Tips & Trik

Mengenal Fungsi Water Pump Mobil dan Ciri Kerusakannya

PUBLISHED DATE : 26 Februari 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/fungsi_water_pump_mobil.jpg

Water pump mobil merupakan salah satu bagian mesin yang berperan penting untuk mengatur sirkulasi air pada radiator mobil agar suhu mesin tetap terjaga. 

Water pump mobil merupakan salah satu bagian mesin yang memiliki peranan sangat penting. Bagaimana tidak, water pump sangat berperan dalam mengatur sirkulasi air pada radiator mobil agar suhu mesin tetap terjaga.

Bagi Anda yang memiliki mobil, pastinya harus paham tentang water pump agar mesin kendaraan dapat bekerja secara optimal. Namun, bagi Anda yang masih belum tahu bagaimana fungsi dan ciri kerusakan pada water pump tersebut, berikut ulasannya.

Fungsi Water Pump Mobil

Baca Juga : Tidak Sulit, Begini Cara Menghilangkan Baret Mobil

Setiap bagian yang ada pada mesin mobil pastinya dibuat karena memiliki fungsi tersendiri, begitu pula dengan water pump. Water pump tentunya memiliki fungsi yang sangat besar bagi kendaraan Anda.

Fungsi water pump mobil adalah memompa air pada radiator agar dapat bersirkulasi secara baik. Dengan begitu, suhu mesin saat bekerja akan tetap terjaga dan tidak akan mengalami overheat.

Water pump sendiri pada umumnya digerakkan oleh sebuah drive belt, namun sebagian orang ada yang menyebutnya dengan fan belt. Pompa air mobil tersebut memiliki sebuah puly yang dihubungkan dengan drive belt menggunakan putaran mesin.ertiga

Ciri Kerusakan Water Pump Mobil

Baca Juga : Inilah 2 Jenis Kaca Mobil dan Perbedaanya

Bagian mesin yang dalam keadaan rusak pasti akan memberikan sebuah tanda pada kendaraan. Di antara tanda-tanda tersebut salah satunya adalah munculnya suara yang berbeda. Lalu jika water pump mobil mengalami kerusakan, apa ciri-cirinya? Berikut penjelasannya.

  • Mesin Mobil Berbunyi

Salah satu ciri yang menandakan bahwa water pump mengalami kerusakan adalah adanya bunyi nyaring pada mesin mobil. Bunyi tersebut biasanya akan terdengar ketika mesin mobil dalam keadaan hidup.

Kerusakan yang terjadi pada water pump tersebut seringkali disebabkan oleh rusaknya bearing. Cara yang bisa Anda lakukan untuk mengecek kerusakan yang terjadi pada water pump adalah dengan melepas tali pada kipas.

Baca Juga : Ini Perbedaan Busi Iridium Mobil dan Busi Biasa

Kemudian, Anda putar pompa airnya menggunakan tangan. Jika rasanya seret, tandanya water pump mengalami masalah sehingga menimbulkan bunyi.

  • Kipas Radiator Tidak Berhenti Berputar

Ciri kerusakan water pump selanjutnya adalah ketika kipas radiator yang terus berputar tanpa henti dan Anda mendapati mesin berada pada suhu 96 derajat ke atas. Jika mobil dalam keadaan yang demikian, berarti tandanya water pump mengalami kerusakan.

Sangat berbahaya jika Anda membiarkan keadaan tersebut, apalagi jika suhu mesin yang terus naik dan tidak mau turun, serta angin yang dihasilkan dari kipas radiator rasanya tidak panas. Sebaiknya segera cek water pump Anda dan segera perbaiki kerusakannya.

  • Kipas Radiator Tak Dapat Berputar

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa ciri kerusakan water pump ditandai dengan kipas radiator yang tidak berhenti berputar. Namun, ternyata bagi sebagian mobil yang mengalami kerusakan pada water pumpnya memberikan tanda yang berbeda, yaitu kipas radiatornya tidak dapat berputar.

Kipas radiator yang tidak berputar menyebabkan air pada radiator tersebut tidak dapat bersirkulasi. Maka, air yang berada di bawah radiator suhunya tidak dapat mencapai 95 derajat celcius. Walaupun, air pendingin di bagian mesin telah mendidih di atas suhu 100 derajat celcius.

  • Air Radiator Berhenti Bersirkulasi

Ciri lain yang menandakan bahwa water pump sedang mengalami kerusakan adalah air pada radiator berhenti bersirkulasi. Cara yang bisa Anda lakukan untuk mengecek keadaan tersebut adalah dengan membuka thermostat untuk sementara waktu ketika mesin dalam keadaan idle.

Idle merupakan suatu keadaan di mana mesin kendaraan dalam kondisi bekerja, namun kendaraan tidak dalam keadaan bergerak. Dalam keadaan mesin idle tersebut, coba Anda cek lubang penutup radiatornya. Jika air radiator bersirkulasi, berarti water pump Anda dalam kondisi baik dan sebaliknya.

Namun jika Anda kurang yakin, bisa menerapkan cara yang lain, yaitu membuka selang bagian atas radiator. Kemudian, coba isi radiator dengan air agar water pump menghisap air tersebut.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya