Daftar Rest Area Trans Jawa dan Titik-Titik Macetnya
22 Juli 2026
Admin
Bagikan
4. Ruas Semarang – Solo – Ngawi
Ruas ini banyak menjadi pilihan pengendara yang melanjutkan perjalanan ke Solo, Madiun, atau Surabaya. Beberapa rest area yang perlu Anda catat, antara lain:
- Semarang – Solo: KM 429 A/B, KM 456 A/B, dan KM 487 A/B, dengan fasilitas lengkap dan lokasi strategis dekat akses Bawen dan Salatiga.
- Solo – Ngawi: KM 519, KM 538, dan KM 575 (A dan B) yang dikenal luas dan nyaman untuk istirahat panjang.
5. Ruas Ngawi – Kertosono – Surabaya
Menuju ujung timur Trans Jawa, pilihan rest area juga cukup banyak. Antara lain:
- Ngawi – Kertosono: KM 597, KM 626, dan KM 640 yang menyediakan SPBU, tempat makan, dan mushola.
- Surabaya – Mojokerto: KM 725 A/B sebagai rest area utama sebelum masuk area metropolitan Surabaya.
- Surabaya – Gempol dan Gempol – Pasuruan: rest area sekitar KM 753–754 dan KM 792 A/B yang ramai saat liburan ke Malang atau Pasuruan.
Baca juga: Daftar Tarif Tol Surabaya dan Wilayah Jawa Timur
Baca Juga : 5 Hal yang Sering Terlupa saat Perjalanan Balik Mudik
Titik-titik Rawan Macet di Jalur Tol Trans Jawa
Selain rest area, pengendara tol perlu mewaspadai beberapa titik yang sering terjadi kemacetan, terutama saat libur panjang.
Kemacetan biasanya dipicu pertemuan arus kendaraan, penyempitan lajur (bottleneck), dan antrean di gerbang tol atau rest area yang sudah penuh.
1. KM 47–66 Jakarta–Cikampek dan Cikampek Utama
Laporan otoritas transportasi menyebut ruas KM 47–66 Tol Jakarta–Cikampek sebagai salah satu titik paling padat di koridor Trans Jawa.
Penyebabnya adalah pertemuan arus kendaraan dari tol layang MBZ dan jalur bawah, ditambah volume kendaraan dari arah Jakarta dan Bekasi.
Gerbang Tol Cikampek Utama di sekitar KM 70 juga menjadi sumber antrean, terutama saat penyeimbangan transaksi masuk ke jalur timur.
2. Bottleneck di Tol Cipali (KM 72, 87, 89, 152)
Di ruas Cipali, Korlantas Polri mencatat beberapa titik bottleneck akibat penyempitan dari empat lajur menjadi tiga lajur.