Tips & Trik

Mengenal Jenis Cairan yang Dibutuhkan oleh Mobil

PUBLISHED DATE : 16 Desember 2018

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/Mengenal_Jenis_Cairan_yang_Dibutuhkan_oleh_Mobil.jpg

Mirip dengan tubuh manusia, mobil juga butuh cairan yang fungsinya adalah menjaga performa mobil sehingga tetap prima dan nyaman untuk dikendarai. Ada delapan jenis cairan yang terkandung dan dibutuhkan kendaraan dan akan fatal akibatnya kalau cairan-cairan ini sampai kurang atau kosong, Apa saja delapan cairan tersebut? Simak di bawah ini!

Oli mesin

Pengecekan oli mesin sangat disarankan dilakukan secara rutin. Ceklah ketinggian oli, dan pastikan tetap berada di antara batas maksimum dan minimun. JIka ketinggiannya di bawah batas minimum, segera tambahkan oli. Kondisi oli juga bisa dilihat dari warnanya. Saat warnanya sudah berubah dari warna aslinya, seperti sudah menghitam, segeralah menggantinya supaya tidak berefek buruk pada mesin mobil.

Baca Juga : Tanda-Tanda AC Mobil Sedang Bermasalah

Air radiator

Tidak hanya oli mesin, cairan yang wajib selalu diperiksa adalah air radiator. Cek volumenya dengan melihatnya langsung ke dalam tangki cadangan. Pengecekan ini penting untuk dilakukan karena kurangnya air radiator bisa menyebabkan mesin mobil mengalami panas berlebih (overheating).

Air aki

Baca Juga : Tanda-tanda dan Penyebabnya Kompresi Mesin Motor Bocor

Supaya masa pakai baterai atau aki berusia lebh panjang, lakukanlah pengecekan tiap 2 minggu sekali. Cek dan pastikan ketinggian cairan aki pada seluruh sel ada di antara batas bawah dan batas atas. Tapi ini tidak berlaku untuk kendaraan yang memakai aki MF (maintenance free atau aki kering).

Minyak rem

Untuk minyak rem, pastikan ketinggiannya berada di batas maksimum. Kalau sudah berkurang sampai batas minimum dan lampu indikator rem parkir terlihat menyala, langsung hubungi bengkel resmi Suzuki untuk melakukan pengisian ulang atau perbaikan. Ingat, jika ketinggian minyak rem jauh di bawah batas minimum, indikasinya adalah sudah terjadi kebocoran sistem rem. Kerusakan ini bisa mengakibatkan rem blong .

Baca Juga : Kebiasaan Sepele yang Bikin Minyak Rem Gampang Rusak

Air Wiper

Selalu sempotkan air saat hendak menyalakan wiper. Kenapa? Karena jika penggunaan wiper ketika kaca kering, permukaannya bisa rusak. Selalu cek volume air di dalam tangki wiper dan pastikan air selalu tersedia.

Minyak power steering

Pastikan volume minyak power steering selalu berada di antara batas minimum dan maksimum, sama dengan cairan-cairan yang sudah disebutkan sebelumnya. Kurangnya minyak bisa berakibat rusaknya power steering. Jangan lupa juga untuk membiasakan selalu meluruskan roda depan sebelum mematikan mesin kendaraan agar kinerja power steering tetap terjaga.

Oli gardan

Kualitas oli gardan juga wajib selalu terjaga. Kalau oli gardan bocor atau habis bisa menyebabkan kerusakan serius pada komponen ini. Jadi Anda harus selalu perhatikan apakah ada kebocoran oli di gardan atau tidak, jika ada segera perbaiki dan ingat untuk selalu memakai oli serta suku cadang yang asli supaya kualitasnya terjamin.

Oli transmisi matik

Transmisi pada mobil matik bergantung pada volume pelumas yang terkandung dalam pengoperasiannya. Jangan sekalipun membiarkan transmisi matik kekurangan oli sampai di bawah batas minimum karena penyaluran tenaga dan kecepatan putaran mesin bisa terganggu.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya