Tips & Trik

Apa Itu Oli Palsu?

PUBLISHED DATE : 07 Juli 2019

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/106147010_s1.jpg

Beredarnya oli palsu membuat pemilik kendaraan roda empat atau roda dua harus terus waspada. Khususnya bagi Anda yang tidak pernah mengecek kemasan oli dan hanya mempercayakan kepada pihak bengkel. 

Jika Anda pergi ke bengkel resmi, oli yang digunakan dijamin asli. Tapi jika Anda pergi ke lain bengkel belum tentu menggunakan oli yang asli. Oli palsu adalah oli bekas yang dikemas kembali seperti baru. 

Oleh karena itulah kualitas sudah pasti sangat buruk dan berbahaya bagi mesin mobil. Lalu bagaimana cara Anda bisa membedakan mana oli yang asli dan palsu? 

Cara Mudah Membedakan Oli Palsu dengan yang Asli

Baca Juga : Penyebab Rem Mobil Kurang Pakem dan Cara Mengatasinya

Bagi Anda yang berencana untuk membeli oli sendiri tentu akan lebih mudah untuk membedakan manakah oli yang asli. Tapi jika Anda menyerahkannya ke tempat servis cek kembali seperti apa oli yang mereka gunakan. 

Ada beberapa ciri oli palsu yang bisa dikenali untuk tahu mana yang asli. Berikut ini cara mudah untuk membedakannya. 

    1. Dilihat dari tutup botol oli

Hal pertama yang bisa dicek adalah tutup botol oli. Anda harus mengecek bagaimana kondisi tutup botol karena botol bekas dan baru bisa terlihat. Setiap pabrikan oli mobil hanya menciptakan kemasan dengan tutup botol sekali pakai. 

Baca Juga : Ternyata Ini Fungsi Oil Cooler, Jenis & Cara Kerjanya

Jadi jika muncul kerusakan seperti tutup sudah tidak kencang dan ada beberapa bagian yang penyok, maka besar kemungkinan itu adalah oli palsu. Selain itu untuk digunakan sekali saja, pabrikan juga menambahkan seal yang akan mengunci tutup botol oli. 

Coba amati, apakah seal yang terdapat pada tutup botol tersebut sudah hilang? Jika iya maka oli tersebut palsu. 

    2. Label yang tertera pada botol

Masih dengan mengamati kemasan, Anda juga bisa melihat bagian label pada botol. Label pada oli palsu biasanya akan tampak kusam karena menggunakan botol bekas. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki label baru. 

Baca Juga : Ketahui, Ini Komponen Differential dan Fungsinya Pada Mobil

Ada juga yang memanfaatkan label baru dengan menggunakan kertas stiker murah. Tentu saja hasil print label tersebut banyak perbedaan dengan yang asli. Anda bisa melihat dari warnanya dan kualitas kertas label. 

Pada label juga Anda bisa mengamati stiker hologram khusus yang selalu disematkan oleh pabrikan. Oli yang palsu tentu saja tidak memiliki stiker ini. 
 
    3. Bentuk Botol

Anda juga akan mendapati bentuk botol yang jelek pada oli palsu. Karena para penjual yang curang biasanya membersihkan botol oli lama kemudian mengisinya dengan yang palsu. Hal ini tentu sangat mudah dikenali karena pasti banyak bekas goresan atau penyok pada botol. 

Supaya Anda bisa lebih mudah membandingkan dari baru tidaknya botol, kenali seperti apa botol oli yang asli. Sehingga ketika melihat yang palsu Anda bisa langsung membedakannya dengan mudah. 

    4. Nomor produksi pada kemasan

Selanjutnya adalah nomor identifikasi pada kemasan botol. Semua oli selalu memiliki nomor produksi di kemasannya. Sama halnya dengan produk lainnya selalu mencantumkan nomor produksi. 

Nomor produksi ini letaknya ada dua yaitu di bagian tutup botol dan di bagian botolnya. Kedua nomor yang dicantumkan tentu harus ada dan sama. Anda bisa mengecek terlebih dahulu dan membandingkannya. 

Apabila pada tutup botol tidak ada nomor sama sekali atau memiliki nomor yang berbeda maka bisa dipastikan bahwa produk tersebut palsu. 

    5. Bau serta warna dari oli

Pengecekan terakhir adalah dari warna dan juga baunya. Jika dari keempat ciri kemasan di atas ternyata memperlihatkan oli asli, langkah terakhir adalah dengan memeriksa kondisi cairan di dalamnya. 

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya