Ternyata Ini Ciri Tutup Radiator Rusak & Penyebabnya

24 Februari 2022

account iconAdmin

122771270 S (1)

Bagikan

__________________________________________________________________________________________________

Jadi, kalau menemukan kasus overheat pada mesin, tetapi di saat yang sama Anda juga tidak menemukan kebocoran pada air pendingin segera periksa tutup radiator dengan teliti. Jika memang tutupnya bocor, segera lakukan penanganan yang sesuai.

Akibat yang Ditimbulkan jika Terjadi Kerusakan setiap Bagian Tutup Radiator

Jika dilihat, Anda bisa mengelompokkan bagian-bagian tutup radiator  menjadi 3, seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Apabila sudah diketahui dari bagian tersebut sebenarnya mana yang rusak, maka penanganannya akan lebih mudah. Simak penjelasannya berikut ini.

  • Kerusakan di Karet Tutup Radiator

Jika ada kerusakan pada karet tutup radiator, maka tutup radiator akan bocor yang menyebabkan air keluar dan air ini akan keluar lewat tutup saat tekanannya sedang tinggi. 

Hal ini juga disebabkan temperatur mesin yang naik. Tandanya adalah adanya warna keputihan di daerah sekitar tutup radiator.

  • Kerusakan di Vacuum Valve

Kerusakan yang terjadi di vacuum Valve akan menyebabkan air radiator bisa naik ke reservoir.

Apalagi saat temperatur mesin sedang panas dan akan mengakibatkan air radiator cepat sekali habis. Hal ini juga karena airnya menguap, dan bisa keluar lewat reservoir.

__________________________________________________________________________________________________

Vacuum Valve rusak biasanya diakibatkan oleh penggunaan radiator coolant yang memiliki bahan merusak karet penutup.

Selain itu, penggunaan radiator coolant dengan bahan tidak cocok ini juga akan merusak karet yang ada di thermostat mesin mobil.

Baca Juga : Radiator Mobil Bocor? Begini Solusi dan Tips Merawatnya

  • Kerusakan di Relief Valve

Kerusakan yang terjadi di relief valve cukup banyak, seperti tekanan pegas yang terlalu rendah atau terlalu tinggi, dan akibat dari keduanya juga berbeda. 

Kalau tekanannya terlalu rendah, akan berakibat kerusakan dimana air radiator keluar ke reservoir sebelum tekanan 1.1 bar (sesuai keterangan tutup radiator). Selain itu, ini juga akan mempercepat air radiator terbuang keluar. 

Sedangkan pada tekanan relief valve yang terlalu rendah, ini akan sering ditemui karena memang tekanan pegas yang sudah lemah. Kalau tekanan lebih tinggi dibanding tutupnya, ini akan menyebabkan sistem pendingin bermasalah dan merusak komponen lainnya.

Komponen yang akan terpengaruh antara lain adalah selang yang terdapat pada saluran air menjadi bocor.

Bisa jadi ini membuat radiator rusak dan menggembung akibat tutupnya terlalu tinggi. Saluran air sebenarnya adalah komponen radiator paling tipis sehingga cukup rentan dengan masalah tekanan.

Selain mengenali akibatnya, Anda juga wajib tahu bagaimana cara perawatan tutup radiator di halaman berikutnya.

__________________________________________________________________________________________________

Cara Merawat Tutup Radiator supaya Awet

Setelah mengetahui ciri dan penyebab dari kerusakan tutup radiator, akan lebih baik jika Anda juga mengetahui bagaimana cara merawatnya. Ini mengingat ternyata fungsi tutup radiator cukup krusial dalam menjaga performa kendaraan 

Salah satu perawatannya adalah dengan tidak sembarangan membuka tutup radiator yang kondisinya panas karena uap yang menyembur keluar bisa merusak. Selain itu, juga jangan sering membukanya karena bisa membuatnya lebih longgar.

Perhatikan karet yang berada di atas katup vakum penutup, apakah masih elastis atau tidak. Jika tidak, memang sudah waktunya diganti. Jangan biarkan juga sampai ada karat di sekitar katup vakum.

Hal ini karena vakum sendiri berfungsi untuk membuka jalan air, supaya terhisap ke cooling system.

Itulah ciri tutup radiator rusak & penyebabnya yang harus Anda ketahui. Ciri ini menandakan bahwa tutup radiator harus diganti.

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon