Apa Itu Kruk As (Crankshaft) ? Ini Fungsi dan Bagian-Bagiannya
15 Juni 2026
Admin
Bagikan
Crankshaft (kruk as) dikenal juga sebagai poros engkol yang merupakan komponen penting dalam sistem pembakaran kendaraan. Komponen ini bertugas untuk mengubah gerak piston menjadi putaran poros.
Kruk as terdiri dari bagian-bagian yang memiliki fungsi dan cara kerjanya sendiri. Bagaimana cara kerja dari kruk as dan ketahui gejala kerusakan agar Anda dapat mengantisipasinya.
Artikel kali ini akan menjelaskan secara detail terkait komponen kruk as pada mobil. Simak untuk informasi lebih jelasnya.
Definisi Crankshaft (Kruk As)
Memahami kruk as atau poros engkol dapat dimengerti dari pengertiannya. Kruk as merupakan elemen utama pada mobil yang termasuk ke dalam sistem pembakaran internal mesin.
Letak kruk as berada pada bagian bawa blok mesin dan fungsi utamanya adalah sebagai penggerak roda mobil. Sehingga, apabila kruk as bekerja dengan baik, maka Anda dapat mengemudi dengan lancar.
Untuk mengoptimalkan kinerjanya, kruk as harus memiliki kekuatan dan ketahanan tinggi. Mengapa? Hal ini dikarenakan komponen ini terus-menerus menerima gaya putar dan tekanan, terutama saat mesin hidup.
Mengingat fungsi dan kinerjanya cukup berat, kruk as terbuat dari bahan baja atau besi cor yang kokoh. Meskipun terbuat dari besi yang kokoh, perawatan berkala sangat penting agar dapat menjaga kinerja yang optimal dalam jangka panjang.
Fungsi Utama Komponen Crankshaft
Secara garis besar, fungsi utama kruk as/poros engkol adalah mengubah gerakan naik turun piston menjadi daya gerak rotasi (putaran). Semua aktivitas ini terjadi pada ruang pembakaran mesin mobil.
Sedangkan fungsi lebih lengkap lain dari crankshaft atau kruk as adalah sebagai berikut:
1. Penyeimbang Mesin Mobil
Kruk as memiliki penyeimbang (counterweight) yang memiliki fungsi menjadi peredam getaran saat piston bergerak di berbagai silinder mesin. Itulah mengapa berkat fungsi counterweight ini, mesin mobil jadi lebih seimbang dan mulus.
2. Distributor Tenaga ke Transmisi
Saat setelah gerakan mesin telah berubah menjadi berputar/rotasi, kruk as akan segera berfungsi sebagai distributor energi tenaga ke dalam sistem transmisi.
Lalu, transmisi akan bertugas mengatur besaran tenaga yang diperlukan oleh roda mobil Anda. Sehingga, tanpa adanya crankshaft atau kruk as, mobil tidak akan bisa bergerak maju atau mundur.
3. Wadah Tumpuan Batang Piston
Fungsi kruk as berikutnya adalah sebagai wadah tumpuan batang piston (connecting rod). Komponen kruk as akan menampung gaya dari piston dan mengarahkannya ke gerakan rotasi.
4. Penyalur Oli Seluruh Bagian Mesin
Crankshaft tidak hanya mengurus gerakan dari piston, fungsi lainnya adalah menyalurkan oli ke seluruh bagian mesin. Hal ini dilakukan lewat sistem pelumasan. Sehingga nantinya semua mesin mobil terlumasi dengan baik dan bergerak sesuai fungsinya masing-masing.
Bagian-Bagian Crankshaft
Untuk dapat bekerja dengan baik, kruk as juga didukung oleh beberapa bagian atau komponen spesifik. Terdapat 5 bagian kruk as yang dapat Anda ketahui. Berikut ini penjelasannya:
1. Crank Pin
Bagian poros utama yang berguna sebagai penopang dan menahan kruk as agar tetap berada pada blok mesin. Crank pin juga yang memastikan agar kruk as berotasi dengan lancar di dalam bantalan utama mesin.
2. Crank Journal
Crank journal merupakan bagian dari kruk as yang terhubung langsung dengan blok silinder. Komponen ini dilengkapi bearing utama yang berfungsi menopang dan menjaga kestabilan putaran kruk as di dalam blok silinder.
3. Crank Arm
Crank arm merupakan bagian crankshaft yang menghubungkan crank pin dengan crank journal. Komponen ini bekerja bersama flywheel yang berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke sistem transmisi.
4. Balance Weight atau Counter Weight
Untuk menggerakan flywheel, dibutuhkan bagian penunjang yang bernama balance weight atau counter weight. Bagian pada kruk as inilah yang menentukan gerakan roda mobil Anda berputar sempurna.
5. Oil Hole
Di dalam kruk as terdapat lubang kecil yang disebut dengan saluran oli atau oil hole. Fungsinya adalah mengalirkan oli ke seluruh bagian poros engkel agar mencapai proses pelumasan yang maksimal.
Cara Kerja Crankshaft
.webp)
Memahami cara kerja kruk as dimulai saat mesin mobil mengalami proses pembakaran di ruang pembakaran. Hasil dari proses tersebut akan bergerak melalui batang piston dan piston mulai bergerak naik dan turun.
Dengan adanya gerakan kruk as, maka gerakan piston naik-turun tersebut akan berubah menjadi gerakan rotasi. Lalu, selanjutnya bagian flywheel akan bergerak dengan dibantu oleh small end yang berbentuk lubang kecil.
Jadi, dapat dipahami bahwa kruk as bekerja mengubah gerakan naik-turun pisto menjadi gerakan rotasi dan membuat mobil bergerak sesuai dengan keinginan pengemudi.
Ciri-Ciri Kerusakan Crankshaft
Komponen kruk as pada mobil bersifat krusial dan bekerja sangat keras, terutama saat Anda mulai mengendarai mobil. Karena beban dan tekanan yang cukup tinggi, komponen satu ini rentan mengalami kerusakan, apalagi jika tidak dirawat dengan baik.
Untuk mengantisipasi kerusakan crankshaft yang lebih parah, lebih baik Anda pahami ciri-ciri kerusakan awal pada komponen tersebut. Berikut penjelasannya:
1. Muncul Suara Ketukan Pada Mesin
Gejala kerusakan kruk as yang perlu diwaspadai adalah kemunculan suara ketukan (knocking sound). Umumnya, suara ini muncul saat mobil sedang melakukan akselerasi.
Jika suara ketukan muncul di bagian mesin, bisa jadi karena adanya celah antara kruk as dan bantalan yang sudah rusak atau aus.
2. Muncul Getaran yang Tidak Normal
Baca Juga : Mengenal Penyebab Mobil Overheat yang Harus Segera Diatasi
Crankshaft yang mengalami kerusakan dapat ditandai dengan kemunculan getaran yang tidak seperti biasanya. Hal ini dapat dikarenakan poros engkol yang rusak sehingga tidak mampu meredam getaran mesin yang sedang bekerja.
Anda harus bisa mengantisipasi gejala kerusakan ini sebelum bertambah parah dan mengganggu kenyamanan dalam berkendara.
3. Kebocoran Oli di Area Seal Crankshaft
Kerusakan kruk as dapat ditandai dengan munculnya kebocoran oli pada area seal crankshaft. Anda dapat mengeceknya pada bagian depan atau belakang mesin mobil tempat di mana letak kruk as berada.
4. Laju Mobil Tidak Stabil
Tanda kruk as mengalami kerusakan berikutnya adalah laju mobil yang menjadi tidak stabil. Terutama saat Anda berkendara dalam kecepatan yang tinggi.
Penyebabnya adalah gangguan mesin di bagian dalam dikarenakan posisi dan kinerja kruk as yang tidak optimal. Jika hal ini terjadi, Anda wajib segera mengecek kondisi kendaraan di bengkel sebelum kerusakan lebih parah mengganggu keamanan berkendara.
5. Performa Mesin Menurun Drastis
Terakhir, kerusakan crankshaft dapat ditandai dengan performa mesin yang menurun drastis secara keseluruhan. Akselerasi mobil yang melambat dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros merupakan sebagian kecil gejala yang tak boleh diabaikan.
Karena perannya yang krusial untuk mewujudkan akselerasi mobil yang mulus, komponen kruk as wajib dalam kondisi optimal. Jika Anda mengalami ciri-ciri kerusakan seperti yang telah disebutkan di atas, segera bawa mobil Anda ke bengkel resmi.
Sebagai rekomendasi, kunjungi bengkel Suzuki agar Anda mendapatkan perawatan dan perbaikan kendaraan terbaik dan profesional.
Booking jadwal servis sekarang juga untuk mendapatkan perawatan terbaik untuk komponen crankshaft dan komponen penting mobil Anda lainnya!