Tips & Trik

Mengenal Penyebab Mobil Overheat yang Harus Segera Diatasi

PUBLISHED DATE : 08 Desember 2018

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/mesin_mobil_panas1.jpg

Pengemudi kendaraan roda empat bukan hanya dituntut untuk bisa mengoperasikan, tetapi juga harus tahu apa saja kerusakan yang bisa terjadi pada mobil. Salah satu hal yang sering terjadi adalah overheat. 

Pengertian dari overheat adalah suhu mesin yang mengalami kenaikan di atas rata-rata. Seringkali pengemudi panik ketika mobil mengalami overheat. Sebenarnya apa penyebab mobil overheat dan bagaimana cara mengatasinya? 

Saat mesin mobil overheat Anda juga tidak perlu panik mengatasinya. Kenali apa saja yang membuat mesin bisa overheat dengan melakukan pengecekan. Berikut ini  beberapa hal yang bisa jadi sumber penyebabnya. 

    1. Rusaknya Kipas Radiator

Baca Juga : Tanda-tanda Ban Mobil Sudah Waktunya untuk Diganti

Kerusakan pertama yang paling sering terjadi adalah kerusakan pada sistem radiator atau pendingin mesin khususnya kipas. Kipas ini memiliki fungsi untuk menyerap udara dingin dari luar sehingga suhu mesin menjadi lebih rendah saat bekerja. 

Ketika kipas radiator rusak, maka suhu panas akan terperangkap dan overheat bisa terjadi kapan saja. Kipas ini bisa rusak karena mobil tidak pernah diservis atau bisa juga karena pemasangan yang kurang tepat.

Anda bisa mengecek sumber panas apakah memang berasal dari sistem kipas radiator yang mengalami kerusakan atau tidak mati saat mesin bekerja.  

    2. Rusaknya Tutup Radiator 

Baca Juga : Fungsi Thermostat : Cara Kerja dan Perawatannya

Penyebab kedua juga bisa dikarenakan tutup radiator tidak dipasang dengan kencang. Pada beberapa kasus tutup radiator ini sudah tidak bisa digunakan dengan benar. 

Padahal tutup ini memiliki fungsi sangat penting supaya akses keluar cairan coolant ketika terjadi tekanan tinggi akibat panas mesin. Oleh karena itu ketika Anda membuka kap mesin coba cek apakah tutup radiator bekerja dengan baik. 

    3. Kebocoran pada Radiator

Selain bagian tutup dan kipas, Anda juga perlu mengecek dari sistem atau saluran coolant yang mengelilingi mesin. Kebocoran seringkali terjadi pada saluran ini yang membuat coolant tidak bekerja menyerap panas. 

Baca Juga : Gaya Berkendara Pengaruhi Umur Busi, Benarkah?

Kerusakan tersebut paling sering disebabkan oleh korosi akibat oksigen dan air bertemu dengan logam sehingga terjadi korosi. Karena kebocoran inilah cairan coolant akan terbuang dan tidak bisa mendinginkan mesin dalam waktu lebih cepat. 

Overheat tentu saja terjadi karena tidak ada coolant yang menyerap panas yang dikeluarkan oleh mesin. 

    4. Thermostat yang Rusak 

Setiap mesin mobil dilengkapi dengan thermostat yang merupakan alat untuk mengukur suhu mesin yang berhubungan dengan sistem radiator. Alat ini juga berfungsi untuk mengatur air agar berada dalam radiator saat mesin mobil mengalami panas. 

Apabila thermostat sudah tidak berfungsi, maka keluarnya cairan coolant ke setiap saluran akan terhambat. Akibatnya overheat pada mesin mobil tidak bisa dihindari lagi. 

    5. Penggunaan Oli Palsu

Apakah Anda sering menggunakan oli dengan harga murah? Hati-hati karena oli yang Anda beli bisa saja palsu. Apalagi jika tidak jelas merk yang digunakan. Mesin akan mengalami gesekan selama penggunaan. 

Oleh karena itu jika menggunakan oli palsu, maka panas yang ditimbulkan akibat gesekan lebih tinggi. Bahkan dampak buruknya dari dalam kap mesin akan muncul asap putih. 

    6. Penggunaan Bahan Bakar yang Tidak Sesuai

Penyebab mesin overheating juga bisa dikarenakan oleh penggunaan BBM yang oktannya tidak sesuai atau lebih rendah. Bahan bakar dengan oktan rendah akan menimbulkan knocking pada mesin. 

Apabila Anda mengabaikannya, maka overheat pada mesin bisa terjadi lebih cepat. Lebih baik untuk mengenali apa jenis BBM yang sebaiknya digunakan untuk mobil Anda. Tanyakan kepada teknisi jenis apa yang sebaiknya digunakan dan jangan hanya karena murah Anda menggunakannya. 

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya