Tips & Trik

Wahai Biker Ketahui 8 Fungsi Busi Motor dan Cara Kerjanya

https://www.suzuki.co.id/uploads/news/fungsi_busi_motor.jpg

Busi motor merupakan salah satu komponen penting dalam sistem perapian motor. Busi ternyata berasal dari bahasa Belanda yaitu bougie yang memiliki arti suku cadang yang dipasangkan pada mesin pembakaran di ujung elektroda ruang pembakaran. Hak paten untuk busi motor diberikan kepada Nikola Tesla, Richard Simms, Robert Bosch dan Karl Benz yang diklaim menjadi perancang busi pertama kali di dunia.

Motor Anda akan lebih terasa nyaman saat Anda kendarai ketika busi pada motor Anda tidak memiliki masalah. Banyak orang yang belum tahu tentang cara kerja busi, sehingga ketika busi motor mengalami kerusakan banyak juga dari pengendara tersebut tidak langsung melakukan penanganan pada busi motor.

Busi motor memang salah satu komponen yang penting pada motor, jika busi mengalami kerusakan maka akan mengakibatkan sistem perapian tidak akan bekerja secara sempurna. Busi juga memiliki resiko kerusakan yang tinggi, jadi Anda harus selalu merawat kondisi busi agar berfungsi pada semestinya.

Fungsi Busi Motor

Baca Juga : Shock Breaker Amblas, Masih Bisakah Diperbaiki?

cara kerja busi

Busi motor memiliki fungsi untuk mengubah tegangan listrik yang disalurkan oleh koil lalu menjadi percikan api yang akan membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang mesin api di akhir langkah kompresi.  Bagi Anda yang belum terlalu paham dengan fungsi busi motor.

  1. Terminal

    Fungsi busi motor yang pertama adalah terminal. Terminal terbuat dari bahan bahan besi. Komponen ini terletak pada bagian pucuk busi yang busi dengan ignition. Komponen ini terhubung dengan kabel yang bertegangan tinggi yang mengalirkan listrik dari koil.

  2. Insulator

    Baca Juga : Inilah Penyebab Indikator Bensin Motor Tidak Berfungsi

    Saat ini hampir semua busi yang ada dipasaran memakai material keramik sebagai bahan dari insulator. Fungsi dari insulator ini adalah untuk memindahkan panas menuju ke kepala silinder. Bagian ini terbuat dari keramik. Bagian ini berfungsi untuk membuat batang terminal dan elektroda tengah di cangkang besi menjadi terisolasi. Sehingga arus tinggi dari elektroda tidak akan keluar.

  3. Ribs

    Berfungsi untuk mencegah arus listrik jadi merambat keluar komponen mesin yang bisa sebagai massa (negative). Bentuk Ribs menggelombang atau memiliki lekuk yang bisa membuat jarak dari elektroda inti dan ground semakin jauh. Jika jarak semakin jauh maka hambatan inti besi dan ground akan makin besar.

  4. Insulator Tip

    Bagian ini akan mengalami pembakaran pada ruang bakar sehingga membutuhkan material yang tahan temperatur tinggi. Bagian ini juga bagian paling ujung di insulator yang bisa menahan temperature 650 derajat dan menahan tegangan 60.000  volt.

  5. Gasket

    Baca Juga : Fungsi Gearbox Mobil: Cara Kerja dan Ciri Kerusakannya

    Bagian ini berfungsi sebagai penutup agar tidak terjadi kompresi di ruang bakar sehingga tidak mengalir keluar.

  6. Metal Case

    Bagian ini berfungsi sebagai penghantar daya panas sebagai material konduksi yang bisa dikonduksikan ke komponen lain. Lalu, fungsi lainnya adalah sebagai pengunci busi ke silinder head.

  7. Inti Elektroda

    Sebagai inti elektroda, bagian ini berfungsi untuk menyalurkan energi  listrik dan akan terhubung ke terminal. Bagian ini terbuat dari kombinasi tembaga, besi, nikel dan logam-logam lainnya. Tapi tembaga adalah yang paling umum digunakan.

  8. Ground

    Bagian ini terletak di ujung busi motor yang langsung bersentuhan dengan body atau ground motor. Arus listrik akan berpindah ke inti elektroda berkat bagian ini. Selain itu, api koil juga berakhir di bagian ini.

Cara Kerja Busi Motor

fungsi busi

 

Cara kerja busi adalah ketika busi motor terhubung ke tegangan dimana besarnya dari tegangan ini adalah ribuan volt yang dihasilkan dari ignition coil. Tegangan inilah yang nantinya menghasilkan tegangan listrik yang beda tegangan dengan elektroda pada bagian tengah busi dengan bagian samping busi. Terkadang busi tidak bisa bekerja dengan maksimal ketika terjadi "banjir" pada celah isolator busi.

Saat terjadi perbedaan tegangan yang melebihi kekuatan elektrik gas, maka gas akan ikut ber ionisasi sehingga yang pada awalnya bersifat sebagai isolator kini akan berubah menjadi konduktor. Sehingga arus elektron nanti akan mengalir dan juga meningkatkan suhu ada celah percikan busi, suhu inilah yang nantinya mampu mencapai lebih dari 60K.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya