang sangat mahal.