Ternyata Ini Penyebab Busi Motor Hitam dan Basah
18 Agustus 2026
Admin
Bagikan
Mengenal Komponen dan Fungsi Busi Motor
Komponen ini mungkin terlihat sederhana, namun ia terdiri dari beberapa komponen penting yang bekerja sama dalam kondisi ekstrem. Berikut ulasannya:
1. Terminal
Bagian paling atas yang berfungsi sebagai titik koneksi untuk kabel tegangan tinggi dari koil. Terminal inilah yang menerima arus listrik bertegangan tinggi yang akan dialirkan ke bagian inti elektroda.
2. Insulator
Terbuat dari bahan keramik khusus yang tahan panas, insulator berfungsi untuk mengisolasi aliran listrik bertegangan tinggi agar tidak bocor ke bagian logam (metal case) dan juga membantu memindahkan panas dari ujung busi ke kepala silinder.
3. Ribs
Bagian bergelombang pada insulator yang berfungsi untuk memperpanjang jalur permukaan (creepage distance) guna mencegah arus listrik bocor ke permukaan, terutama saat kondisi lembab.
4. Insulator Tip
Ujung dari insulator keramik yang menjorok ke dalam ruang bakar. Bagian ini sangat krusial karena menentukan rentang panas (heat range).
Baca Juga : Tips Merawat Busi Motor
5. Metal Case
Cangkang logam berulir yang berfungsi sebagai dudukan komponen ini di kepala silinder dan sebagai jalur pembuangan panas dari ujung komponen ini ke mesin.
6. Gasket (Seal)
Ring penyekat yang terbuat dari logam lunak ini terletak di antara dudukan busi dan kepala silinder. Fungsinya sangat krusial untuk menciptakan segel kedap udara dan gas.
Dengan adanya gasket yang baik, ruang bakar tertutup rapat sehingga kompresi gas pembakaran tidak bocor ke luar.
Kebocoran kompresi akan membuat tenaga motor drop dan performa mesin menurun drastis. Pastikan gasket selalu dalam kondisi mulus dan tidak rusak saat Anda memasang atau melepas komponen ini.
7. Inti Elektroda
Elektroda bagian tengah yang terhubung ke terminal dan menerima tegangan tinggi. Ujungnya biasanya terbuat dari logam paduan khusus seperti nikel atau platinum untuk menahan suhu dan erosi.