Tips & Trik

Bukan Cuma Suara, Ini Perbedaan Knalpot Racing dan Standar

Sebagian orang memilih untuk mengganti knalpot motornya dengan knalpot racing, simak ini perbedaanya dengan knalpot standar.

Banyak pengendara motor yang suka memodifikasi motor mereka, apalagi pada bagian knalpotnya. Sebagian memilih untuk mengganti knalpot motornya menjadi knalpot racing. Knalpot ini dikenal dengan suaranya yang bising dan sering mengganggu orang lain di sekitar.

Selain suaranya yang dianggap berisik, ada juga beberapa perbedaan yang terdapat pada motor dengan knalpot versi standar dan racing. Berikut ini beberapa perbedaan mendasar dari kedua jenis knalpot tersebut.

GSXS__1_

Struktur Knalpot

Perbedaan pertama dan mendasar antara knalpot versi standar dan racing terletak pada struktur dasar knalpotnya. Struktur dasar ini melibatkan ada atau tidaknya tabung yang menjadi penghubung antara mesin dengan bagian header knalpot.

Lebih jelasnya, knalpot versi standar menggunakan tabung sebagai jalur untuk mengalirkan gas sisa pembakaran pada mesin atau disebut dengan partition.

Jumlah partition yang digunakan pada setiap knalpot kendaraan bergantung pada mesin. Komponen ini berfungsi untuk memecah suara agar tidak bising.

Sedangkan knalpot versi racing tidak menggunakan tabung atau partisi sebagaimana pada versi standarnya. Desain knalpot ini menggunakan header berbahan galvanis atau pipa biasa langsung hingga ke belakang tanpa tabung. Hal ini membuat suara knalpot model ini terdengar lebih nyaring.

Selain itu, meski tidak semua, tapi ada beberapa tipe knalpot jenis standar yang dilengkapi dengan komponen bernama glasswool. Komponen ini berupa serabut yang berfungsi untuk membuat suara knalpot lebih halus lagi.

Pada knalpot model racing, komponen glasswool ini dihilangkan. Hal ini jelas disebabkan karena tujuan penggunaan knalpot modifikasi tersebut adalah agar suaranya lebih nyaring ketika motor digas sehingga tidak memerlukan peredam suara apapun.

Ukuran Knalpot

Setiap komponen motor tentunya telah dibuat dengan standar tertentu, menyesuaikan kondisi kemampuan dan kebutuhan motor. Hal ini tidak hanya mengenai bentuk dan kelengkapan komponennya saja, tapi juga berkaitan dengan ukurannya. Begitu pula ukuran pada knalpot jenis standar dan racing.

Pada versi standar, knalpot telah dirancang dan dibuat dengan ukuran standar sesuai kebutuhan motor sehingga dapat berfungsi dengan baik dan nyaman. Ukuran ini dibuat dengan mempertimbangkan kenyamanan dan performa, termasuk meminimalisir gas sisa pembakaran dan suara yang dihasilkan

Akan tetapi, tidak demikian pada knalpot racing. Ukuran knalpot ini akan berpengaruh pada suara dan performanya. Diameter header hingga pipa galvanis atau pipa biasa yang digunakan diukur sedemikian rupa sehingga menghasilkan suara yang enak namun tidak mengurangi performanya.

Bahan Bakar Motor

Kapasitas bahan bakar motor pada knalpot standar tentunya telah melalui perhitungan yang tepat.

Bahan bakar berfungsi pada proses pembakaran ketika mesin motor dinyalakan sehingga motor dapat berjalan. Proses tersebut akan menghasilkan gas sisa pembakaran yang dikeluarkan melalui knalpot.

Sebagian besar orang akan mengira bahwa penggunaan knalpot versi racing akan membuat bahan bakar motor menjadi lebih boros daripada motor dengan knalpot versi standar.

Bentuk knalpot modifikasi yang kadang unik dan suaranya yang bising membuatnya tampak boros bensin. Namun, hal ini tidak benar. Knalpot modifikasi ini sebenarnya dapat membuat kendaraan Anda lebih hemat bahan bakar.

Modifikasi ini dibuat dengan mensetting ulang sistem pengapian. Apabila motor dengan knalpot jenis racing ini digunakan pada kecepatan wajar, bahan bakar yang digunakan dapat menjadi lebih irit.

Sayangnya, banyak pengguna knalpot modifikasi yang ketagihan bermain gas dengan ugal-ugalan atau dalam bahasa Jawa disebut bleyer.

Pemutaran gas secara tiba-tiba akan memicu naiknya pembakaran sehingga membutuhkan bahan bakar lebih. Hal inilah yang membuat motor Anda boros bahan bakar.

Performa Motor

Apabila dilihat sekilas, motor dengan suara bising terlihat tidak nyaman dikendarai. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Pemilihan desain dan pemasangan knalpot modifikasi yang tepat dan cocok dengan motor justru dapat membuatnya lebih nyaman.

Pemilihan knalpot modifikasi yang tepat berpengaruh pada performa sehingga motor dengan knalpot jenis racing memiliki performa yang lebih baik daripada motor dengan knalpot standar. Performa motor, utamanya pada bagian atas dirasa lebih baik karena tenaga yang otomatis terdongkrak.

Pada motor dengan knalpot model standar, sisa gas buang banyak disaring sehingga menimbulkan tekanan balik pada mesin dari dalam knalpot. Tekanan balik ini berpengaruh pada performa mesin motor yang menjadi kurang maksimal.

Ini berbeda dengan pengguna knalpot model racing. Motor dengan jenis knalpot ini tidak memiliki penyaring gas sisa pembakaran. Gas tersebut dibuang begitu saja sehingga tidak menimbulkan tekanan balik pada mesin. Hal ini membuat performa mesin motor dengan knalpot jenis ini dirasa lebih baik.

Respon Penggunaan Knalpot

Dilihat dari segi penggunaan kendaraan apapun, respon terhadap motor yang memiliki knalpot versi standar dan racing jelas berbeda. Perbedaan respon ini akan dirasakan baik oleh pengguna kendaraan lain maupun pengguna motor dengan knalpot modifikasi tersebut.

Karena suaranya yang bising, biasanya orang lain akan merasa terganggu. Akan tetapi, ada pula hal positif yang didapat dari suara bising ini. Stigma tentang pengendara motor ini membuat pengendara lain akan menjadi waspada ketika mendengar suara knalpot Anda. Hal ini sangat membantu pada saat darurat.

Selain itu, pengguna motor dengan knalpot racing sendiri juga akan mendengar kebisingan yang dihasilkan knalpot tersebut. Hal ini membuat Anda harus berteriak lebih keras ketika ingin berbicara dengan penumpang atau pengendara lain.

Efek positif bagi penggunaan motor berknalpot racing adalah modifikasi tersebut merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Pengendara motor umumnya akan ini merasa bahwa kendaraannya stylish, keren, dan dapat menunjang penampilan sehingga menambah rasa percaya diri.

Resiko Pencemaran Udara

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa asap kendaraan merupakan salah satu penyebab polusi udara. Asap ini dihasilkan dari gas sisa pembakaran pada mesin kendaraan. Gas ini tidak dapat dihindari, tapi dapat dinetralisir dengan komponen pada knalpot.

Pada versi standarnya, knalpot motor keluaran baru telah dilengkapi dengan penetralisir gas buang mesin atau disebut dengan katalitik konverter. Komponen ini membuat knalpot versi standar lebih ramah lingkungan dengan tidak menimbulkan banyak polusi udara.

Sedangkan pada versi modifikasi, knalpot tidak dilengkapi dengan komponen katalitik konverter. Hal ini membuat gas buang yang mengandung racun tidak tersaring dan ternetralisir. Dampaknya adalah pencemaran udara akibat gas beracun dari mesin motor.

Harga

Apabila dilihat dari segi harga, tentu harga knalpot original standar pabrik harganya berbeda dengan knalpot model racing. Knalpot original yang merupakan standar pabrik memiliki harga standar yang kisarannya hampir sama, jika kualitas yang sama.

Sedangkan pada knalpot racing, harga sangat menentukan kualitas knalpot. Knalpot yang aman digunakan untuk mesin motor biasanya memiliki harga yang sangat mahal. Sebaliknya, knalpot murah biasanya berkualitas rendah serta berdampak buruk pada komponen mesin kendaraan Anda.

Knalpot modifikasi versi racing ini memang menarik. Namun demikian, para pemilik kendaraan tetap disarankan untuk menggunakan knalpot versi standar, guna mematuhi aturan lalu lintas.

Berita Lainnya