Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Ban Mobil?
26 Februari 2019
Admin
Bagikan
Penggantian ban bukan berdasarkan tahun melainkan dari segi fisiknya. Apabila ban sudah mencapai batas Tread Wear Indicator atau TWI maka harus segera diganti. Yang dimaksud TWI kedalaman kembangan ban sudah tidak tinggi lagi.
Kemudian ada juga retakan yang cukup dalam sehingga bisa berpotensi ban mobil akan sobek. Lebih parah lagi jika ban terkena benda tajam maka kemungkinan robek lebih besar. Anda sebaiknya segera mengganti dengan yang baru.
Perhatikan 7 Faktor Ini Saat Beli Ban Mobil Baru
Selama penggantian ban, cara paling mudah adalah menggunakan merk ban seperti sebelumnya. Jangan lupa ukuran ban yang tepat juga jadi pertimbangan supaya sesuai dengan velg.
Supaya Anda tidak salah pilih, perhatikan ketujuh faktor berikut ini ketika Anda melakukan penggantian ban mobil yang baru.
1. Sesuaikan dengan Kebutuhan Anda
Faktor pertama yang wajib jadi perhatian sebelum beli ban mobil adalah mengenai tujuan penggunaan ban. Selama ini Anda mungkin kurang cocok dengan ban bawaan dari pabrikan mobil yang diperuntukkan on road.
Padahal Anda mungkin sering melakukan perjalanan touring di jalanan off road. Sehingga jenis ban yang digunakan pun harus berbeda. Apabila Anda sering melewati off road di mana medannya lebih banyak batuan dan lumpur, maka ban jenis M/T atau Mud Terrain lebih baik dipilih.
Ban tersebut terkenal lebih kokoh dan kuat untuk menempuh jalanan yang berbatu. Namun jika tipe ban tersebut digunakan di jalanan beraspal justru tidak cocok. Khusus untuk Anda yang sering melewati jalanan perkotaan akan lebih baik menggunakan tipe All Terrain atau A/T.
Baca Juga : Ternyata Ini Penyebab Ban Mobil Benjol & Cara Mencegahnya
Ban A/T memiliki daya cengkram yang baik sehingga cocok jika area yang sering Anda lalui langganan banjir. Namun jika Anda sering melalui area aspal perkotaan akan lebih baik menggunakan jenis High Terrain atau H/T.
2. Sesuaikan dengan Jenis atau Tipe Mobil
Tips membeli ban mobil baru selanjutnya adalah faktor yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil. Setiap pabrikan mobil pasti akan memberikan saran kepada konsumennya jenis ban yang sebaiknya digunakan. Biasanya rekomendasi ini dicatat pada bagian dekat tutup tangki bbm.
Biasanya ditulis dalam bentuk kode seperti P 215/ 55R17 93V. Artinya adalah P yaitu Passenger yang menjadikan mobil tersebut adalah mobil untuk angkutan penumpang. Selain P ada juga kode LT atau Light Truck untuk muatan barang.
Ada juga kode ST yang artinya Special Trailer, kemudian kode T artinya Temporary yaitu artinya ban tersebut ban serep jadi tak bisa digunakan dalam waktu lama. Perhatikan kode tersebut untuk menentukan jenis ban yang sesuai.
3. Memilih Berdasarkan Motif Ban yang Cocok
Saat hendak membeli ban mobil baru Anda juga harus memperhatikan soal motifnya. Seperti yang telah Anda ketahui setiap ban mobil memiliki kembangan berbeda-beda. Setiap kembangan bukan hanya untuk memperindah, tetapi memiliki fungsi khusus saat digunakan.
Fungsi utama dari kembangan ini adalah untuk menghindari mobil terpeleset ketika berada di jalanan licin. Sekaligus menentukan kemampuan cengkramnya di atas jalanan. Bagi Anda yang sering melewati jalanan basah sebaiknya pilih ban dengan motif V.
Alur V memiliki kelebihan dari daya gesek lebih tinggi, jadi tak masalah jika harus melewati jalanan licin. Sedangkan untuk tipe jalanan panas seperti aspal maka dibutuhkan motif kembangan yang lebih banyak.
Berbeda lagi jika sering melewati jalan yang bergelombang seperti lereng pegunungan, maka motif yang dibutuhkan adalah berbentuk tapak bulat.