Tips & Trik

9 Komponen Rem Tromol Sepeda Motor dan Fungsinya

PUBLISHED DATE : 17 Juni 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/rem_tromol.jpg

Bus, truk, dan kendaraan besar lainnya tidak memerlukan penggantian sepatu rem. Penggantian kampas rem hanya melalui proses pengelingan saja.

 

  • Brake Cam Lever

 

Saat tuas rem Anda tekan, brake cam lever akan menggerakkan sepatu rem sehingga tromol rem ikut tertekan. Tuas rem yang satu ini akan bekerja melalui brake cam di mana bagian ujungnya saling terhubung.

  • Brake Cam

Brake cam pada rem tromol memiliki fungsi sebagai penekan sepatu rem ketika tuas penggerak melakukan pekerjaannya. Bagian rem tromol yang satu ini letaknya di bagian ujung brake cam lever.

  • Return Spring

Bagian dari komponen rem tromol sepeda motor selanjutnya adalah return spring. Tugas dari komponen tersebut adalah mengembalikan posisi brake shoe setelah pengereman terjadi. Letaknya berada di antara kedua sepatu rem dalam sistem rem tromol.

Ketika pengereman selesai, pegas akan melakukan penarikan pada sepatu rem agar kembali merenggang. Dengan demikian roda kendaraan akan dapat berputar kembali. Pada sistem pengereman, return spring ada dua macam.

Pertama, namanya Uper Spring. Bagian tersebut berfungsi untuk mengembalikan sepatu rem ke tempat asalnya. Pegas tersebut terletak di bagian bawah roda silinder. Bagian return spring yang kedua adalah lower spring. Tugasnya untuk menekan sepatu agar dapat menekan adjusternya.

  • Tuas Penghubung

Tuas penghubung merupakan salah satu komponen pada rem tromol yang berada di luar sistem. Bentuknya seperti batangan besi yang terhubung antara tuas penggerak dengan pedal rem. Tuas yang satu ini biasanya terdapat pada sistem pengereman yang menggunakan pedal injak.

Berbeda dengan motor matic yang mana tuas remnya berada di bagian setir. Tuas rem dan batang penggeraknya biasanya dihubungkan dengan kawat kabel. Pada bagian ujung tuas penggerak umumnya dilengkapi oleh adjusting screw. Gunanya untuk menyesuaikan ketinggian rem.

  • Anchor Pin

Komponen pada rem tromol juga memiliki anchor pin yang fungsinya adalah untuk center sepatu rem. Letak dari komponen yang satu ini di bagian pangkal brake shoe. Anchor pin akan berusaha menjaga sepatu rem agar gerakan membuka menutupnya dapat berjalan lancar.

 

  • Tuas / Pedal Rem

 

Pada rem tromol memerlukan sebuah tuas yang digunakan untuk melakukan pengereman. Pedal rem ada dua macam, pedal injak pada motor bebek dan pedal rem yang terdapat pada motor matic.

Cara Kerja Rem Tromol

Setelah mengetahui apa saja komponen rem tromol, tak lengkap rasanya kalau tidak mengetahui pula bagaimana cara kerjanya. Cara kerja rem tromol tentu menjadi salah satu hal yang menarik untuk diketahui lebih lanjut bagi sebagian pemilik kendaraan.

Hal tersebut tidak lain agar ketika rem tromol mengalami masalah, maka dapat diperbaiki sendiri dan tidak perlu membawanya ke bengkel. 

Rem tromol pada dasarnya akan bekerja ketika terjadi gesekan yang kemudian akan mengubah roda yang tadinya berputar perlahan akan mengurangi lajunya. Dengan demikian, roda kendaraan akan berhenti. 

Hal tersebut juga akan diimbangi dengan meningkatnya suhu pada rem tromol karena terjadinya gesekan. Kampas pada rem tromol jumlahnya ada dua dan berada di bagian luar. Sedangkan di bagian dalam merupakan tromol remnya.

Rem tromol ini bergerak saling menjauhi. Maka dari itu, ketika rem ditekan, dua buah kampas akan bergerak ke luar. Gerakan yang terjadi tersebut membuat kampas menekan permukaan tromol rem. Gesekan pun terjadi hingga akhirnya roda kendaraan akan berhenti.

Nah, jika suatu saat Anda menemukan kerusakan pada salah satu komponen rem tromol, silahkan bawa motor ke bengkel resmi milik Suzuki terdekat. Apabila nanti komponen harus diganti, silahkan minta untuk menggantinya dengan sparepart yang asli supaya lebih awet dan aman digunakan.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya