Memahami dan Mengenal Bagaimana Cara Kerja Mesin Mobil
20 Maret 2025
Admin
Bagikan
1. Siklus Empat Langkah pada Mesin Bensin
Mesin bensin umumnya menggunakan siklus pembakaran empat langkah, yang terdiri dari:
-
Langkah 1: Penghisapan (Intake Stroke)
Pada langkah ini, piston bergerak turun ke bawah, menciptakan ruang hampa di dalam silinder. Katup masuk terbuka, memungkinkan campuran bahan bakar dan udara dapat masuk ke dalam silinder.
-
Langkah 2: Kompresi (Compression Stroke)
Setelah campuran udara dan bahan bakar masuk, katup masuk menutup, dan piston bergerak naik ke atas. Proses ini meningkatkan tekanan dan suhu campuran, mempersiapkannya untuk pembakaran.
-
Langkah 3: Pembakaran (Power Stroke)
Ketika piston mencapai titik mati atas (TDC), busi memercikkan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar. Pembakaran ini menghasilkan tekanan yang sangat tinggi, mendorong piston turun dan menghasilkan tenaga.
-
Langkah 4: Buang (Exhaust Stroke)
Baca Juga : Kenali Fungsi Water Repellent Pada Mobil Saat Musim Hujan
Setelah langkah pembakaran, piston bergerak kembali ke atas, membuka katup buang. Gas sisa hasil pembakaran dikeluarkan dari silinder melalui knalpot.
2. Siklus Pembakaran pada Mesin Diesel
Mesin diesel juga menggunakan siklus empat langkah, tetapi dengan perbedaan utama dalam cara pembakaran terjadi:
-
Langkah 1: Penghisapan (Intake Stroke)
Sama seperti mesin bensin, piston bergerak turun untuk menghisap udara ke dalam silinder. Namun, hanya udara yang dihisap, tanpa campuran bahan bakar.
-
Langkah 2: Kompresi (Compression Stroke)
Piston bergerak naik, dan udara dalam silinder dikompresi sampai mencapai suhu dan tekanan yang sangat tinggi. Pada mesin diesel, rasio kompresi lebih tinggi dibandingkan mesin bensin.
-
Langkah 3: Pembakaran (Power Stroke)
Ketika piston mencapai TDC, bahan bakar diesel disemprotkan ke dalam silinder. Karena suhu dan tekanan yang tinggi, bahan bakar terbakar secara spontan, menghasilkan tenaga yang mendorong piston turun.
-
Langkah 4: Buang (Exhaust Stroke)