Bunyi Berdecit dari Ruang Mesin Sering Diabaikan, Apa Risikonya?

28 Oktober 2026

account iconAdmin

Bunyi Berdecit Dari Ruang Mesin Sering Diabaikan

Bagikan

Apa penyebabnya dan apa risikonya jika suara tersebut terus dibiarkan? Berikut ini penjelasannya:

1. Belt Mulai Aus atau Mengalami Selip

Belt atau sabuk penggerak bertugas meneruskan putaran mesin ke sejumlah komponen. Seiring pemakaian, belt dapat mengalami keausan sehingga kemampuannya mencengkeram pulley berkurang.

Kondisi ini dapat menyebabkan belt mengalami selip ketika mesin bekerja. Suara berdecit biasanya semakin terdengar ketika putaran mesin meningkat karena terjadi gesekan atau kehilangan traksi antara belt dan pulley.

Belt juga dapat bermasalah jika terkena kontaminasi seperti oli atau cairan lain. Kontaminasi tertentu dapat memengaruhi material belt dan membuatnya lebih mudah mengalami selip.

Jika bunyi muncul berulang kali, jangan langsung menganggap belt hanya perlu diberi cairan atau pelumas. 

Pemeriksaan perlu dilakukan untuk mengetahui apakah penyebabnya memang berasal dari belt atau ada komponen lain yang membuat belt bekerja tidak normal.

2. Tensioner Tidak Lagi Menjaga Ketegangan Belt

Baca Juga : 5 Langkah Yang Harus Dilakukan Saat Kondisi Mesin Mobil Terlalu Panas

Tensioner berfungsi menjaga agar belt tetap memiliki ketegangan yang sesuai selama mesin bekerja. Komponen ini juga termasuk bagian yang dapat mengalami keausan.

Ketika tensioner mulai bermasalah, tekanan terhadap belt bisa menjadi tidak stabil. Akibatnya, belt dapat lebih mudah selip dan menimbulkan suara berdecit.

Tensioner yang sudah aus juga dapat menunjukkan gejala lain, seperti gerakan lengan tensioner yang berlebihan, getaran, atau posisi belt yang tidak lagi berjalan pada jalurnya dengan benar.

Karena itu, ketika mesin mobil mengeluarkan bunyi berdecit, tensioner sebaiknya ikut diperiksa dan tidak hanya fokus pada kondisi belt.

3. Bearing Pulley Mulai Rusak

Pulley membantu mengarahkan dan menjaga pergerakan belt pada sistem penggerak aksesori. Di dalam pulley terdapat bearing yang memungkinkan komponen tersebut berputar dengan lancar.

Jika bearing mulai aus, putarannya dapat menjadi kasar atau menimbulkan suara. Dalam kondisi tertentu, pulley yang bermasalah juga dapat membuat belt tidak berjalan dengan posisi yang semestinya.

Pemeriksaan biasanya dilakukan dengan melihat kondisi pulley dan memastikan putarannya tidak terasa kasar atau macet. Jika ditemukan tanda keausan, komponen tersebut perlu ditangani sesuai hasil pemeriksaan teknisi.

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon