Tips & Trik

Apa Itu Kruk As? Ini Fungsi dan Bagian-Bagiannya

PUBLISHED DATE : 28 September 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/kruk_AS.jpg

Kruk As atau yang disebut poros engkol merupakan salah satu komponen penting yang ada di mesin pembakaran dalam kendaraan. Bagian ini juga biasa disebut dengan crankshaft. Fungsi utamanya yaitu menjadi poros pergerakan setiap piston.

Setiap gerak yang terjadi pada piston nantinya akan diteruskan ke transmisi kendaraan. Begitulah proses mekanik mesin sampai kendaraan bisa berjalan. Di bawah ini adalah informasi seputar poros engkol yang perlu Anda ketahui. 

Pengertian Kruk As

Poros engkol adalah salah satu bagian mesin kendaraan yang bisa mengubah gerak horizontal atau vertikal dari piston sehingga menjadi gerak rotasi (putaran). Kruk as tersebut terpasang di bawah blok silinder mesin. Kegunaan komponen satu ini cukup vital pada mesin kendaraan. 

Baca Juga : Banyak Yang Gak Tau, Ini Fungsi Noken As Motor

Secara keseluruhan letak komponen ini berada di mesin pembakaran bagian dalam. Fungsi utamanya menjadi pusat pergerakan piston. Kebanyakan poros engkol terbuat dari bahan besi cor atau baja agar sanggup menampung momen inersia dari hasil pergerakan naik turun piston. 

Bagian-Bagian Kruk As

Setelah mengenal definisi dari kruk as atau poros engkol atau crankshaft, Anda tentunya juga perlu mengetahui bagian-bagian yang menyusun komponen ini.

Komponen ini dibuat sedemikian rupa agar tidak bergerak bersamaan dengan piston (torak) yang sama-sama berada di dalam silinder mesin.

Baca Juga : Wajib Dicatat! Ini Penyebab Kampas Kopling Motor Cepat Aus

Bagian poros engkol berhubungan langsung dengan batang piston oleh crack pin, serta posisi duduk pada silinder berhubungan langsung dengan crank journal.

Setidaknya ada 5 bagian inti yang penting dalam performa poros engkol dan mesin kendaraan. Berikut daftar bagiannya.

  • Crank Pin

Bagian crank pin adalah bagian poros engkol yang terhubung dengan big end, dimana lubang berukuran besar tersebut langsung terhubung dengan batang piston. Umumnya crank pin terdiri dari bantalan connecting rod bearing atau metal jalan. 

Baca Juga : Mari Mengenal Apa Itu Gir Motor dan Fungsinya

Crank pin atau pena engkol ini termasuk bearing tambahan pada ujung batang penggerak di setiap silinder mesin.

Pada bagian crank pin juga ada lubang-lubang oli sebagai saluran untuk pelumas melumasi bidang gesek yang terhubung. 

  • Crank Journal

Sedangkan crank journal terhubung langsung dengan blok silinder. Bagian ini dipasang pada main bearing atau metal duduk sebagai penopang.

Dengan begitu poros engkol bisa berputar dengan poros journalnya masing-masing. Crank journal memiliki saluran oli serta crank arm pada setiap crank journal

  • Crank Arm / Arm

Bagian lengan poros engkol ini berfungsi untuk menghubungkan crank journal dengan crank pin.

Bagian arm ini langsung dihubungkan dengan roda gila (flywheel). Selanjutnya tenaga yang dihasilkan akan diteruskan ke transmisi mesin kendaraan. 

  • Balancer Weight

Bagian ini berperan dalam menjaga keseimbangan perputaran oleh kruk as saat bekerja. Di setiap ujungnya ada beberapa lubang atau titik balance, sehingga berat masing-masing komponen poros engkol bisa diposisikan dalam keadaan seimbang. 

  • Saluran Oli

Bagian penting yang terakhir adalah saluran atau lubang oli. Lubang oli pada poros engkol berfungsi untuk tempat masuknya pelumas agar mengalir ke semua bagian poros engkol dengan mudah.

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya