Tips & Trik

Ternyata Ini Fungsi Air Radiator Motor yang Kita Harus Tahu

PUBLISHED DATE : 28 September 2020

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/harga_air_radiator_motor.jpg

Air radiator motor menjadi salah satu bagian penting yang keberadaannya cukup esensial dalam sepeda motor. Tidak hanya mobil saja, kini kendaraan roda dua ini juga dibekali pendingin mesin sendiri agar tidak mengalami kondisi overheat yang bisa memperburuk kondisi motor.

Kondisi motor yang sering mengalami overheat akan berdampak buruk bagi kesehatan motor itu sendiri. Demi menghindari hal ini, Anda membutuhkan komponen air radiator untuk mendinginkannya. Untuk lebih jelasnya, berikut pembahasan lengkap seputar radiator motor yang perlu Anda ketahui.

Bagian-bagian Radiator Motor

Baca Juga : Apa Itu Sunmori dan Istilah Para Rider Lainnya

Radiator motor dibagi menjadi tiga bagian yang berbeda yakni upper tank, lower tank, dan core radiator. Ketiga memiliki fungsi dan tempat yang berbeda-beda. Berikut penjelasan lengkapnya.

  1. Upper Tank

    Upper tank merupakan komponen yang terbuat dari kuningan dan plastik komposit. Penempatannya terdapat pada bagian atas air radiator motor. Fungsi khususnya adalah untuk transit air panas yang mulanya berasal dari blok mesin ke bagian selanjutnya.

  2. Lower Tank

    Berlanjut pada bagian yang paling bawah dari radiator dan seringkali disebut sebagai lower tank. Komponennya terdiri dari bahan yang sama dengan upper tank yakni dari plastik komposit dan kuningan.

    Baca Juga : Benarkah Nyalakan Lampu Motor Siang Hari Bikin Aki Cepat Soak?

    Fungsi dari lower tank adalah menampung air yang tadinya sudah melalui proses pendinginan dari core radiator. Sedangkan fungsi keduanya adalah sebagai tempat transit air yang masuk ke dalam area blok mesin.

    fungsi_radiator

  3. Core Radiator

    Bagian terakhir dari radiator motor adalah sarang atau core radiator. Bagian ini terbuat dari tembaga dan alumunium. Keberadaannya sangat penting dalam proses pendinginan yang terjadi di motor.

    Terdiri dari susunan pipa pipih yang sudah dirangkai dengan menggunakan plat tipis. Fungsi utama dari bagian ini adalah memecahkan volume air menjadi lebih kecil lagi agar bisa melewati pipa pipih tersebut.

    Baca Juga : Perlukah Rutin Melakukan Pembilasan Oli Motor?

    Hal ini bertujuan agar air yang masuk dapat lebih cepat dingin pada saat terkena angin yang berasal dari kipas pendingin.

Fakta Menarik Seputar Air Radiator

Sebelum masuk pada pembahasan fungsi radiator, ada baiknya Anda mengetahui fakta-fakta menarik seputar bagian pendingin motor ini. Berikut daftar fakta menariknya yang wajib Anda ketahui.

  1. Bisakah Air Pendingin Digantikan oleh Air Mineral?

    Beberapa pengendara motor beranggapan bahwa air mineral bisa menggantikan peran dan posisi air pendingin untuk membuat mesin motor menjadi lebih dingin. Anggapan lain yang juga sempat terdengar adalah air mineral dapat menggantikan air pendingin dan membuat radiator menjadi lebih tahan karat.

    Faktanya, hal ini sangat tidak disarankan. Air mineral memiliki kandungan garam yang notabene dapat menyebabkan karat pada bagian radiator motor. Bagian yang memiliki potensi besar mengalaminya adalah bagian sirip dan kisi radiator.

    Karat yang ada pada radiator membuat sirkulasi pendinginan menjadi lebih lambat dan tersumbat. Alhasil, motor akan sering mengalami overheat parah. Namun penggunaan air mineral disarankan bagi Anda yang menggunakan motor untuk balapan.

  2. Warna Asli Air Radiator

    Masih banyak yang belum mengetahui dengan benar seperti apa warna asli dari air radiator motor ini. Pada dasarnya, warna pada air radiator tidak memiliki pengaruh pada kualitasnya. Hal ini dikarenakan warna hanyalah simbol yang digunakan oleh produsen dari produk tersebut.

    Baik yang berwarna hijau maupun merah, sebaiknya pilih air radiator yang memiliki kandungan Ethylene Glycol tinggi. Bahan inilah yang memiliki pengaruh tinggi pada titik didihnya. Semakin tinggi titik didih dan kemampuan anti karatnya, maka performa dari air radiator tersebut juga semakin tinggi
  3. Bisakah Air Radiator Mobil Digunakan pada Motor?

    Pertanyaan satu ini cukup sering menghadirkan tanda tanya bagi para pengguna motor. Faktanya, air radiator untuk mobil bisa digunakan pada motor juga. Bukan hanya lebih manjur, air radiator mobil yang digunakan pada motor juga dinilai lebih murah dari segi harga
  4. Tetesan Air AC Efektif untuk Air Radiator?

    Sama-sama berperan sebagai pendingin, benarkah tetesan air AC juga efektif saat digunakan pada air radiator? Kebanyakan beranggapan bahwa hal ini lumrah terjadi pada motor balap. Padahal, hal ini dinilai kurang bagus untuk diterapkan baik pada motor biasa maupun balap.

    Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya