Tips & Trik

Tanda-tanda dan Penyebabnya Kompresi Mesin Motor Bocor

PUBLISHED DATE : 28 Desember 2023

Tanda Tanda Dan Penyebabnya Kompresi Mesin Motor Bocor

Kerusakan seperti baret atau retak pada komponen ini dapat menyebabkan kebocoran kompresi. Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penggunaan filter udara yang tidak sesuai standar hingga partikel debu halus masuk dan merusak liner silinder.

  • Klep Mesin yang Bocor

Klep mesin yang bocor dapat menjadi penyebab lain dari kebocoran kompresi. Ketika klep tidak menutup dengan rapat, maka udara dapat bocor keluar melalui celah-celah antara klep dan kepala silinder.

Adapun penyebab umum kebocoran pada klep adalah terjadinya penumpukan kerak karbon. Kerak karbon yang sudah menumpuk tersebut akan membuat klep jadi tidak dapat menutup dengan baik. 

  • Setelan Klep yang Tidak Tepat

Terakhir, setelan klep yang tidak tepat, terutama yang terlalu rapat juga dapat menjadi sumber kebocoran kompresi. Sebab jika klep diatur dengan jarak yang terlalu sempit, ini bisa menyebabkan tekanan berlebih pada sistem.

Biasanya, hal ini terjadi karena pengaturan klep yang dilakukan oleh bengkel tidak resmi yang kurang profesional. Karena itu, penting untuk selalu mengatur klep motor sesuai dengan ukuran standar yang ditentukan oleh pabrikan.

Cara Mengecek Kebocoran Kompresi pada Mesin Motor

Baca Juga : Mengenal Vapor Lock, Penyebab Rem Gagal Berfungsi

Mengetahui penyebab kompresi mesin motor bocor dapat membantu Anda memahami kondisinya. Namun, bagaimana cara untuk memeriksa terjadinya kebocoran kompresi secara lebih presisi? Anda bisa menggunakan compression gauge dengan panduan berikut ini:

  • Pasang Alat Ukur Tekanan (Compression Gauge)

Alat ukur tekanan atau compression gauge adalah alat pengukur yang dapat dipasang dengan mudah ke lubang busi yang sudah copot. Alat ini hanya bisa mengukur tekanan saat mesin berada dalam kondisi hidup.

Namun pertama-tama, pastikan mesin berada dalam kondisi mati dan dingin sebelum memulai pengukuran. Colokkan compression gauge, lalu nyalakan mesin menggunakan kick starter atau dengan menekan electric starter.

  • Perhatikan Jarum Compression Gauge

Saat mesin masih berada dalam kondisi menyala, perhatikan jarum indikator pengukur tekanan pada compression gauge. Jarum tersebut nantinya akan menunjukkan tekanan maksimal di dalam silinder mesin.

Halaman 1 2 3 4 Tampilkan Semua

Berita Lainnya