Tips & Trik

Yuk Ketahui Fungsi Connecting Rod Atau Batang Seher

PUBLISHED DATE : 21 April 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/connecting_rod.jpg

Dalam kinerja mesin kendaraan, terdapat banyak sistem yang bekerja. Sistem pembakaran adalah salah satu komponen penting dari mesin tersebut. Dalam sistem pembakaran sendiri ada yang disebut dengan connecting rod atau batang seher.

Komponen yang satu ini pada dasarnya adalah komponen pendukung kinerja piston pada kendaraan bermotor. Pada umumnya fungsi komponen yang satu ini juga cukup banyak, dan ini selalu berkaitan dengan piston.

Selain itu, ada beberapa komponen utama dalam batang seher tersebut yang mendukung kinerjanya. Untuk mengenal komponen tersebut lebih jauh, Anda bisa simak ulasannya di bawah ini.

Baca Juga : Kerusakan Kopling Mobil Bisa Dideteksi dengan Cara Ini

Daftar Fungsi Batang Seher

Pada dasarnya fungsi utama dari batang seher ini adalah menjadi penghubung antara poros engkol dengan piston. Namun demikian ada beberapa fungsi khusus yang dimilikinya terhadap kinerja mesin kendaraan, khususnya pada sistem pembakaran.

Bahkan beberapa di antara fungsi tersebut sangat penting dan akan berpengaruh pada laju kendaraan. Lalu apa saja fungsi yang dimaksud? Berikut daftarnya.

  • Menghubungkan Piston dengan Bagian Poros

Baca Juga : Penyebab Rem Mobil Kurang Pakem dan Cara Mengatasinya

Fungsi pertama dari batang seher adalah untuk menghubungkan piston ke bagian porosnya. Jadi adanya komponen ini dapat menjadi jembatan dari tenaga pembakaran, sehingga bisa langsung tersalurkan ke poros engkol.

Mesin dari kendaraan bermotor bisa melaju kencang akibat piston mengenai poros engkol, dan batang seherlah yang merupakan penghubungnya. Tanpa adanya bagian yang satu ini maka laju kendaraan Anda tidak akan bisa kencang dan maksimal. 

Bahkan mungkin kendaraan Anda tidak akan bisa bergerak. Oleh sebab itu, Anda harus merawat bagian ini dengan benar agar kinerjanya tetap terjaga.

  • Pendukung Kinerja Piston

Baca Juga : Lupa Mengganti Oli Mobil? Risiko Ini yang Harus Anda Tanggung

Fungsi connecting rod kedua adalah pendukung kinerja piston agar bisa bergerak naik dan turun. Jadi jika tidak ada batang seher, maka akan dipastikan piston hanya diam saja. Mesin pun baru bisa digunakan karena adanya gerakan naik turun pada bagian batang seher yang satu ini.

Dalam hal ini, jika pada kendaraan Anda tidak terdapat batang piston maka bisa jadi kendaraan tersebut tidak bisa dikendarai. Bahkan bisa saja ada bagian yang terlepas dari silindernya. Jika hal ini terjadi, maka kendaraan Anda akan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Karena bagian ini membantu gerakan naik turun dari piston, sehingga jika tidak ada, maka tidak ada pula gaya yang akan dihasilkan. Alhasil kendaraan Anda akan tetap diam dan tidak bisa digunakan.

Sebaliknya, jika gerakan naik turun tersebut stabil maka kendaraan Anda akan menghasilkan laju yang kencang dan nyaman ketika dikendarai. Disini, kestabilan tersebut juga sangat bergantung pada connecting rod.

  • Pengubah Gaya Pada Mesin

Mesin pembakaran akan mengubah gayanya dari naik turun ke putar. Perubahan gaya tersebut tentulah diakibatkan oleh adanya batang seher ini. Dalam hal ini, batang seher bekerja sama dengan poros engkol untuk mengubah gaya tersebut dengan cepat.

Dalam sejarahnya, sebelum mengalami perkembangan, sebenarnya komponen ini masih tidak bisa digunakan untuk mengubah arah gaya pada mesin kendaraan. 

Hal ini karena sifat kaku pada bagian tersebut, dan hanya bisa digunakan untuk melakukan sebuah dorongan dan tarikan Namun seiring berkembangnya waktu, komponen ini dikembangkan lagi dan sudah bisa digunakan untuk mengubah gaya.

Tidak hanya dorongan dan tarikan, sekarang komponen ini sudah bisa mengubah gaya pada mesin dari naik turun menjadi putaran. Gaya inilah yang membuat kendaraan bermotor bisa melaju dengan kencang.

  • Penghubung Dua Komponen Dalam Mesin
Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya