Tips & Trik

9 Cara Merawat Motor Bebek agar Performanya Terjamin

PUBLISHED DATE : 20 September 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/27__suzuki_smash_(2).jpg

Sama seperti aki, busi memiliki usia pakai dua tahun ke atas, jika sudah melampaui usia tersebut biasanya akan sering muncul masalah. Ciri busi yang sudah tidak bisa digunakan lagi biasanya adalah warna berubah menghitam yang membuat bensin lebih boros. 

Busi yang kualitasnya masih bagus biasanya berwarna kecoklatan atau merah bata pada bagian elektrodanya. Oleh karena itu ketika terjadi kemacetan pada motor biasanya yang dicek adalah bagian busi terlebih dahulu. 

  • Perawatan Filter Karburator 

Bagi motor bebek yang masih menggunakan sistem karburator, Anda perlu menambahkan perawatan dari filter karburatornya. Filter ini berfungsi untuk sistem pengabutan ketika bahan bakar masuk ke dalam silinder di mesin motor. 

Filter harus terjaga kebersihannya agar dapat menyaring kotoran yang terbawa oleh bahan bakar. Jika filter udara ini tidak berfungsi maka ada dua hal yang bisa terjadi. Pertama penggunaan bensin justru menjadi lebih boros. 

Kedua suplai bensin pada silinder mesin justru berkurang atau terhambat. Cara merawat motor bebek pada bagian filter karburator ini cukup mudah. Yaitu menggunakan semprotan angin saja sehingga kotoran yang menempel dapat menghilang. 

  • Mengganti Filter Oli 

Hampir sama dengan filter karburator, Anda juga wajib merawat filter oli. Biasanya dilakukan pada saat servis rutin. Filter oli berfungsi untuk menyaring oli agar dapat bekerja melumasi seluruh bagian motor secara sempurna. 

Pada saat mesin bergesekan biasanya akan muncul gram hasil dari gesekan antar logam. Ditambah lagi ada juga kotoran dari luar yang mungkin saja masuk karena motor sering melalui area genangan air. 

Jika filter oli sudah kotor maka penyaringan kotoran akan semakin menurun. Kualitas oli yang digunakan pun tidak akan terjamin. Oli bisa saja menjadi lebih encer dan kotoran yang masuk dapat merusak mesin. 

Pastikan Anda menyesuaikan jadwal penggantian filter oli dengan tepat dan jangan sampai terlambat. 

  • Membersihkan dan Melumasi Rantai

Cara merawat motor bebek selanjutnya adalah dengan memperhatikan komponen rantak yang berfungsi untuk menggerakan roda. Tanpa kondisi rantai yang prima maka putaran roda belakang dan depan akan terpengaruh. 

Rantai berbeda dengan CVT belt pada motor matik karena perlu perawatan rutin dengan membersihkan dan memberikan pelumas. Kondisi rantai juga bisa saja kendur sehingga perlu disetel ulang. 

Jangan sampai menunggu rantai mengalami kerusakan, karena jika sudah rusak apalagi putus maka Anda harus menggantinya dengan yang baru. Rantai motor juga memiliki masa pakai, biasanya perlu diganti 5 tahun sekali ketika motor sering digunakan. 

  • Mengecek Kondisi Rem Cakram

Komponen pengereman pada motor adalah keamanan yang juga wajib diperhatikan dan dirawat. Rem cakram pada bagian depan lebih sering digunakan dibandingkan rem tromol pada ban belakang. 

Oleh karena itulah kampas rem harus sering dicek apakah masih bisa digunakan atau tidak. Kampas rem cakram akan lebih cepat habis dan harus diganti jika sudah tidak berfungsi lagi. Karena dampaknya adalah pada keselamatan Anda. 

  • Mengisi Angin Ban Motor 

Kondisi ban motor tidak jauh berbeda dari rantai, angin pada ban dapat berkurang dengan cepat, khususnya pada kondisi cuaca dingin. Terutama jika Anda jarang menggunakan motor, angin pada ban harus terus di cek dan diisi. 

Pastikan bahwa tekanan angin pada ban ada di ukuran yang tepat yaitu 26 psi. Ban yang terisi dengan angin yang pas membuat Anda lebih nyaman berkendara dan tidak mudah bocor. 

Selain mengisi angin, Anda juga harus mengganti ban sebelum terlalu gundul. Ban yang sudah halus akan sangat licin ketika motor dikendarai dan bisa menimbulkan kecelakaan. 

Inilah cara merawat motor bebek yang harus Anda ikuti jika ingin kendaraan memiliki performa yang prima dan lebih tahan lama. 





Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya