Waspada, Ini Efek Telat Ganti Oli Mobil
08 Februari 2022
Admin
Bagikan
Kualitas oli mesin pada mobil yang tidak digunakan sampai tiga bulan lebih juga akan menurun. Oli yang tadinya bening akan berubah menjadi kehitaman. Jadi walaupun mobil didiamkan saja dan km tidak bertambah oli bisa rusak.
Keterlambatan pemilik kendaraan dalam mengganti oli pun akan ada dampaknya. Efek telat ganti oli mobil pun sangat merugikan bahkan bisa merusak mesin yang menjadikan Anda harus keluar lebih banyak dana untuk perbaikan.
Berikut ini beberapa efek yang harus diwaspadai.
- Mesin Tidak Lagi Bertenaga
Penurunan kualitas oli karena tidak kunjung diganti akan membuat mesin semakin tidak bertenaga. Performa kendaraan yang tadinya lebih ringan untuk berakselerasi kini berubah menjadi semakin berat.
Lebih parah lagi adalah ketika muncul suara dari bagian mesin yang cukup mengganggu. Artinya gesekan yang terjadi antar komponen mesin tidak terlumasi dengan baik.
Hal tersebut terjadi karena oli sudah kotor dan bisa menimbulkan sumbatan pada nosel serat saluran oli. Segeralah mengganti oli ketika mesin sudah tidak bertenaga, karena bisa menimbulkan kerusakan akibat gesekan terlalu kuat dari bagian-bagian mesin.
Efek telat ganti oli mobil ini biasanya akan muncul satu sampai dua bulan setelah Anda terlambat mengganti oli. Hati-hati jika tidak segera diperbaiki bisa membuat turun mesin.
- Lebih Boros Bahan Bakar
Baca Juga : Kendaraan Jarang Beroperasi Apakah Perlu Ganti Oli?
Fungsi dari oli tidak hanya untuk melumasi tetapi juga menyerap panas. Oli yang kotor akan membuat tarikan mesin berat yang dampaknya cukup besar pada pembakaran.
Mesin bekerja lebih keras dan bahan bakar yang dibutuhkan lebih banyak. Alhasil Anda pun harus bersiap-siap mobil akan lebih boros bahan bakar. Mobil yang boros bbm ini bisa menjadi tanda efek telat ganti oli mobil.
Jika Anda tidak ingin boros pengeluaran bbm setiap hari, sebaiknya segeralah mengganti oli. Penggantian yang rutin justru akan membuat Anda hemat dan mesin mobil selalu prima.
- Muncul Kerak pada Mesin
Gesekan yang terjadi antar komponen mesin akan menimbulkan kotoran berupa kerak. Kotoran inilah yang akan bercampur bersamaan dengan oli yang membuat oli mesin berubah menjadi hitam.
Kotoran yang menumpuk ini dapat menjadi kerak pada permukaan mesin ketika Anda tidak mengganti oli. Kerak yang muncul akan sulit dibersihkan dan berpotensi merusak mesin dalam waktu lama.
Efek telat ganti oli mobil berupa kerak ini tidak bisa dianggap sepele. Saat ini Anda mungkin tidak merasakannya namun beberapa tahun kemudian Anda harus bersiap mengganti bagian mesin yang rusak karena kerak tersebut.

- Mudah Terjadi Overheating
Mesin kendaraan mudah panas, bisa jadi ini adalah tanda bahwa Anda terlambat mengganti oli. Mesin mengalami overheating tidak melulu disebabkan oleh kerusakan sistem pendingin seperti bocornya selang radiator.