Tips & Trik

Harus Waspada, Ini Akibat Telat Ganti Oli Motor Kamu

PUBLISHED DATE : 15 Desember 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/137946683_s.jpg

Kepala silinder adalah komponen yang pertama kali terkena imbas ketika kualitas oli buruk. Kemudian merembet ke bagian noken as dan juga pelatuk. Bayangkan saja berapa biaya yang harus kamu keluarkan untuk mengganti komponen tersebut? 

Meskipun hanya diperbaiki, efeknya hanya sesaat. Kamu pun harus bersiap bolak balik ke bengkel untuk melakukan perbaikan. 

  • Komponen Memiliki Usia Pendek 

Kerusakan komponen tersebut akan terjadi lebih cepat dibandingkan motor yang rutin ganti oli. Padahal komponen tersebut seharusnya bisa digunakan sampai belasan hingga puluhan tahun. 

Kamu harus bersiap dengan akibat telat ganti oli motor ini dalam hitungan beberapa tahun saja. Otomatis waktu kamu untuk bisa berkendara dengan nyaman juga akan berkurang. 

Mau tidak mau kamu harus menyiapkan dana untuk mengganti komponen atau justru menggantinya dengan motor baru. 

  • Motor Tidak Nyaman Dikendarai 

Selain usia komponen yang semakin pendek, motor pun tidak akan nyaman digunakan. Kamu yang harus menggunakan motor setiap hari mungkin akan mendengar suara mengganggu dari arah mesin. 

Misalnya saja motor tidak memiliki tenaga ketika kamu harus melintasi jalanan menanjak. 

Motor juga bisa mogok atau mati kapan saja, padahal kamu sedang dalam perjalanan ke kantor atau acara penting lainnya. Semua aktivitas kamu akan terganggu karena alat transportasi kesayangan mulai rewel. 

Semua akibat telat ganti oli motor tentu tidak boleh dianggap remeh. Jika kamu ingin usia motor jauh lebih lama, maka gantilah oli dengan rutin. 

Penggantian oli motor ini hanya perlu dilakukan setiap 1.500 hingga 4.000 km atau sebulan sampai dua bulan sekali. Batas toleransi yang bisa diikuti hanyalah 500 sampai 1.000 km. 

Jika kamu membiarkan oli yang buruk tetap digunakan, maka semua masalah di atas akan muncul. 

123248183_s

Ciri-Ciri Motor Sudah Harus Ganti Oli

Biasanya setiap bengkel resmi akan memberikan stiker berisi km motor harus servis ulang sekaligus ganti oli. Berpatokan dengan angka km tersebut adalah cara mudah untuk mengetahui kapan motor harus ganti oli. 

Namun ada kalanya kamu harus mengetahui ciri-ciri lainnya dari motor yang perlu ganti oli. Berikut ini beberapa ciri yang bisa diperhatikan. 

  • Suara Mesin Menjadi Kasar 

Ciri pertama yang mudah untuk dikenali adalah munculnya suara kasar dari arah mesin. Hal tersebut disebabkan volume oli berkurang dan terlalu encer.  Selain suara yang kasar, kamu juga akan merasakan tarikan menjadi berat.

Kendaraan pun tidak dapat melaju dengan lebih kencang seperti biasanya. Inilah yang menjadi waktu tepat untuk mengganti oli. 

  • Warna Oli Menjadi Hitam

Apabila kamu ingin mengecek secara pasti bahwa kualitas oli sudah tidak layak pakai, bisa membuka baut pada bagian pembuangan oli. Cek apakah oli yang keluar berwarna hitam dan juga encer. 

Warna hitam pada oli ini disebabkan kerak dari sisa pembakaran bercampur dengan oli. Bentuk cairannya pun akan sangat encer dan sudah tidak bisa digunakan kembali. Seharusnya warna oli adalah kuning atau biru yang transparan dan kental. 

  • Mesin Cepat Panas

Ciri lainnya yang juga mudah diperhatikan adalah mesin jadi terasa cepat panas. Padahal kamu baru menggunakannya dalam beberapa menit atau baru memanaskannya saja. 

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya