Tips & Trik

Apa Itu Freon AC pada Mobil, Fungsi, dan Jenisnya

PUBLISHED DATE : 14 April 2019

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/reparasi_ac.jpg

Freon merupakan senyawa berbentuk zat cair yang fungsinya adalah menyerap panas dalam sistem AC. Proses penguapan terjadi di evaporator yang merupakan salah satu komponen AC mobil

Jadi apa itu freon AC sudah sangat jelas pengertian sekaligus fungsinya. Kemampuannya mengubah suhu menjadi dingin dalam kabin mobil inilah yang membuat peranannya sangat penting. 

Apalagi mengingat saat ini semua jenis mobil baru yang diproduksi memiliki komponen AC di dalamnya. Otomatis penggunaan freon sangat wajib, tanpanya tidak akan ada udara dingin yang nyaman ketika berkendara di siang atau malam hari. 

Baca Juga : Shock Breaker Amblas, Masih Bisakah Diperbaiki?

Secara umum, cara kerja dari freon AC mobil dimulai dari saat udara masuk ke evaporator. Udara yang telah masuk dan disaring tersebut akan terkena freon dan berubah menjadi lebih dingin. 

Udara yang berubah menjadi dingin akan keluar dengan adanya tekanan yang dihasilkan oleh kompresor. Apabila freon AC sudah tidak bisa digunakan kembali, maka udara yang ditekan kompresor ini tidak akan dingin. 

Jenis dari freon mobil pun bervariasi, berikut ini beberapa jenis yang biasa digunakan. Anda perlu tahu jenis ini agar tidak salah dalam pengisian freon baru. 

  1. Freon R-12

Baca Juga : Tips Aman Memilih Box untuk Sepeda Motor

Merupakan jenis freon chloro fluoro carbon yang banyak digunakan untuk mobil pada tahun 80-an sampai awal 90-an. Bahan penyusunnya adalah ethane dan methane yang memiliki dampak buruk dalam penipisan lapisan ozon. 

Cirinya tidak memiliki warna, tidak mudah terbakar dan beracun serta bisa stabil dalam suhu rendah atau tinggi. Freon ini harganya sangat murah, namun sayangnya memiliki kandungan chlor yang berbahaya bagi lingkungan sehingga tak digunakan lagi. 

    2. Freon R-22

Freon ini adalah pengganti R-12 dan banyak digunakan pada tahun 90-an. Termasuk dalam kategori Hydro Chloro Fluoro Carbon yang bisa menimbulkan kerusakan ozon. Hanya saja lebih sedikit pengaruhnya. 

Baca Juga : Ingat, Rutin Mengecek Ban Kendaraan itu Penting!

Cirinya adalah tidak menimbulkan korosif, dan dielektriknya besar. Freon ini masih banyak digunakan tapi tidak boleh berlebihan. 
    3. Freon R-134a

Disebut juga Hydro Fluoro Carbon yang kini cukup banyak digunakan serta tidak ada kandungan chloro. R-134a menjadi jenis freon mobil standar yang banyak digunakan pada AC mobil modern saat ini. 

Penggunaannya tak bisa digabungkan dengan jenis freon lainnya karena karakternya berbeda. Hanya saja freon jenis ini bisa memicu pemanasan global karena GWP yang tinggi. 

   4. Freon Hydrocarbon

Jenis terakhir adalah freon yang dibuat dari bahan hidrogen dan karbon yang masih alami. Digunakan sebagai pengganti refrigerant sintetis jadi tak merusak lapisan ozon karena tingkat GWP yang rendah. 

Karakternya mirip dengan freon sintetis di atas, hanya saja mudah terbakar sehingga perlu perawatan khusus. Jika kendaraan Anda menggunakan jenis freon ini, maka perlu perawatan yang ekstra.

freon_ac

Ciri-Ciri Freon AC Mobil yang Sudah Habis

Jika Anda sudah tahu jenis freon apa yang digunakan, selanjutnya adalah mengenali ciri freon yang sudah habis. Sebagai komponen yang sangat penting, freon harus terus menerus dicek karena bisa saja habis. 

Alasan freon habis adalah karena penggunaan, tapi bisa juga karena terjadi kebocoran. Sayangnya untuk mendeteksi sendiri apakah terjadi kebocoran cukup sulit. Mengingat freon adalah jenis bahan yang mudah untuk menguap di kondisi udara apapun. 

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya