Tips & Trik

Ingat, Pasang Rem Parkir Terlalu Lama Bisa Bikin Kampas Rem Copot

PUBLISHED DATE : 13 April 2018

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/Ingat,_Pasang_Rem_Parkir_Terlalu_Lama_Bisa_Bikin_Kampas_Rem_Copot.jpg

Fitur rem parkir merupakan salah satu fitur keamanan yang harus tersemat dalam produk-produk mobil terbaru. Sesuai dengan namanya, rem parkir mobil berfungsi untuk menjaga mobil tetap diam, meskipun diparkirkan di bidang yang landai.

Cara kerja rem parkir ini sangat sederhana, saat tuas ditekan, rem belakang akan mengunci sehingga mobil tidak bisa bergerak sendiri. Namun sayang, jika terlalu lama aktif, rem parkir justru bisa membahayakan karena kampas rem bisa copot dari pelat atau besi pemegangnya.

Masalah ini biasanya akan muncul pada mobil yang menggunakan rem belakang tromol yang memang memiliki bidang kontak yang lebih panjang ketimbang rem cakram.

Baca Juga : Fungsi Ring Piston Motor Dan Tanda Kerusakannya

Saat rem parkir ini aktif, sudah tentu kampas rem akan menempel kuat dengan bagian dalam tromol yang berfungsi untuk membuat mobil tetap diam. Risikonya, jika terlalu lama menempel dengan tekanan yang sangat tinggi, justru kampas rem akan lengket pada tromol, dan bisa copot saat dipaksa melaju.

Risiko kampas rem copot ini akan makin tinggi jika kondisi rem parkir yang digunakan dalam kondisi basah. Makanya, saat rem dalam kondisi basah dan akan parkir dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya mobil diganjal saja dengan balok kayu atau batu yang kuat.

Bagaimana kalau terlanjur terjadi?

Baca Juga : Ada Banyak Faktor, Ini Penyebab Lampu Motor Redup

Kalau rem menempel di tromol meskipun tuasnya sudah dibuka, sebaiknya jangan memaksakan untuk menggerakan mobil. Solusinya, tekanlah tombol pada tuas rem parkir sambil mengangkat tuas rem dengan kuat. Setelah itu, turunkan tuas remnya dengan sangat cepat.

Jika dalam percobaan pertama gagal, lakukan trik ini secara berulang hingga kampas rem terlepas dari tromolnya. Kalau masih belum berhasil, sebaiknya ganjal mobil dengan batu atau balok kayu di kedua sisi bannya, kemudian buka ban dan berusahalah untuk melepaskannya.

Setelah itu, segera ganti kampas rem, terlebih jika kampas rem sudah terlihat menipis. Perlu dicatat, jangan pernah menggunakan teknik pantek karena berisiko membuat kampas rem copot lagi.

Baca Juga : Pengen Nyobain Main Drifting? Ini Spesifikasi Ban Yang Wajib Dipakai

Kalau Anda tidak bisa atau mengalami kesulitan saat melakukannya sendiri, sebaiknya panggil teknisi dari bengkel resmi Suzuki untuk mengatasinya. Jangan lupa, sekalian juga pesan kampas rem original yang baru sesuai dengan seri mobil Anda.

Halaman 1 Tampilkan Semua

Berita Lainnya