Sparepart Motor yang Paling Cepat Aus dan Harus Rutin Dicek
27 Oktober 2025
Admin
Bagikan
Rantai berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Kondisi rantai yang aus dapat menimbulkan suara berisik, slip, atau bahkan putus saat berkendara.
Tanda-Tanda Aus
- Suara berderit saat motor berjalan.
- Rantai terlihat kendor atau bergelombang.
- Gigi sproket tampak aus atau bergerigi tidak rata.
Jadwal Pengecekan
Cek rantai setiap 500–1.000 km dan lakukan pelumasan sesuai rekomendasi pabrikan. Ganti rantai jika kendor tidak dapat disetel atau sudah mencapai batas keausan.
5. Kampas Kopling
Kampas kopling berperan penting pada motor manual untuk menghubungkan dan memutus tenaga dari mesin ke roda. Komponen ini sering aus karena gesekan tinggi saat perpindahan gigi.
Tanda-Tanda Aus
- Perpindahan gigi terasa slip atau tersendat.
- Bau gosong dari area kopling.
- Tarikan motor terasa berat atau tidak responsif.
Jadwal Pengecekan
Periksa kampas kopling setiap 10.000–12.000 km. Pada penggunaan ekstrem, seperti sering berhenti-berhenti di lalu lintas padat, pengecekan lebih sering dianjurkan.
Baca Juga : Korter Mesin: Pengertian, Fungsi dan Tipsnya
6. Shockbreaker atau Suspensi
Suspensi atau shockbreaker berfungsi menyerap guncangan dari jalan agar pengendara tetap nyaman. Kondisi suspensi yang aus dapat memengaruhi kestabilan dan kenyamanan berkendara.
Tanda-Tanda Aus
- Motor terasa oleng atau limbung saat melewati jalan bergelombang.
- Terjadi kebocoran oli pada tabung shockbreaker.
- Bunyi “klotok-klotok” saat melewati jalan tidak rata.
Jadwal Pengecekan
Periksa kondisi suspensi setiap 10.000–15.000 km atau setidaknya sekali setahun. Ganti jika ada kebocoran atau daya redam berkurang signifikan.
7. Busi
Busi bertugas menyalakan campuran udara-bahan bakar di ruang bakar. Busi yang aus dapat menyebabkan motor sulit dihidupkan dan boros bahan bakar.
Tanda-Tanda Aus
- Motor sulit dinyalakan atau sering mati sendiri.
- Performa mesin menurun dan akselerasi lambat.
- Busi terlihat hitam, kotor, atau elektroda aus.