Kenapa Setir Mobil Harus Lurus saat Parkir? Ini Alasan yang Perlu Anda Ketahui
18 Juli 2026
Admin
Bagikan
Kebiasaan ini juga memudahkan pengemudi saat kembali menggunakan kendaraan karena roda sudah berada pada posisi siap berjalan lurus.
Meskipun tidak selalu menyebabkan kerusakan secara langsung, membiarkan setir terus-menerus dalam posisi berbelok dapat mempercepat keausan beberapa komponen, terutama jika kendaraan sering diparkir dalam waktu lama.
Ada banyak alasan dan manfaat memarkirkan mobil dalam kondisi setir lurus. Mulai dari mengurangi beban sistem kemudi, menjaga kondisi ban, mengurangi beban suspensi, hingga membantu keamanan saat parkir.
Berikut penjabaran lengkapnya:
1. Mengurangi Beban pada Sistem Kemudi
Sistem kemudi terdiri dari berbagai komponen yang saling bekerja untuk mengarahkan roda depan. Ketika setir dibiarkan dalam posisi berbelok, beberapa komponen akan tetap berada dalam kondisi menahan beban meskipun kendaraan tidak sedang digunakan.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mempercepat keausan pada komponen tertentu, terutama jika mobil sering diparkir dengan posisi roda membelok. Membiasakan setir kembali lurus membantu menjaga kerja sistem kemudi tetap lebih optimal.
Selain itu, posisi roda yang lurus saat parkir juga membantu mendistribusikan beban pada sistem suspensi dan kemudi secara lebih seimbang.
Meskipun dampaknya tidak selalu langsung terasa, kebiasaan ini dapat mengurangi tekanan yang tidak perlu pada komponen seperti tie rod, ball joint, rack steer, dan bushing.
Baca Juga : Cara Mengatasi Setir Mobil Yang Berat
Dengan beban yang lebih merata, potensi keausan dini dapat diminimalkan sehingga umur pakai komponen kemudi menjadi lebih panjang dan performa kemudi tetap terasa stabil saat kendaraan kembali digunakan.
2. Membantu Menjaga Kondisi Ban
Ban akan bekerja paling baik ketika posisinya lurus. Saat roda dibiarkan berbelok dalam waktu lama, distribusi tekanan pada tapak ban dapat menjadi kurang merata, terutama jika kendaraan diparkir di permukaan yang tidak rata.
Meskipun efeknya tidak langsung terlihat, kebiasaan ini dapat berkontribusi terhadap keausan ban apabila dilakukan secara terus-menerus.
Selain memposisikan setir lurus, pastikan tekanan angin ban juga selalu sesuai dengan rekomendasi pabrikan agar usia pakai ban lebih optimal.
3. Mengurangi Beban pada Komponen Suspensi
Selain sistem kemudi, posisi roda juga memengaruhi kerja komponen suspensi. Saat roda depan terus berada pada posisi membelok, beberapa komponen kaki-kaki dapat menerima tekanan yang tidak merata.
Apabila dilakukan berulang dalam waktu lama, kondisi ini berpotensi mempercepat keausan pada komponen seperti:
- Ball joint.