Tips & Trik

10 Tips Membeli Motor Bekas agar Tidak Kecewa

PUBLISHED DATE : 05 Juni 2018

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/Nex2_ellegant_(1)1.jpg

Membeli motor bekas membutuhkan ketelitian dan tidak boleh terburu-buru. Walaupun tidak semahal motor baru, tapi untuk membeli motor bekas Anda juga mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Jadi jangan sampai kecewa karena tidak memilih dengan lebih teliti. 

Ada beberapa tips membeli motor bekas yang akan membantu Anda menemukan motor idaman. Berikut ini tips yang bisa Anda ikuti dengan mudah. 

    1. Tentukan Motor Apa yang Ingin Dibeli

Hal pertama yang wajib dilakukan adalah Anda mencari tahu jenis motor apa yang ingin dimiliki. Tanpa menentukan motor apa yang ingin dibeli, Anda akan merasa kesulitan memilih ketika datang ke penjual motor bekas yang menawarkan banyak pilihan. 

Baca Juga : 5 Cara Mengencangkan Rantai Motor Kendur Biar Ga Bahaya

Untuk tahu apa motor yang cocok bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya jika Anda ingin menggunakannya untuk perjalanan jarak jauh setiap hari, membeli motor dengan cc besar bisa jadi pilihannya. 

Namun jika Anda ingin menggunakan motor untuk area perkotaan, motor matic dengan cc kecil bisa dipertimbangkan. Anda juga perlu mencocokkan motor dengan biaya yang dimiliki saat ini. 

    2. Kenali Harga Pasaran Motor Saat Ini

Tips beli motor bekas ini sangat membantu Anda agar tidak tertipu oleh penjual nakal dan mendapatkan motor sesuai dengan budget. Penting sekali untuk tahu harga pasaran motor baru dan bekas saat ini. 

Baca Juga : Harus Waspada, Ini Akibat Telat Ganti Oli Motor Kamu

Jika harga motor bekas yang ditawarkan tidak terlalu jauh dengan harga barunya tentu Anda akan rugi. Mengetahui harga juga menghindari Anda agar tidak tergiur dengan tawaran motor harga murah. 

Apalagi setiap tipe motor harganya akan berbeda beserta kondisinya. Anda bisa mengetahui harga pasaran motor dari kerabat, sosial media atau media lainnya. 

    3. Jangan Terburu-Buru Membayar

Hindari juga untuk langsung memberikan uang muka dengan iklan penjualan yang Anda lihat tanpa mengecek motor terlebih dahulu. Jangan hanya karena motor yang Anda idam-idamkan dijual dengan harga murah atau bisa dibayar dengan dicicil Anda langsung membelinya. 

Baca Juga : Cat Body Motor: Proses, Fungsi dan Tips Merawatnya

Alasan apapun yang ditawarkan oleh penjual seperti agar motor tidak dibeli orang lain sebaiknya jangan terlalu dihiraukan. Apalagi jika Anda membeli secara online dan diharuskan transfer untuk uang muka. 

    4. Memilih Penjual Motor yang Jujur

Selain tidak terburu-buru, tips membeli motor bekas lainnya adalah harus selektif saat memilih penjual. Anda perlu mencari tahu di manakah penjual yang terpercaya dan  jujur. Saat ini ada banyak sekali penjual yang tujuannya adalah menipu konsumennya. 

Ada banyak cara penipuan seperti menjual dengan harga mahal padahal kondisi motor tidak bagus. Maka dari itu Anda bisa mencari motor di tempat kenalan atau penjual yang dipercaya oleh teman berpengalaman. 

    5. Tak Lupa Memeriksa Surat Kendaraan

Pada saat Anda mengecek kondisi motor, ada beberapa hal yang harus diketahui. Pertama adalah soal surat-surat kendaraan. Berkas yang dicek adalah STNK dan juga BPKB harus sesuai dengan plat motor dan cek juga nama pemilik sepeda motor. 

Melalui BPKB Anda akan tahu apakah kendaraan sudah sering diperjualbelikan atau baru di tangan pertama. Mengetahui surat ini bertujuan agar Anda tidak membeli motor curian mengingat saat ini begitu banyak kasus curanmor. 

    6. Mencocokan Nomor Rangka dan Mesin

Tips membeli motor bekas selanjutnya adalah mengecek nomor mesin dan rangka pada motor. Pencocokan harus dilakukan dengan surat-suratnya. Nomor yang tertera pada rangka dan mesin harus sama dengan yang tertulis pada surat kendaraan. 

Bagian ini seringkali terlewatkan tetapi bisa berakibat sangat fatal. Apabila nomor tidak cocok pada surat sebaiknya jangan dibeli. Karena mungkin saja kendaraan tersebut hasil curian. Selain itu Anda akan mendapat masalah ketika hendak mengurus surat kendaraan nantinya. 

    7. Mengecek Keadaan Bodi Motor

Apabila surat dan nomor sudah sesuai maka Anda bisa melanjutkan pengecekan pada kondisi fisik motor. Untuk pengecekan ini tentu lebih mudah karena sangat terlihat dengan jelas. 

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya