Apa Fungsi Sistem Bahan Bakar? Ketahui Ini Komponennya
23 Februari 2025
Admin
Bagikan
Banyak orang yang belum mengetahui bahwa ada komponen ini dalam sistem pada bahan bakar. Hal ini disebabkan orang-orang tersebut beranggapan bahwa bahan bakar yang masuk ke karburator akan tetap berada di sana.
Padahal bila tidak digunakan, bahan bakar akan dikembalikan lagi dari karburator menuju tangki. Proses pengembalian ini akan melalui suatu pipa yang dinamakan pipa pengembali bahan bakar.
8. Regulator
Komponen lain yang tak kalah penting adalah regulator. Fungsinya adalah untuk mengatur serta memantau tekanan dalam rail bahan bakar. Lalu, mengapa komponen ini begitu penting?
Jadi, adanya komponen ini bisa membuat bahan bakar tersuplai dengan tepat dan konsisten ke injektor mesin sesuai kebutuhan.
Jika terlalu rendah, maka mesin akan kekurangan bahan bakar hingga menyebabkan performa kendaraan menurun. Namun bila terlalu tinggi, bahan bakar akan lebih cepat habis sehingga menyebabkan keborosan.
Cara Kerja Sistem Bahan Bakar
Secara umum, ada dua jenis sistem yang mengatur bahan bakar pada kendaraan, yaitu konvensional dan injeksi. Inilah cara kerja kedua sistem tersebut:
1. Sistem Konvensional
Saat mesin berada dalam kondisi start, sistem konvensional akan mulai bekerja. Pada saat itu, pompa akan mulai menyerap bahan bakar dalam tangki untuk disalurkan ke bagian filter.
Di bagian ini, bahan bakar akan disaring agar terpisah dari kotoran dan air agar proses pembakaran menjadi lebih jernih dan bersih.
Setelah itu, akan mengalir menuju karburator dan dilanjutkan ke ruang pelampung. Di samping itu, udara akan masuk melalui filter dan berjalan bersama bahan bakar.
Baca Juga : Penyebab Rem Mobil Kurang Pakem dan Cara Mengatasinya
Selanjutnya, proses hisap akan terjadi dibarengi derasnya aliran udara yang membuat bahan bakar terdorong.
Sebelum masuk ke ruang pembakaran, bahan bakar dan udara telah tercampur terlebih dahulu. Dengan demikian, proses pembakaran bisa berjalan secara maksimal.
2. Sistem Injeksi
Banyak kendaraan keluaran terbaru yang menggunakan sistem injeksi. Sistem ini berbeda dengan konvensional karena menggunakan cara elektronik.
Dengan cara ini, bahan bakar akan diubah menjadi aliran listrik. Aliran listrik tersebut berbentuk kabut yang akan diproses dengan volume sesuai kapasitas. Pengatur sistem ini adalah ECU.
Jadi, proses kerja sistem ini berawal dari pompa yang akan bekerja sebentar dengan menekan selang. Kerja pompa tersebut terjadi saat kunci kendaraan dihidupkan.
Lalu saat kendaraan kendaraan mulai di-starter, pompa akan bekerja lagi. Di sisi lain, injektor akan mulai menyemprotkan bahan bakar.
Karena sistem ini bekerja dengan cara elektronik, maka kinerja aki sangat dibutuhkan. Itulah mengapa para pemilik kendaraan dengan sistem injeksi harus mengecek kondisinya agar proses pembakaran bahan bakar tetap bisa terjaga.
Dari ulasan di atas, dapat diketahui bahwa sistem bahan bakar begitu penting, baik yang berjenis konvensional maupun injeksi. Tanpa adanya sistem ini, maka kendaraan tidak bisa dioperasikan dan digunakan dengan semestinya.
Bila Anda masih penasaran dengan informasi lain mengenai dunia otomotif, silakan kunjungi laman ini. Artikel otomotif akan berguna bila Anda ingin menambah kendaraan baru dengan teknologi tercanggih dan model keren seperti milik Suzuki.
Jika suatu saat mengalami masalah, segera bawa ke bengkel resmi Suzuki untuk diservis dan jika membutuhkan penggantian sparepart, di sana juga tersedia. Bagi yang bingung dimana lokasi bengkel terdekat di kota Anda, cek melalui daftar situs dealer lokal berikut.
- Sejahtera Sumberbaru Trada di Jakarta Timur -suzukidealerkalimalang.id