Tips & Trik

Ini Fungsi Intake Air Temperature Sensor & Cara Kerjanya

PUBLISHED DATE : 14 Maret 2022

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/19__bengkel_pulogadung_(3).jpg

Mobil keluaran dengan sistem injeksi dilengkapi dengan berbagai jenis sensor. Salah satunya adalah intake air temperature sensor yang bekerja untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam mesin mobil. 

Disebut juga sebagai IATS, pemasangan sensor ini ada yang menjadi satu dengan Mass Air Flow Sensor namun ada juga yang terpisah. Kenali lebih jauh fungsi sampai cara kerja dari komponen ini selanjutnya. 

Apa Itu Intake Air Temperature Sensor dan Fungsinya 

Baca Juga : Jangan Panik, Ini Penyebab Karburator Banjir & Solusinya

Perubahan suhu udara yang ada di throttle body atau sistem intake harus terus dimonitori. Jenis komponen yang bekerja untuk memonitori suhu udara ini disebut dengan intake air temperature sensor. 

Letak dari IATS ada di bagian saluran intake yakni tepat di saluran udara masuk di antara throttle body dan filter udara. Namun ada juga yang diletakan pada bagian belakang filter udara. 

Apapun tempat pemasangannya, IATS adalah komponen yang berfungsi untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke intake manifold. Komponen ini dapat bekerja berkat salah satu bagiannya yang disebut dengan thermistor. 

Baca Juga : Lupa Mengganti Oli Mobil? Risiko Ini yang Harus Anda Tanggung

Thermistor adalah komponen elektronik yang nilai tahanannya dapat berubah-ubah sesuai dengan suhu dan temperatur udara yang ada di sekitarnya. 

Apa saja jenis thermistor darla IATS, cek di halaman berikutnya. 

______________________________________________________________________________________________

Baca Juga : Cara Mudah Deteksi Aki Lemah Pada Motor Injeksi

Jenis thermistor yang terdapat pada intake air temperature sensor ada dua macam. 

Pertama adalah Thermistor PTC atau Positive Temperature Coefisien yakni thermistor yang memiliki nilai tahanan tinggi pada saat suhu di sekitarnya memanas. Tahanan pun akan menjadi rendah ketika suhu di sekitarnya menurun. 

Kedua adalah Thermistor NTC atau Negative Temperature Coefisien. Thermistor yang kedua ini memiliki nilai keterbalikan suhu. Jadi ketika suhu di sekitarnya panas maka tahanan justru akan menjadi rendah. 

Berbeda ketika suhu dingin maka tahanannya yang terjadi adalah semakin meningkat. Kebanyakan IATS mengandalkan jenis thermistor NTC. Thermistor inilah yang akan bekerja IATS untuk melihat perubahan suhu di intake kemudian membandingkan nilai tahanannya. 

Bagaimana Cara Kerja  Intake Air Temperature Sensor

Usai mengenali fungsi intake air temperature sensor, Anda juga harus bagaimana cara kerjanya.  Pertama-tama IATS akan diberikan tegangan atau listrik dari sumber seperti aki dengan besaran 5 volt. 

Tegangan tersebut didapatkan dari Engine Control Module (ECM) kemudian akan dialirkan masuk ke dalam thermistor menggunakan terminal THA. Baru setelah itu dikeluarkan dari thermistor melalui terminal E2 pada ECM. 

Bagaimana ECM akan membaca tegangan dari IATS, cek di halaman berikutnya. 

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya