Ketahui, Fungsi Fuel Pressure Regulator & Cara Kerjanya
23 Maret 2022
Admin
Bagikan
FPR juga berperan penting untuk mempertahankan konsistensi dari tekanan bahan bakar dalam fuel injector, dengan mengontrol banyaknya bahan bakar yang harus kembali ke fuel tank.
- Pengatur Tekanan Bahan Bakar
FPR memiliki fungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar dalam sistem electronic fuel injection (EFI).
Komponen ini mampu mengatur tekanan sesuai dengan intake manifold atau fuel injector. Ketika tekanan pada intake manifold mengalami kenaikan, tekanan pada rail fuel juga akan mengalami kenaikan.
Fuel pressure regulator berfungsi untuk menjaga tekanan dari bahan bakar bisa fleksibel (mampu menyesuaikan dengan berubah ubah). Hal ini dikarenakan, apabila tekanan bahan bakar tetap sama, maka akan terjadi ketidaksesuaian kebutuhan bahan bakar pada mesin.
Cek fungsi lainnya dari pengatur bbm pada motor di halaman berikutnya.
___________________________________________________________________________________
- Penjaga Bentuk Kabut Bahan Bakar
Fungsi dari FPR berikutnya adalah mengatur, sekaligus menjaga tekanan bahan bakar pada delivery pipe (pipa pengiriman) sesuai dengan kebutuhan sistem dalam kendaraan.
Pembakaran pada ignition chamber dapat terjadi apabila bahan bakar berbentuk uap semburan dengan adanya tekanan.
Bahan bakar yang tidak berbentuk uap akan menyebabkan sistem menjadi bermasalah, sehingga mesin sulit untuk dinyalakan dan juga mesin menjadi boros bahan bakar.
- Penjaga Kestabilan Bahan Bakar
Fungsi lain dari FPR adalah untuk menjaga pasokan bahan bakar tetap stabil. Komponen ini akan memastikan bahwa bahan bakar mampu mengalir sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
Secara garis besar, fuel pressure regulator berfungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar. Kemudian, mengembalikan yang bahan akar berlebih ke tangki.
Cara Kerja Pengatur Tekanan Bahan Bakar
Cara kerja FPR untuk menjaga tekanan bahan bakar pada mesin terbagi menjadi tiga keadaan, yaitu ketika mesin dimatikan, beban penuh, dan langsam atau idling. Cara kerja tersebut dapat Anda simak melalui penjelasan berikut ini.
- Cara Kerja Pengatur Tekanan Bahan Bakar Ketika Mesin Dimatikan
Ketika mesin kendaraan Anda mati dan pompa bahan bakar juga ikut berhenti bekerja, pegas akan menekan kembali katup dan diafragma. Dengan demikian, katup akan tertutup beserta dengan menutupnya check valve dalam fuel pump.
Seperti apa cara kerjanya dengan terperinci, cek di halaman berikutnya.
___________________________________________________________________________________
Saat kondisi tersebut, tekanan bahan bakar pada pipa pengiriman mampu dipertahankan dengan kondisi seimbang.
Keadaan tersebut akan memudahkan kendaraan saat dihidupkan setelah lama terparkir. Menjaga performa FPR sangat penting untuk dilakukan agar mesin mudah distarter.
Apabila ada masalah pada FPR yang mengakibatkannya tidak dapat berfungsi dengan baik, maka tekanan dalam saluran bahan bakar tidak bisa dipertahankan dengan semestinya. Dengan demikian, Anda akan mengalami kesulitan ketika menyalakan mesin karena putaran idle yang tidak stabil.
- Cara Kerja Pengatur Tekanan Bahan Bakar Ketika Mesin Langsam atau Idling
Terdapat tiga komponen dalam FPR, yaitu katup, pegas, dan juga diafragma yang saling bekerja secara sinergis untuk menjaga tekanan bahan bakar. Mekanisme kerjanya adalah besarnya vakum udara di dalam intake manifold, dimanfaatkan untuk menjaga tekanan bahan bakar yang sesuai kebutuhan.
Ketika kondisi mesin idling, penyemprotan bahan bakar oleh injektor ke mesin akan menjadi lebih sedikit.